Home Blog Page 7

Piala Dunia 2026: AS Tekuk Australia 2-0 dan Lolos, Maroko Bungkam Skotlandia

0

DCNews, Jakarta – Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan skor 2-0 dalam pertandingan Grup D yang berlangsung di Seattle, Jumat (19/6/2026) waktu setempat atau Sabtu (20/6/2026) dini hari, waktu setempat.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk The Yanks tampil dominan sejak menit awal. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil ketika Australia kebobolan melalui gol bunuh diri bek Cameron Burgess yang gagal mengantisipasi bola di area pertahanan.

Keunggulan Amerika Serikat bertambah pada babak kedua lewat aksi Alex Freeman. Sempat diperiksa melalui Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut akhirnya disahkan wasit dan membuat tuan rumah unggul dua gol tanpa balas.

Australia berusaha bangkit dan menciptakan sejumlah peluang untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, lini belakang Amerika Serikat tampil disiplin sehingga mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Amerika Serikat yang sebelumnya juga meraih kemenangan 4-1 atas Paraguay pada laga pembuka Grup D. Tambahan tiga poin membuat mereka mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memastikan satu tempat di fase gugur.

Sementara itu, Australia masih memiliki tiga poin hasil kemenangan atas Turki pada pertandingan pertama. Peluang Socceroos untuk lolos masih terbuka, namun mereka wajib meraih hasil positif pada laga terakhir grup melawan Paraguay.

Hasil tersebut juga menegaskan status Amerika Serikat sebagai salah satu tim yang tampil impresif di fase grup Piala Dunia 2026, dengan torehan enam gol dan hanya kebobolan satu kali dalam dua pertandingan.
Skotlandia vs Maroko

Sementara, Maroko meraih kemenangan penting atas Skotlandia dengan skor 1-0 dalam lanjutan Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Boston, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) pagi, waktu setempat.

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Ismael Saibari saat laga baru berjalan genap dua menit. Gol cepat itu menjadi pembeda sekaligus mengantarkan Singa Atlas mengamankan tiga poin berharga dalam persaingan menuju babak gugur.

Maroko langsung mengejutkan Skotlandia sejak peluit kick-off dibunyikan. Serangan cepat yang dibangun pasukan Walid Regragui berhasil dimaksimalkan Saibari untuk membobol gawang lawan dan membawa timnya unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, Maroko tampil disiplin dalam bertahan sambil sesekali mengancam melalui serangan balik. Di sisi lain, Skotlandia yang sebelumnya menang atas Haiti berupaya meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.

Pelatih Skotlandia Steve Clarke bahkan menerapkan skema lima bek guna meredam agresivitas lawan. Namun, strategi tersebut gagal membendung gol cepat Maroko dan timnya kesulitan membongkar pertahanan rapat wakil Afrika tersebut.

Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Maroko. Hasil ini membuat Achraf Hakimi dan kolega mengoleksi empat poin dari dua pertandingan setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Brasil pada laga pembuka.

Sementara itu, Skotlandia harus menelan kekalahan pertama di turnamen ini setelah sebelumnya meraih kemenangan 1-0 atas Haiti. Mereka kini tetap mengoleksi tiga poin dan wajib meraih hasil positif pada laga terakhir fase grup untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Selain membawa Maroko semakin dekat ke fase gugur, gol Ismael Saibari yang tercipta hanya dalam waktu 71 detik juga tercatat sebagai gol tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini. ***

Terlilit Pinjol, Mahasiswi Unair Akui Gunakan Dana KIP-K dan Bidikmisi Rp103 Juta

0

DCNews, Surabaya — Seorang mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) berinisial YIP mengakui telah menggunakan dana organisasi mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan Bidikmisi senilai Rp103 juta untuk kepentingan pribadi. Pengakuan tersebut disampaikan setelah kasus dugaan penyalahgunaan dana yang sempat membuat pihak kampus dan pengurus organisasi mahasiswa melakukan penelusuran terhadap keberadaan dana tersebut menjadi sorotan publik.

YIP, yang merupakan mahasiswi angkatan 2023 dan pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan Airlangga University Bidik Misi Organization (AUBMO), menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram yang terafiliasi dengan komunitas mahasiswa Unair pada Kamis (18/6/2026).

