Home Blog Page 8

Swiss Hancurkan Bosnia 4-1 di Piala Dunia 2026, Johan Manzambi Bersinar dengan Dua Gol

0

DCNews, Jakarta — Timnas Swiss meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor telak 4-1 pada laga kedua Grup B yang berlangsung di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Jumat dini hari (19/6/2026), waktu setempat. Hasil ini membawa Swiss memuncaki klasemen sementara grup sekaligus membuka peluang besar untuk melangkah ke babak berikutnya.

Setelah bermain imbang tanpa gol sepanjang babak pertama, Swiss tampil agresif pada paruh kedua pertandingan dan mencetak empat gol melalui dua gol Johan Manzambi, satu gol Ruben Vargas, serta eksekusi penalti Granit Xhaka. Bosnia hanya mampu membalas lewat gol Ermin Mahmic menjelang laga berakhir.

Kemenangan tersebut mengantarkan Swiss ke posisi teratas Grup B dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Sebaliknya, Bosnia dan Herzegovina terbenam di dasar klasemen dengan satu poin.

Sejak peluit awal dibunyikan, Swiss langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama hadir pada menit ke-10 ketika Dan Ndoye melepaskan tembakan yang masih melebar tipis dari sasaran. Sepuluh menit berselang, Ndoye kembali mengancam, namun upayanya masih mampu diamankan kiper Bosnia, Nikola Vasilj.

Bosnia sempat memberikan perlawanan menjelang turun minum. Amar Dedic memperoleh kesempatan pada menit ke-38, tetapi tendangannya belum cukup merepotkan Gregor Kobel. Kedua tim akhirnya menutup babak pertama dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, tekanan Swiss semakin meningkat. Breel Embolo nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-63, tetapi penyelamatan gemilang Vasilj membuat skor tetap bertahan.

Gol yang ditunggu Swiss akhirnya lahir pada menit ke-74. Johan Manzambi sukses memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri untuk membawa timnya unggul 1-0.

Situasi semakin sulit bagi Bosnia ketika Tarik Muharemovic menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Embolo. Bermain dengan 10 pemain membuat pertahanan Bosnia semakin mudah ditembus.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Swiss untuk menambah gol. Ruben Vargas menggandakan keunggulan pada menit ke-84 setelah menerima umpan Embolo dan melepaskan sepakan mendatar yang gagal dihentikan Vasilj.

Manzambi kembali menjadi mimpi buruk bagi Bosnia pada menit ke-90. Gelandang muda Swiss itu mencetak gol keduanya setelah menyambar umpan tarik Vargas, mengubah skor menjadi 3-0.

Bosnia sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan jarak jauh Ermin Mahmic pada menit ke-90+3. Namun harapan untuk bangkit langsung pupus setelah Swiss mendapatkan hadiah penalti pada masa injury time.

Kapten Swiss, Granit Xhaka, yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-90+7 untuk memastikan kemenangan meyakinkan 4-1 bagi timnya.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Swiss dalam persaingan Grup B, sementara Bosnia dan Herzegovina menghadapi tekanan besar untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur pada pertandingan berikutnya.

Susunan Pemain

Swiss (4-3-3): Gregor Kobel; Silvan Widmer (Jaquez 86′), Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Remo Freuler, Granit Xhaka, Michel Aebischer (Sow 72′); Fabian Rieder (Vargas 72′), Breel Embolo (Itten 89′), Dan Ndoye (Manzambi 72′).

Bosnia dan Herzegovina (4-2-2): Nikola Vasilj; Tarik Muharemovic, Sead Kolasinac, Amar Dedic, Nikola Katic; Benjamin Tahirovic (Basic 63′), Ivan Sunjic (Hadziahmetovic 86′), Armin Memic, Ermedin Demirovic (Lukic 86′), Edin Dzeko (Bajraktarevic 64′), Alen Alajbegovic. ***

DPR, OJK, dan Direksi Baru BEI Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Fokus pada Transparansi dan Integritas Pasar Modal

0

DCNews, Jakarta — Pimpinan DPR RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan jajaran direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI) menyepakati langkah percepatan reformasi tata kelola pasar modal nasional. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat transparansi, integritas, dan efektivitas pengawasan bursa di tengah tuntutan peningkatan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia.

Kesepakatan itu mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, serta Direktur Utama BEI yang baru, Jeffrey Hendrik, bersama jajaran manajemen bursa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Usai pertemuan, Dasco mengatakan diskusi yang berlangsung cukup panjang tersebut difokuskan pada strategi pembenahan tata kelola Bursa Efek Indonesia agar mampu menjawab tantangan pasar yang semakin kompleks dan dinamis.

“Kami barusan sudah melakukan koordinasi dan kemudian diskusi yang panjang bagaimana kemudian direksi yang baru dari Bursa Efek Indonesia dapat membenahi tata kelola bursa sehingga menjadi lebih baik ke depannya,” kata Dasco dalam konferensi pers.

Menurut Dasco, perbaikan tata kelola tidak hanya menjadi tanggung jawab manajemen bursa, tetapi juga memerlukan pengawasan yang lebih efektif dari regulator. Karena itu, DPR mendorong OJK untuk memperkuat fungsi pengawasan demi memastikan reformasi yang dijalankan berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kami tadi juga sudah menyampaikan kepada pihak OJK agar dalam aspek pengawasan dapat lebih baik lagi ke depan. Beberapa hal yang kami diskusikan telah menemukan titik temu untuk mewujudkan tata kelola bursa yang lebih baik,” ujarnya.

Dasco menilai sinergi antara regulator, operator bursa, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar modal sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa proses pemilihan tujuh anggota direksi BEI telah dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan komitmen terhadap penguatan integritas pasar modal.

Menurut Friderica, OJK menaruh harapan besar kepada kepemimpinan baru BEI untuk melanjutkan agenda reformasi yang selama ini telah dijalankan serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pasar modal nasional.

“Kami berharap dan meminta mereka berkomitmen memberikan yang terbaik bagi pengembangan Bursa Efek Indonesia ke depan, dengan mengedepankan tata kelola yang baik serta melanjutkan reformasi integritas di pasar modal,” ujarnya.

Friderica menambahkan bahwa penguatan tata kelola merupakan fondasi utama dalam membangun pasar modal yang sehat, kredibel, dan berdaya saing tinggi. Karena itu, OJK akan terus mendorong berbagai langkah perbaikan guna menciptakan ekosistem investasi yang semakin transparan dan akuntabel.

“Kita kedepankan integritas, tata kelola yang baik, dan terus melakukan berbagai perbaikan sehingga pasar modal Indonesia menjadi semakin maju, semakin berkembang, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Friderica.

Di sisi lain, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa jajaran direksi baru akan segera bekerja untuk mempercepat transformasi dan reformasi di lingkungan pasar modal Indonesia. Fokus utama yang akan dijalankan adalah peningkatan transparansi, penguatan integritas, serta penyempurnaan tata kelola kelembagaan.

Menurut Jeffrey, langkah-langkah tersebut menjadi prasyarat penting agar Bursa Efek Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya di tingkat internasional dan menarik lebih banyak investor, baik domestik maupun global.

“Kami akan terus meningkatkan transparansi, integritas, dan tata kelola Bursa Efek Indonesia sehingga potensi BEI untuk menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia dapat kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Komitmen bersama antara DPR, OJK, dan manajemen baru BEI tersebut menjadi sinyal kuat bahwa reformasi tata kelola pasar modal akan menjadi agenda prioritas dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah dan regulator berharap penguatan tata kelola tidak hanya meningkatkan kepercayaan investor, tetapi juga memperbesar kontribusi pasar modal terhadap pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. ***

Satgas PASTI Tindak Tegas Finfluencer Promosikan Investasi Bodong

0

DCNews, Jakarta — Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) melancarkan penindakan tegas terhadap maraknya promosi instrumen investasi bodong di ruang media sosial. Langkah ini menyasar sejumlah pembuat konten keuangan atau yang kerap disebut finfluencer, yang diduga memasarkan platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) tanpa izin resmi.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Kamis (18/6/2026), Satgas PASTI menyatakan telah memanggil secara paksa sejumlah konten kreator untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan keterlibatan mereka. Sebagai sanksi awal, para pelaku diperintahkan segera menghapus materi promosi dan menyesuaikan seluruh konten yang memuat tautan atau penawaran perdagangan aset digital di luar pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Satgas PASTI menegaskan agar KOL tidak mempublikasikan atau mempromosikan PAKD tidak berizin. OJK telah menetapkan daftar pedagang berizin sebagai rujukan utama. Pihak yang tidak tercantum dipastikan ilegal dan berpotensi memicu kerugian masif pada masyarakat,” tegas pernyataan tertulisnya, Kamis (18/6/2026).