Dalam pernyataannya, YIP mengakui dana yang berada di bawah pengelolaannya telah digunakan untuk berbagai kebutuhan pribadi, termasuk melunasi utang pinjaman online, memenuhi biaya hidup sehari-hari, serta membantu kebutuhan pengobatan orang tuanya yang mengalami kecelakaan.

“Dana tersebut secara umum habis digunakan,” ujar YIP dalam pernyataan tertulis yang dikutip pada Jumat (19/6/2026).

Digunakan untuk Melunasi Pinjaman Online

YIP menjelaskan tekanan finansial yang dialaminya menjadi salah satu faktor yang mendorong dirinya menggunakan dana organisasi tersebut. Ia mengaku memiliki kewajiban utang pinjaman online yang terus bertambah dan sulit diselesaikan dengan kemampuan finansial yang dimilikinya.

“Saya menggunakannya untuk beberapa kebutuhan mendesak pribadi, di antaranya untuk melunasi pinjaman online,” katanya.

Selain itu, sebagian dana juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama menjalani perkuliahan di Surabaya. Menurut pengakuannya, kondisi ekonomi keluarga semakin berat setelah kedua orang tuanya mengalami kecelakaan yang memerlukan biaya perawatan dan pemulihan dalam jumlah besar.

“Orang tua saya sempat mengalami kecelakaan dan membutuhkan biaya perawatan serta pemulihannya yang tidak sedikit,” ujarnya.

Bantah Alasan Salah Transfer

Sebelum menyampaikan pengakuan terbuka, YIP disebut sempat menjelaskan kepada pengurus AUBMO bahwa berkurangnya dana organisasi diduga akibat kesalahan transfer atau masalah teknis perbankan.

Namun dalam klarifikasi terbarunya, ia mencabut penjelasan tersebut dan mengakui seluruh transaksi pemindahan dana ke rekening pribadinya dilakukan secara sadar.

“Saya mengakui bahwa saya telah melakukan tindakan penyalahgunaan amanah dengan menggunakan dana organisasi untuk kepentingan pribadi yang dilakukan secara sadar. Hal ini tidak dapat dibenarkan,” kata YIP.

Pengakuan tersebut sekaligus membantah dugaan sebelumnya bahwa hilangnya dana disebabkan oleh kesalahan administrasi atau sistem perbankan.

Siap Terima Konsekuensi

YIP menyatakan siap menerima seluruh konsekuensi yang timbul akibat tindakannya, termasuk sanksi akademik dari kampus maupun langkah hukum apabila diperlukan.

Ia juga menegaskan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam penggunaan dana tersebut dan seluruh tanggung jawab berada pada dirinya.

“Saya menerima seluruh konsekuensi yang diberikan oleh pihak kampus dan bertanggung jawab penuh atas perbuatan tersebut tanpa melibatkan pihak lainnya,” ujarnya.

Hingga Jumat (19/6/2026), YIP mengaku masih berkomunikasi dengan pengurus AUBMO, termasuk Menteri Keuangan periode 2026–2027, untuk membahas mekanisme pengembalian dana yang telah digunakan.

Kasus ini menjadi perhatian luas di lingkungan Universitas Airlangga karena dana yang dikelola AUBMO berkaitan dengan aktivitas mahasiswa penerima program beasiswa KIP-K dan Bidikmisi. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak Universitas Airlangga terkait langkah sanksi atau proses penyelesaian yang akan ditempuh terhadap mahasiswi tersebut. ***

Rampok Rp76 Juta Akibat Terjerat Pinjol, Pria di Pelalawan Tusuk Karyawan Perusahaan 27 Kali

0

DCNews, Pelalawan — Tekanan utang pinjaman online dan kebiasaan berjudi secara daring diduga menjadi pemicu aksi perampokan brutal yang terjadi di Kantor PT MPT, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan. Seorang pria berusia 27 tahun ditangkap polisi setelah diduga menusuk seorang karyawan perempuan sebanyak 27 kali dan membawa kabur uang perusahaan senilai sekitar Rp76 juta.