7 Aturan Kepatuhan Bagi Finfluencer

Guna meminimalkan risiko kerugian bagi masyarakat, Satgas PASTI merilis tujuh poin pedoman kepatuhan yang wajib dijalankan oleh para pembuat konten sebelum menerima kerja sama komersial:

1. Riset Komprehensif – Melakukan kajian mendalam sebelum menyebarkan informasi keuangan.

2. Verifikasi Legalitas – Memastikan platform dan produk memiliki izin resmi dari OJK.

3. Edukasi Berimbang – Menyampaikan keuntungan sekaligus risiko secara terbuka dan lengkap.

4. Larangan Klaim Fiktif – Dilarang menjanjikan keuntungan pasti, bebas risiko, atau menggunakan bukti palsu.

5. Transparansi Komersial – Jujur menyampaikan jika konten merupakan konten berbayar atau kerja sama.

6. Izin Rekomendasi – Memiliki sertifikasi jika memberikan saran atau rekomendasi investasi.

7. Kepatuhan Hukum – Selalu tunduk pada peraturan yang berlaku di Indonesia.

Sementara itu, OJK mengonfirmasi tengah menyusun regulasi khusus yang akan mengatur ruang lingkup kerja serta menetapkan sanksi hukum tegas bagi para finfluencer. Aturan ini ditargetkan segera disahkan dalam waktu dekat sebagai payung hukum jangka panjang.

Untuk mempermudah penanganan kasus, masyarakat kini dapat melaporkan dugaan penipuan atau investasi ilegal melalui saluran resmi berikut:

Saluran Aduan Resmi:

– Laporan umum: sipasti.ojk.go.id | Telepon 157

– Aduan via pesan: WhatsApp 081 157 157 157 | Email konsumen@ojk.go.id

– Korban penipuan aktif: Portal Indonesia Anti-Scam Centre di iasc.ojk.go.id

Satgas PASTI mengingatkan masyarakat menerapkan prinsip 2L: Legal (memiliki izin OJK) dan Logis (imbal hasil masuk akal) sebelum memutuskan berinvestasi.

Analisis Dahlan Consultant: Tindakan Satgas PASTI Sudah Tepat

Menanggapi langkah yang dilakukan Satgas PASTI, konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan mengatakan, rindakan yang diambil Satgas PASTI ini sudah sangat tepat dan sangat dibutuhkan saat ini. Apalagi, banyak masyarakat tergoda hanya karena percaya pada pesan yang disampaikan oleh figur publik atau konten kreator tanpa memeriksa latar belakangnya.

Menurutnya, persoalan ini muncul karena dua sisi yang perlu diperbaiki: sisi penyebar informasi dan sisi masyarakat sebagai penerima. “Bagi para finfluencer, aturan 7 poin ini menjadi batasan yang jelas bahwa mereka tidak bisa lagi menjual janji manis demi keuntungan pribadi semata. Sanksi hukum yang sedang disiapkan OJK nanti akan membuat mereka berpikir dua kali sebelum menerima tawaran kerja sama yang mencurigakan,” kata pria yang akrab disapa Kang Dahlan itu lagi.

Bagi masyarakat Indonesia, ia menekankan bahwa tidak ada investasi yang menawarkan keuntungan tinggi tanpa risiko. “Jika ada yang menjanjikan laba besar dalam waktu singkat tanpa risiko, itu sudah bukan investasi lagi, melainkan skema penipuan. Prinsip 2L yang disampaikan otoritas adalah kunci paling sederhana namun paling ampuh untuk melindungi uang Anda. Jangan sampai keinginan untung cepat justru membuat kehilangan seluruh tabungan,” tutupnya. ***

Rekap Harian, Piala Dunia 2026: Inggris Taklukkan Kroasia, Portugal Ditahan Kongo, Ghana Menang Dramatis

0

DCNews, Jakarta — Inggris mengawali kampanye mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan, sementara Portugal gagal mengamankan tiga poin setelah ditahan Republik Demokratik Kongo pada rangkaian laga pembuka Grup K dan Grup L yang berlangsung Kamis (18/6/2026). Di pertandingan lain, Ghana mencuri perhatian lewat gol pada masa injury time yang memastikan kemenangan atas Panama.

Sorotan utama datang dari Grup L ketika Inggris menundukkan Kroasia 4-2 di Stadion Dallas, Amerika Serikat. Kapten Harry Kane tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford masing-masing menyumbangkan satu gol untuk mengantar The Three Lions meraih tiga poin perdana.

Meski menang dengan selisih dua gol, Inggris tidak menjalani laga dengan mudah. Kroasia dua kali berhasil menyamakan kedudukan melalui Martin Baturina dan Petar Musa, membuat pertandingan berlangsung ketat hingga memasuki babak kedua. Namun kualitas lini serang Inggris akhirnya menjadi faktor penentu yang memastikan kemenangan tim asuhan Gareth Southgate.

Hasil tersebut menempatkan Inggris di puncak klasemen sementara Grup L dengan koleksi tiga poin, unggul selisih gol atas Ghana yang juga meraih kemenangan pada laga pembuka.

Bertanding di Toronto, Kanada, Ghana mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Panama melalui drama di penghujung pertandingan. Caleb Yirenkyi menjadi pahlawan setelah mencetak gol pada menit ke-90+5 dengan memaksimalkan umpan dari sisi sayap. Gol tersebut memastikan Ghana membawa pulang tiga poin penting sekaligus membuka peluang besar untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur.

Sementara itu di Grup K, Portugal harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston, Amerika Serikat.

Portugal sempat berada di jalur kemenangan ketika Joao Neves mencetak gol cepat melalui sundulan yang memanfaatkan umpan silang akurat dari sektor sayap. Keunggulan tersebut membuat Portugal tampil dominan dan mengontrol jalannya pertandingan pada sebagian besar babak pertama.

Namun Kongo menunjukkan daya juang tinggi. Menjelang turun minum, Yoane Wissa berhasil menyamakan kedudukan melalui tandukan yang memanfaatkan umpan Arthur Masuaku. Gol itu mengubah momentum pertandingan dan membuat laga berlangsung lebih terbuka.

Pada babak kedua, Portugal terus menggempur pertahanan lawan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Meski demikian, disiplin lini belakang Kongo serta buruknya penyelesaian akhir membuat tim Eropa tersebut gagal menemukan gol kemenangan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.

Di pertandingan lain Grup K, Kolombia menunjukkan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat dengan mengalahkan Uzbekistan 3-1 di Stadion Azteca, Mexico City.

Kolombia tampil dominan sejak awal dan berhasil memimpin pertandingan sebelum Uzbekistan memberikan perlawanan pada babak kedua. Abbosbek Fayzullaev sempat menghidupkan harapan tim debutan tersebut melalui gol penyama kedudukan yang tercipta dari bola muntah di depan gawang.

Gol itu menjadi catatan bersejarah karena merupakan gol pertama Uzbekistan sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia. Namun pengalaman Kolombia berbicara pada fase krusial pertandingan. Tim Amerika Selatan itu kembali menguasai permainan dan mencetak dua gol tambahan untuk mengunci kemenangan 3-1.

Kemenangan tersebut membawa Kolombia memuncaki klasemen sementara Grup K dengan tiga poin. Portugal dan Republik Demokratik Kongo sama-sama mengoleksi satu poin, sedangkan Uzbekistan masih belum memperoleh angka.

Hingga berakhirnya rangkaian laga pembuka, Inggris dan Kolombia tampil sebagai pemimpin grup masing-masing. Sementara Portugal, Kroasia, Panama, dan Uzbekistan masih menghadapi pekerjaan rumah besar untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. ***

OJK Batasi Layanan Paylater Hanya untuk Bank dan Perusahaan Pembiayaan, Masa Transisi hingga Akhir 2027

0

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengaturan industri layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater dengan membatasi penyelenggara layanan tersebut hanya kepada bank umum dan perusahaan pembiayaan. Kebijakan baru ini sekaligus mengharuskan lembaga jasa keuangan lain yang saat ini mengoperasikan layanan paylater untuk menghentikan kegiatan usahanya secara bertahap paling lambat pada 31 Desember 2027.

Langkah tersebut diambil regulator untuk menciptakan kepastian hukum, memperkuat pengawasan, serta memastikan layanan pembiayaan digital berkembang dalam kerangka tata kelola yang lebih terukur dan bertanggung jawab.

Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, mengatakan lembaga jasa keuangan selain bank umum dan perusahaan pembiayaan diberikan masa transisi untuk melakukan penyesuaian terhadap kebijakan baru tersebut.

“Melalui kebijakan ini, lembaga jasa keuangan selain bank umum dan perusahaan pembiayaan diberikan waktu paling lambat hingga 31 Desember 2027 untuk mengalihkan portofolio dan menghentikan penyelenggaraan BNPL,” kata Agus dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).

Menurut OJK, pembatasan penyelenggara paylater dilakukan agar layanan pembiayaan digital berada di bawah pengawasan yang lebih jelas dan konsisten. Regulasi ini juga diharapkan mampu memperkuat perlindungan konsumen sekaligus menjaga kesehatan industri jasa keuangan di tengah pertumbuhan pesat transaksi berbasis kredit digital.

Selain mengatur penyelenggaraan BNPL, OJK juga menerbitkan sejumlah kebijakan khusus yang bertujuan mendukung pengembangan industri jasa keuangan. Kebijakan tersebut mencakup relaksasi batas kepemilikan asing, penyesuaian ketentuan pemegang saham pengendali, perubahan persyaratan modal disetor minimum akibat pergantian kepemilikan, hingga penyederhanaan proses perizinan usaha pergadaian.

Agus menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut tidak berlaku secara otomatis bagi seluruh pelaku industri. Pemberian relaksasi maupun perlakuan khusus dilakukan berdasarkan permohonan masing-masing perusahaan dan akan dievaluasi sesuai kondisi serta tingkat kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

OJK, lanjut Agus, tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan. Regulator memastikan bahwa kebutuhan pengembangan industri harus berjalan beriringan dengan perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan nasional.