Pelaku, Joni Alpadli, kini ditahan di Polres Pelalawan untuk menjalani proses hukum. Polisi mengungkap bahwa aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya setelah pelaku mengetahui adanya penyimpanan uang tunai dalam jumlah besar di kantor perusahaan.

“Pelaku memang sudah memiliki niat untuk mendapatkan uang dengan cara merampok,” kata Kapolres Pelalawan AKBP Jon Louis Letedara kepada wartawan di Mapolres Pelalawan, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku datang ke kantor PT MPT dengan mengendarai sepeda motor dan berpura-pura hendak menggunakan toilet. Saat melihat korban, Putriani Tamba, berada seorang diri di dalam kantor, pelaku langsung menjalankan rencananya.

Pelaku memiting korban hingga terjatuh, kemudian menginjak kepala korban sambil memaksa menunjukkan lokasi penyimpanan uang perusahaan. Ketika korban berteriak meminta pertolongan, pelaku panik dan meningkatkan kekerasannya.

Menurut polisi, pelaku mengambil gunting yang berada di lokasi dan menusuk korban berkali-kali. Ia kemudian menggunakan obeng untuk kembali menyerang korban.

“Korban mengalami 27 luka tusuk di bagian kepala, dada, perut, pundak, dan punggung,” ujar Jon.

Dalam kondisi terluka parah, korban akhirnya menyerahkan kunci brankas kepada pelaku. Setelah berhasil membuka brankas, pelaku membawa kabur uang perusahaan sekitar Rp76 juta.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku merusak kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.

Namun aksi kekerasan itu belum berhenti. Polisi mengungkap bahwa setelah mengambil uang, pelaku sempat mencuci tangan di kamar mandi sebelum kembali mendatangi korban dan melakukan penusukan lagi untuk memastikan korban tidak dapat melawan.

Meski mengalami luka berat, korban masih sempat menggunakan telepon genggamnya untuk memotret kondisi tubuhnya yang bersimbah darah. Foto tersebut kemudian dikirim ke grup WhatsApp sebagai permintaan pertolongan darurat.

Laporan itu menjadi petunjuk awal bagi aparat dalam mengungkap kasus dan mengidentifikasi pelaku. Hasil penyelidikan mengarah kepada Joni yang kemudian diketahui melarikan diri ke Pekanbaru.

Polisi akhirnya menangkap pelaku di wilayah tersebut. Saat proses penangkapan berlangsung, pelaku disebut melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

Dari pemeriksaan, penyidik menemukan bahwa sebagian uang hasil perampokan telah digunakan untuk membayar utang pinjaman online sekitar Rp12 juta. Pelaku juga menghabiskan sekitar Rp8 juta untuk kebutuhan pribadi, termasuk aktivitas judi online.

Selain itu, polisi berhasil mengamankan sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp36 juta. Penyidik juga menemukan fakta bahwa pelaku sempat memberikan sejumlah uang kepada orang tuanya yang diduga berasal dari hasil perampokan.

Saat ini, pelaku ditahan di Polres Pelalawan dan dijerat dengan sejumlah pasal terkait perampokan disertai kekerasan berat. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya unsur lain yang berkaitan dengan penggunaan uang hasil kejahatan tersebut. ***

Literasi Keuangan Pelajar dan Mahasiswa Naik pada 2025, OJK Sulselbar Perluas Edukasi hingga Daerah

0

DCNews, Makassar — Tingkat pemahaman keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang 2025. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 mencatat literasi keuangan kelompok muda mencapai 61,76 persen, meningkat dari 56,42 persen pada tahun sebelumnya. Sementara itu, literasi keuangan syariah mengalami lonjakan lebih tajam, dari 30,17 persen menjadi 40,49 persen.

Peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya membangun generasi muda yang lebih siap mengelola keuangan di tengah berkembangnya berbagai produk dan layanan jasa keuangan. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai capaian itu perlu diikuti dengan penguatan edukasi secara berkelanjutan agar pemahaman masyarakat tidak hanya berhenti pada angka statistik.

Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Muchlasin, mengatakan peningkatan literasi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa merupakan modal penting untuk membentuk perilaku keuangan yang sehat sejak dini.

“Pemahaman keuangan yang baik sejak usia sekolah hingga perguruan tinggi merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam merencanakan masa depan. Upaya edukasi yang berkelanjutan masih sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai manfaat, risiko, hak, dan kewajiban produk jasa keuangan,” kata Muchlasin,  kepada wartawan di Makassar, Kamis kemarin  (18/6/2026).

Menurut dia, semakin tingginya literasi keuangan akan membantu generasi muda membuat keputusan finansial yang lebih bijak, termasuk dalam mengelola tabungan, investasi, pembiayaan, hingga memahami berbagai risiko yang melekat pada produk keuangan.

Sebagai tindak lanjut atas hasil survei tersebut, OJK Sulselbar menggelar rangkaian program edukasi keuangan di sejumlah wilayah di Sulawesi Barat. Kegiatan yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 itu menjangkau sekitar 370 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, dan Majene.

Program tersebut dirancang untuk memperluas akses informasi keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan keuangan pribadi, pemanfaatan layanan keuangan formal, serta pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan dan investasi ilegal.

Melalui kegiatan edukasi yang menyasar sekolah dan perguruan tinggi, OJK berharap tren peningkatan literasi keuangan nasional dapat diterjemahkan menjadi perubahan perilaku yang nyata di masyarakat. Langkah itu dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya memahami produk keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab guna mendukung kesejahteraan finansial di masa depan. ***

Aksi Damai di Jakarta, Ribuan Petani dan Pedagang Apresiasi Program Prabowo

0

DCNews, Jakarta — Ribuan massa dari berbagai organisasi masyarakat menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026), untuk menyatakan dukungan terhadap sejumlah program yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Aksi yang diikuti petani, pedagang, dan elemen masyarakat lainnya itu berlangsung tertib dengan agenda menyampaikan aspirasi sekaligus apresiasi atas kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sejak pagi hari, peserta aksi mulai memadati kawasan Monas. Mereka melakukan longmarch dari depan Lapangan IRTI menuju Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Selatan sambil membawa bendera organisasi, spanduk, dan poster berisi dukungan terhadap program pemerintah.

Di antara kelompok yang hadir terlihat massa dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) serta Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan dari sektor perdagangan dan pertanian yang selama ini menjadi salah satu fokus kebijakan pemerintah.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan aksi tersebut diikuti sekitar 7.000 peserta yang datang dari berbagai daerah. Menurutnya, kegiatan itu merupakan bentuk apresiasi terhadap berbagai program pemerintah yang dianggap memberikan manfaat nyata bagi petani dan pedagang.

“Aksi ini adalah bentuk dukungan kami kepada Presiden Pak Prabowo Subianto. Ini bukan aksi pertama kita dalam pemerintahan Pak Prabowo Subianto. Hampir dua tahun pemerintahan ini berjalan, kami sudah beberapa kali turun menyampaikan terima kasih kepada beliau,” kata Don di lokasi aksi.

Menurut Don, sejumlah kebijakan pemerintah telah mendorong peningkatan pendapatan petani, terutama melalui penetapan harga gabah dan harga jagung yang dinilai lebih menguntungkan dibanding sebelumnya. Ia juga menyoroti program penyerapan hasil panen yang dikaitkan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kebijakan tersebut, kata dia, tidak hanya membantu petani memperoleh kepastian pasar, tetapi juga berdampak pada perputaran ekonomi di daerah-daerah sentra produksi pertanian.

“Secara ekonomi meningkat, secara pendapatan juga meningkat dengan penetapan harga gabah, penetapan harga jagung, dan penyerapan hasil panennya ke MBG. Pedagang juga merasakan manfaat berupa stabilitas harga barang di pasar,” ujarnya.

Don membantah anggapan bahwa aksi yang digelar di kawasan Monas tersebut merupakan respons atau tandingan terhadap aksi kelompok mahasiswa yang juga berlangsung di Jakarta. Ia menegaskan kegiatan itu murni bertujuan menyampaikan dukungan dan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Menurutnya, banyak masyarakat di daerah yang merasakan dampak langsung dari kebijakan pemerintah, namun suara mereka tidak selalu mendapat perhatian di ruang publik nasional.