“Pemberian kebijakan berbeda dilakukan secara selektif dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing perusahaan, kebutuhan pengembangan industri, serta tetap memperhatikan aspek perlindungan konsumen,” ujarnya.

Kebijakan terbaru ini menandai upaya OJK untuk menata kembali ekosistem pembiayaan digital yang semakin berkembang, sekaligus memastikan layanan paylater beroperasi di bawah institusi yang memiliki kapasitas permodalan, manajemen risiko, dan pengawasan yang memadai. ***

AFPI dan PWI Siapkan Kolaborasi Nasional untuk Tingkatkan Literasi Keuangan dan Edukasi Pindar Legal

0

DCNews, Jakarta — Upaya memperkuat literasi keuangan masyarakat dan memerangi maraknya pinjaman online ilegal mendorong Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menjajaki kerja sama strategis dalam bidang edukasi publik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan pinjaman daring (Pindar) yang legal, aman, dan berada di bawah pengawasan regulator.

Langkah awal kerja sama itu dibahas dalam audiensi antara jajaran pengurus AFPI dan PWI di Jakarta pada Senin (15/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi fondasi bagi kedua organisasi untuk merancang berbagai program edukasi yang menyasar masyarakat luas sekaligus meningkatkan kapasitas insan pers dalam memahami isu-isu keuangan digital.

Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar mengatakan media memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran publik mengenai penggunaan layanan keuangan digital yang bertanggung jawab. Menurut dia, industri fintech lending masih menghadapi tantangan besar, mulai dari rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat hingga maraknya praktik pinjaman online ilegal yang kerap merugikan konsumen.

“Media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan mudah dipahami masyarakat. Edukasi yang tepat akan membantu masyarakat membedakan layanan Pindar yang legal dengan pinjaman online ilegal yang merugikan,” kata Entjik.

Ia menambahkan, edukasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengenalan layanan pendanaan digital, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai hak dan kewajiban pengguna, prinsip peminjaman yang bertanggung jawab, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.

Di sisi lain, Ketua Umum PWI Achmad Munir menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menilai peningkatan pemahaman wartawan terhadap sektor keuangan dan teknologi finansial menjadi kebutuhan penting agar informasi yang disampaikan kepada publik semakin akurat, berimbang, dan edukatif.

Dalam pertemuan tersebut, PWI juga memperkenalkan program Safari Jurnalistik yang selama ini digelar di berbagai daerah sebagai sarana penguatan kompetensi wartawan. Program itu dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi kanal penyebaran edukasi mengenai industri Pindar kepada jurnalis di seluruh Indonesia.

Melalui jaringan organisasi yang luas dan menjangkau berbagai wilayah, Safari Jurnalistik diharapkan dapat membantu memperluas kampanye literasi keuangan sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan terkait sektor fintech dan layanan keuangan digital.

Sebagai tindak lanjut, AFPI dan PWI berencana menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang akan menjadi landasan pelaksanaan berbagai program bersama, mulai dari edukasi publik, pelatihan bagi wartawan, hingga kampanye literasi keuangan di tingkat daerah.

Kerja sama ini dinilai strategis di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan digital yang aman. Dengan dukungan media dan pelaku industri, upaya peningkatan literasi keuangan diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak sekaligus mengurangi risiko menjadi korban praktik pinjaman online ilegal. ***

Inggris Tundukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026, Harry Kane Samai Rekor Legendaris Gary Lineker

0

DCNews, Jakarta — Timnas Inggris membuka kiprahnya di Grup L Piala Dunia 2026 dengan kemenangan impresif 4-2 atas Kroasia di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) dini hari, waktu setempat. Kapten Harry Kane menjadi bintang kemenangan The Three Lions setelah mencetak dua gol dan menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia.

Kemenangan ini menempatkan Inggris di puncak klasemen sementara Grup L dengan raihan tiga poin. Sementara itu, dua peserta lainnya, Kolombia dan Uzbekistan, baru akan menjalani pertandingan perdana mereka.

Sejak peluit awal dibunyikan, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Kroasia. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika wasit menunjuk titik putih pada menit ke-9 setelah Luka Modric melanggar Noni Madueke di dalam kotak penalti.

Harry Kane sempat gagal mengeksekusi penalti pertama setelah tendangannya ditepis Dominik Livakovic. Namun, penalti diulang karena kiper Kroasia dinilai bergerak lebih dulu sebelum bola ditendang. Pada kesempatan kedua, Kane tidak menyia-nyiakan peluang dan membawa Inggris unggul 1-0 pada menit ke-12.

Gol tersebut menorehkan catatan istimewa bagi Kane. Striker Bayern Muenchen itu menjadi pemain kedua yang mampu mencetak gol untuk Inggris dalam tiga edisi Piala Dunia berbeda, mengikuti jejak David Beckham yang melakukannya pada 1998, 2002, dan 2006.