“Ini hanya aksi damai kita untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa kondisi di desa berbeda dengan yang sering terlihat di Jakarta. Banyak petani yang hari ini merasa puas dengan kebijakan Pak Prabowo Subianto,” katanya.

Dalam orasinya, Don juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan stabilitas nasional di tengah perbedaan pandangan politik yang berkembang di masyarakat.

“Kita berharap semua pihak bisa bergandengan tangan. Beda politik, beda organisasi, beda agama, beda ras, mari kita bersatu demi Indonesia yang lebih baik,” ucapnya.

Aksi damai tersebut berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Massa membubarkan diri secara tertib di bawah pengawasan aparat keamanan. Tak lama setelah peserta meninggalkan lokasi, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan, terutama dari arah Patung Kuda menuju Gambir, kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. ***

Penipuan Keuangan Digital Meningkat, DPR Dorong OJK Perkuat Early Warning System

0

DCNews, Jakarta — Meningkatnya kasus penipuan keuangan digital, investasi ilegal, hingga pinjaman online (pinjol) tanpa izin mendorong DPR RI meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat sistem peringatan dini atau early warning system. Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi masyarakat dari kerugian finansial di tengah pesatnya transformasi digital sektor jasa keuangan yang juga membuka celah bagi berbagai bentuk kejahatan siber.

Desakan itu disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Jumat (19/6/2026). Menurutnya, perkembangan teknologi keuangan harus diimbangi dengan pengawasan yang lebih adaptif dan sistem deteksi dini yang mampu memberikan informasi cepat kepada masyarakat mengenai potensi ancaman penipuan.

Dalam pandangannya, perlindungan konsumen harus menjadi prioritas utama regulator. Meski berbagai upaya penindakan telah dilakukan, praktik scamming, perjudian daring, investasi ilegal, dan pinjaman online ilegal masih terus bermunculan dengan modus yang semakin beragam.

Harris menilai pelaku kejahatan digital memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan kembali beroperasi dengan identitas baru setelah ditindak aparat maupun regulator. Kondisi tersebut membuat upaya pencegahan melalui edukasi dan peringatan dini menjadi sama pentingnya dengan penegakan hukum.

“Pelaku ilegal terus bermunculan dengan berbagai cara. Karena itu, fungsi peringatan dini kepada masyarakat harus diperkuat agar risiko kerugian bisa ditekan,” kata Harris.

Legislator PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu menyoroti masih besarnya jumlah penyelenggara pinjaman online ilegal dibandingkan perusahaan yang telah mengantongi izin resmi. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ruang pengawasan dan edukasi publik masih perlu diperkuat secara berkelanjutan.

Selain perlindungan konsumen, Harris menegaskan OJK memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Kepercayaan masyarakat dan investor, kata dia, menjadi faktor penting yang harus terus dipelihara di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi keuangan.

Karena itu, ia mendorong OJK untuk terus memperbaiki tata kelola (governance), meningkatkan kualitas pengawasan, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai otoritas terkait. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem keuangan yang aman, sehat, dan kompetitif.

“Intinya jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan. Early warning harus dijalankan dengan baik agar masyarakat memiliki informasi yang cukup untuk menghindari berbagai bentuk penipuan dan kejahatan keuangan digital,” tegasnya.

Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat, penguatan sistem peringatan dini dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan jumlah korban kejahatan siber. Harris berharap langkah tersebut dapat dibarengi dengan edukasi publik yang lebih masif sehingga literasi keuangan masyarakat meningkat dan ketahanan sistem keuangan nasional terhadap berbagai ancaman digital semakin kuat.

Detik-Detik Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Oleh Polda Metro Jaya

0

DCNews, Jakarta — Penyidik Polda Metro Jaya menangkap Roy Suryo Notodiprojo dan akademisi Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa pada Jumat (19/6/2026) pagi. Penangkapan dilakukan hampir bersamaan dan memicu keberatan dari tim kuasa hukum yang menilai langkah tersebut tidak diperlukan karena kedua klien mereka selama ini dinilai kooperatif dalam menjalani proses hukum.