Kroasia memberikan respons pada menit ke-36 melalui aksi gemilang Martin Baturina. Gelandang Como itu menerima umpan Petar Sucic sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke pojok atas gawang Jordan Pickford, mengubah skor menjadi 1-1.

Keunggulan Inggris kembali tercipta enam menit berselang. Kane mencetak gol keduanya melalui sundulan tajam memanfaatkan sepak pojok Declan Rice pada menit ke-42 untuk membawa Inggris unggul 2-1.

Meski demikian, Kroasia kembali menunjukkan daya juangnya. Pada masa injury time babak pertama, Petar Musa sukses memanfaatkan umpan Ivan Perisic untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan menutup paruh pertama dalam keadaan imbang.

Memasuki babak kedua, Inggris langsung tancap gas. Baru dua menit setelah kick-off, Jude Bellingham membawa timnya kembali memimpin. Menerima umpan Elliot Anderson, gelandang Real Madrid itu melepaskan tendangan mendatar yang gagal dijangkau Livakovic untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Kroasia sempat mengancam melalui Mario Pasalic pada menit ke-76, tetapi Jordan Pickford melakukan penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan Inggris tetap bertahan.

Saat Kroasia berupaya mengejar ketertinggalan, Marcus Rashford memastikan kemenangan Inggris lewat gol pada menit ke-85. Tendangan kerasnya ke pojok kiri bawah gawang tak mampu dihentikan Livakovic dan mengunci kemenangan The Three Lions dengan skor 4-2.

Selain mengantarkan Inggris meraih tiga poin penting, dua gol Kane dalam laga ini membuat koleksinya di Piala Dunia mencapai 10 gol, menyamai rekor yang sebelumnya dipegang Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Susunan Pemain

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Nico O’Reilly, John Stones (Marc Guehi 87′), Ezri Konsa, Reece James; Declan Rice (Morgan Rogers 72′), Elliot Anderson; Anthony Gordon (Marcus Rashford 72′), Jude Bellingham (Djed Spence 80′), Noni Madueke (Bukayo Saka 72′); Harry Kane.

Kroasia (3-4-2-1): Dominik Livakovic; Josko Gvardiol, Luka Vuskovic, Josip Sutalo; Ivan Perisic, Mario Pasalic (Andrej Kramaric 79′), Luka Modric (Mateo Kovacic 58′), Josip Stanisic; Petar Sucic, Martin Baturina; Petar Musa (Igor Matanovic 66′). ***

Satgas PASTI Tutup Universal Peak dan BAFI Group Indonesia, Diduga Jalankan Investasi Bodong dan Modus Pinjol Ilegal

0

DCNews, Jakarta — Upaya pemberantasan aktivitas keuangan ilegal kembali diperketat. Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan operasional dua entitas yang diduga merugikan masyarakat melalui skema investasi dan layanan keuangan tanpa izin, yakni Universal Peak dan BAFI Group Indonesia.

Langkah tersebut diambil setelah Satgas PASTI menemukan indikasi pelanggaran serius dalam kegiatan usaha kedua entitas, termasuk dugaan penipuan berkedok investasi saham serta layanan penyelesaian utang pinjaman online yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang. Selain penghentian kegiatan usaha, Satgas juga memblokir aplikasi dan tautan (URL) yang digunakan oleh kedua pihak tersebut.

“Satgas PASTI juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses penindakan lebih lanjut,” kata Ketua Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu kemarin (17/6/2026).

Satgas PASTI meminta masyarakat yang merasa menjadi korban segera melapor kepada aparat penegak hukum setempat guna mempercepat proses penanganan dan penyelidikan.

Modus Investasi Saham dan IPO Fiktif

Dalam hasil pemeriksaannya, Satgas PASTI menemukan bahwa Universal Peak mengklaim sebagai bagian dari Universal Peak Investment Inc., sebuah entitas yang disebut memiliki izin di negara bagian Colorado, Amerika Serikat.

Namun, perusahaan tersebut diduga menjalankan praktik penipuan dengan menawarkan investasi saham dan saham Initial Public Offering (IPO) kepada masyarakat melalui skema penyetoran dana atau deposit dengan iming-iming keuntungan tertentu.

Satgas mengungkapkan bahwa Universal Peak diduga memberikan alokasi pembelian saham IPO secara acak kepada anggotanya, bahkan terdapat indikasi bahwa alokasi saham yang ditawarkan bersifat fiktif.

Berdasarkan proses klarifikasi dan verifikasi yang dilakukan, Satgas PASTI memastikan Universal Peak tidak memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan kegiatan usaha di sektor jasa keuangan Indonesia.