Menurut keterangan tim hukum, Roy Suryo ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB di kediamannya. Pada waktu yang hampir bersamaan, penyidik juga mengamankan Dokter Tifa saat yang bersangkutan disebut tengah bersiap mengikuti ujian disertasi Program Doktor Ilmu Kedokteran di Universitas Indonesia (UI).

Koordinator Litigasi Tim Hukum, Petrus Selestinus, mengatakan penangkapan dilakukan ketika proses hukum masih berjalan dan kedua kliennya disebut rutin memenuhi kewajiban wajib lapor kepada penyidik.

“Penangkapan ini kami nilai tidak mencerminkan prinsip penegakan hukum yang beradab. Klien kami selama ini bersikap kooperatif, bahkan selalu memenuhi kewajiban lapor. Karena itu, seharusnya cukup dengan pemanggilan, bukan tindakan upaya paksa berupa penangkapan,” kata Petrus dalam keterangannya.

Kronologi Penangkapan

Berdasarkan penjelasan tim hukum, penyidik lebih dahulu mendatangi kediaman Roy Suryo pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Roy kemudian dibawa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Polda Metro Jaya.

Hampir pada waktu yang sama, penyidik juga mengamankan Dokter Tifa. Tim kuasa hukum menyebut penangkapan terjadi ketika akademisi tersebut sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian disertasi doktoralnya di Universitas Indonesia.

Petrus menilai tindakan upaya paksa tersebut tidak memiliki urgensi karena kedua kliennya tidak pernah mangkir dari panggilan penyidik dan selama ini dinilai kooperatif selama proses penyidikan berlangsung.

Menurutnya, apabila berkas perkara telah memasuki tahap tertentu dalam proses hukum, penyidik masih dapat menggunakan mekanisme pemanggilan tanpa harus melakukan penangkapan.

Tim Hukum Soroti Dugaan Intervensi

Selain mempersoalkan prosedur penangkapan, tim advokasi juga mengklaim terdapat indikasi kepentingan politik yang memengaruhi proses penegakan hukum dalam perkara tersebut. Namun hingga kini, pihak kuasa hukum belum memaparkan bukti tambahan yang mendukung dugaan tersebut.

Tim hukum juga mengajak sejumlah tokoh masyarakat, aktivis, dan pendukung untuk hadir di Polda Metro Jaya pada Jumat siang guna memberikan dukungan terhadap upaya pengajuan penangguhan penahanan apabila diperlukan dalam tahapan hukum berikutnya.

Polisi Belum Beri Keterangan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, termasuk status hukum keduanya pasca-diamankan penyidik.

Pihak kepolisian juga belum menyampaikan alasan rinci yang mendasari penggunaan upaya paksa berupa penangkapan terhadap kedua tokoh tersebut. ***

OJK Cabut Izin Unit Syariah Maximus Insurance Setelah Penyelesaian Seluruh Portofolio Peserta

0

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin pembentukan unit syariah PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) atau Maximus Insurance setelah seluruh proses penyelesaian portofolio kepesertaan unit syariah perusahaan tersebut dinyatakan rampung. Keputusan ini menjadi tahap akhir dari penghentian kegiatan usaha asuransi umum berbasis syariah yang sebelumnya telah dilakukan perusahaan.

Pencabutan izin tersebut ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-285/PD.02/2026 tertanggal 11 Juni 2026 dan diumumkan kepada publik melalui situs resmi OJK pada 17 Juni 2026.

Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, I Wayan Wijana, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah seluruh kewajiban terkait portofolio kepesertaan unit syariah Maximus Insurance berhasil diselesaikan.

“Pencabutan izin pembentukan unit syariah mulai berlaku sejak tanggal ditetapkannya Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut,” kata I Wayan Wijana dalam pengumuman resmi OJK yang dikutip Jumat (19/6/2026).

Dengan berlakunya keputusan tersebut, Maximus Insurance tidak lagi diperkenankan menjalankan kegiatan usaha asuransi umum berdasarkan prinsip syariah. Perusahaan hanya dapat menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan izin yang masih dimiliki dan ketentuan yang berlaku di sektor perasuransian.