Tidak hanya itu, perusahaan tersebut juga dinilai menjalankan aktivitas yang tidak sesuai dengan izin usaha yang diterbitkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sementara aplikasi maupun situs web yang digunakan tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) pada Kementerian Komunikasi dan Digital.

BAFI Group Indonesia Gunakan Skema Gali Lubang Tutup Lubang

Selain Universal Peak, Satgas PASTI juga menghentikan kegiatan BAFI Group Indonesia yang menawarkan jasa konsultasi dan penyelesaian masalah pinjaman online.

Dalam praktiknya, BAFI Group Indonesia menawarkan skema yang mendorong konsumen mengajukan pinjaman baru di platform lain dengan menggunakan data pribadi mereka. Setelah dana pinjaman dicairkan, konsumen diarahkan untuk tidak membayar atau melakukan gagal bayar terlebih dahulu.

Selanjutnya, perusahaan tersebut menjanjikan dapat mengurus penyelesaian seluruh utang pinjaman online milik konsumen dengan meminta imbal jasa yang diambil dari sebagian dana pinjaman yang telah dicairkan.

Satgas PASTI menilai pola tersebut berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat serta memperburuk permasalahan utang yang dihadapi konsumen.

Meski dalam berbagai publikasinya BAFI Group Indonesia mengklaim telah terdaftar dan berizin di OJK, hasil klarifikasi menunjukkan perusahaan tersebut tidak memiliki izin dari OJK maupun regulator terkait lainnya.

Satgas juga menemukan bahwa kegiatan usaha yang dijalankan tidak sesuai dengan perizinan yang diterbitkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Masyarakat Diminta Lebih Waspada

Satgas PASTI kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat, terutama yang mengatasnamakan perusahaan asing atau menawarkan akses khusus terhadap saham IPO.

Masyarakat juga diminta mewaspadai jasa penyelesaian pinjaman online yang mendorong konsumen untuk mengambil utang baru atau sengaja melakukan gagal bayar sebagai solusi atas masalah keuangan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak langsung percaya terhadap pencantuman logo maupun klaim perizinan dari OJK atau instansi pemerintah lainnya tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu melalui kanal resmi.

Apabila menemukan indikasi investasi ilegal, pinjaman online ilegal, atau penawaran jasa keuangan mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Sistem Informasi Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SIPASTI), Kontak OJK 157, layanan WhatsApp resmi OJK, maupun surat elektronik pengaduan konsumen.

Sementara itu, korban penipuan transaksi keuangan dapat melaporkan kasusnya melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) untuk membantu percepatan pemblokiran rekening pelaku dan meningkatkan peluang pengembalian dana korban. ***

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juni 2026 Bertahan di Rp2,733 Juta per Gram, Investor Tunggu Arah Pasar Global

0

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Kamis (18/6/2026) pagi masih bertahan di level tinggi, yakni Rp2.733.000 per gram. Stabilnya harga logam mulia tersebut mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan ekonomi global, arah kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia, serta dinamika geopolitik yang terus memengaruhi permintaan aset aman (safe haven).

Berdasarkan data resmi Logam Mulia per pukul 06.00 WIB, harga emas Antam belum mengalami perubahan dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (17/6/2026), harga emas sempat naik Rp4.000 per gram dari Rp2.729.000 menjadi Rp2.733.000 per gram dan bertahan hingga pagi ini.

Meski demikian, investor perlu memperhatikan bahwa pembaruan harga harian emas Antam biasanya dilakukan pada pukul 08.30 WIB. Dengan demikian, harga yang berlaku pada pagi hari ini masih mengacu pada pembaruan terakhir yang dilakukan pada Rabu pagi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar emas domestik masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami penguatan dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas tetap menjadi instrumen investasi yang banyak diburu sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan gejolak pasar keuangan.

Antam menyediakan emas batangan dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, sehingga memberikan fleksibilitas bagi investor ritel maupun institusi untuk menyesuaikan strategi investasinya.

Daftar Harga Emas Antam Kamis, 18 Juni 2026

Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan pembaruan terakhir:

  • 0,5 gram: Rp1.416.500
  • 1 gram: Rp2.733.000
  • 2 gram: Rp5.406.000
  • 3 gram: Rp8.084.000
  • 5 gram: Rp13.440.000
  • 10 gram: Rp26.825.000
  • 25 gram: Rp66.937.000
  • 50 gram: Rp133.795.000
  • 100 gram: Rp267.512.000
  • 250 gram: Rp668.515.000
  • 500 gram: Rp1.336.820.000
  • 1.000 gram (1 kilogram): Rp2.673.600.000
Ketentuan Pajak Pembelian dan Buyback Emas Antam

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi pembelian maupun penjualan kembali (buyback) emas batangan Antam dikenakan pajak.

Untuk pembelian emas, tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen berlaku bagi pembeli yang memiliki NPWP dan 0,9 persen bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi akan disertai bukti pemotongan pajak sebagai dokumen pelaporan.

Sementara itu, untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, dikenakan tarif pajak sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Potongan tersebut dilakukan langsung dari total nilai transaksi yang diterima penjual.

Analisis Dahlan Consultant: Emas Masih Menarik sebagai Instrumen Lindung Nilai

Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, yang akrab disapa Kang Dahlan, menilai stabilnya harga emas Antam di level Rp2,7 juta per gram menunjukkan bahwa minat investor terhadap aset safe haven masih cukup kuat meskipun ketegangan geopolitik global mulai mereda.

Menurutnya, pasar saat ini tengah menunggu sinyal yang lebih jelas terkait arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia, terutama Federal Reserve Amerika Serikat. Selama ketidakpastian ekonomi global masih berlangsung, emas berpotensi tetap bertahan di level tinggi.

“Investor perlu melihat emas bukan hanya sebagai instrumen untuk mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi juga sebagai alat diversifikasi dan perlindungan nilai aset. Dalam kondisi volatilitas pasar yang masih tinggi, porsi emas dalam portofolio tetap relevan untuk menjaga keseimbangan risiko investasi,” ujar Kang Dahlan.

Ia menambahkan, investor sebaiknya tetap menerapkan strategi pembelian bertahap (dollar cost averaging) dan tidak terpancing melakukan transaksi berdasarkan pergerakan harga harian semata. Menurut Kang Dahlan, tren jangka menengah emas masih berpotensi positif selama tekanan inflasi global dan ketidakpastian ekonomi belum sepenuhnya mereda. ***

Persib Optimistis Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027, Saddil Ramdani: Kami Punya Modal Kuat

0

DCNews, Jakarta — Persib Bandung menatap ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027 dengan penuh keyakinan. Penyerang sayap anyar Maung Bandung, Saddil Ramdani, menilai timnya memiliki kapasitas untuk bersaing dengan klub-klub terbaik Asia Tenggara berkat kualitas skuad yang semakin dalam serta dukungan besar dari para Bobotoh.

Optimisme tersebut muncul seiring tantangan besar yang akan dihadapi Persib musim depan. Selain berkompetisi di level domestik, juara Indonesia itu juga harus membagi fokus pada sejumlah turnamen bergengsi yang menuntut konsistensi performa sepanjang musim.

Saddil mengatakan Persib memiliki fondasi yang kuat untuk tampil kompetitif di ACC 2026/2027. Menurutnya, kombinasi pemain berkualitas dan atmosfer dukungan suporter yang luar biasa menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi persaingan ketat di kawasan Asia Tenggara.

“Saya melihat peluang Persib di ASEAN Club Championship cukup bagus. Persib adalah tim besar dengan kualitas pemain dan dukungan suporter yang luar biasa, dan saya sangat bangga bisa berjuang bersama tim ini,” ujar Saddil seperti dikutip dari laman resmi klub, Rabu (17/6).

Pada kompetisi tersebut, Persib tergabung di Grup B bersama Port FC dari Thailand, Johor Darul Takzim asal Malaysia, Lion City Sailors dari Singapura, Cong An Ha Noi FC dari Vietnam, PKR Svay Rieng FC dari Kamboja, serta pemenang laga play-off antara Ezra FC (Laos) dan Shan United (Myanmar).

Grup yang dihuni sejumlah kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara itu diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif dalam turnamen. Meski demikian, Saddil meyakini Persib memiliki peluang untuk melangkah jauh apabila mampu menjaga konsistensi permainan dan kerja sama tim di setiap pertandingan.

“Tentu kompetisinya tidak mudah, tetapi saya yakin Persib bisa bersaing dan memberikan hasil terbaik jika bekerja keras di setiap pertandingan,” katanya.

Musim 2026/2027 akan menjadi salah satu musim tersibuk bagi Persib. Selain tampil di ACC, klub asal Bandung tersebut juga dijadwalkan berlaga di BRI Super League, AFC Champions League (ACL) 2, serta Piala Liga Indonesia.

Padatnya kalender kompetisi membuat Persib dituntut memiliki kedalaman skuad yang memadai untuk menjaga performa di berbagai ajang. Manajemen dan tim pelatih pun diharapkan mampu mengelola rotasi pemain secara efektif agar target tinggi yang dibebankan kepada tim dapat tercapai.

Dengan kombinasi pengalaman pemain senior, kedatangan sejumlah wajah baru, serta dukungan fanatik Bobotoh, Persib kini bersiap menghadapi musim yang sarat tantangan sekaligus peluang untuk mengukir prestasi di level domestik maupun regional. ***