OJK menjelaskan bahwa pencabutan izin pembentukan unit syariah merupakan tindak lanjut dari proses penghentian kegiatan usaha syariah yang sebelumnya telah dilakukan oleh perusahaan. Langkah tersebut dilakukan setelah seluruh hak dan kewajiban kepada peserta serta pemegang polis pada unit syariah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kebijakan ini juga merupakan bagian dari pengawasan regulator untuk memastikan proses penghentian usaha syariah dilakukan secara tertib, transparan, dan tetap melindungi kepentingan konsumen jasa keuangan.

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk merupakan perusahaan asuransi umum yang berkantor pusat di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan. Dengan dicabutnya izin pembentukan unit syariah tersebut, perusahaan secara resmi tidak lagi memiliki unit usaha yang menjalankan kegiatan asuransi umum berbasis prinsip syariah. ***

Pold Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa, Kuasa Hukum Protes Tindakan Aparat

0

DCNews, Jakarta — Penyidik Polda Metro Jaya menangkap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo Notodiprojo serta akademisi Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa pada Jumat (19/6/2026). Penangkapan tersebut menuai keberatan dari tim kuasa hukum yang menilai langkah aparat tidak diperlukan karena kedua pihak dinilai selama ini kooperatif dalam menjalani proses hukum.

Kuasa hukum Roy Suryo, Petrus Selestinus, mengatakan kliennya ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB di kediamannya. Menurutnya, pada waktu yang hampir bersamaan, penyidik juga mengamankan Dokter Tifa dalam rangkaian penanganan perkara yang sama.

Petrus menyebut tim hukum mempertanyakan dasar tindakan penangkapan tersebut. Ia menilai Roy Suryo tidak pernah menghambat proses penyidikan dan selalu memenuhi kewajiban hukum yang ditetapkan penyidik, termasuk menjalani wajib lapor.

“Penangkapan ini kami nilai tidak mencerminkan prinsip penegakan hukum yang beradab. Klien kami selama ini bersikap kooperatif, bahkan selalu memenuhi kewajiban lapor. Karena itu, seharusnya cukup dengan pemanggilan, bukan tindakan upaya paksa berupa penangkapan,” kata Petrus dalam keterangan tertulis yang diterima media, Jumat.

Tim hukum berpendapat bahwa langkah penangkapan terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifa berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai proporsionalitas penegakan hukum dalam perkara tersebut. Mereka juga mengaku melihat adanya indikasi kepentingan di luar aspek hukum dalam penanganan kasus, meski belum menyampaikan bukti atau rincian lebih lanjut terkait dugaan tersebut.

Seiring dengan perkembangan kasus, tim kuasa hukum menyatakan akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan apabila penyidik memutuskan untuk menahan kedua pihak. Mereka juga mengajak sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan aktivis untuk memberikan dukungan moral serta menjadi penjamin dalam proses pengajuan penangguhan penahanan.

Hingga Jumat siang, Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penangkapan, status hukum terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa, maupun kemungkinan penahanan terhadap keduanya.

Redaksi masih menunggu konfirmasi dan penjelasan resmi dari pihak kepolisian guna memperoleh informasi yang berimbang terkait perkembangan perkara tersebut. ***

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Jadi Pilihan Investor di Tengah Ketidakpastian Global

0

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang dipasarkan Pegadaian masih menjadi perhatian investor pada perdagangan Jumat (19/6/2026), seiring tingginya minat masyarakat terhadap instrumen lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan.

Berdasarkan data Pegadaian, tiga produk emas yang tersedia, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, diperdagangkan pada level yang relatif tinggi. Untuk ukuran 1 gram, harga emas Antam dibanderol Rp2.848.000, UBS Rp2.759.000, dan Galeri24 Rp2.729.000. Pergerakan harga tersebut menunjukkan selisih harga yang cukup tipis antarproduk, sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi investor sesuai kebutuhan likuiditas dan tujuan investasi.

Berikut rincian harga emas Pegadaian per gram pada hari ini:

Produk Emas.    Harga 1 Gram

Antam.                 Rp2.848.000

UBS.                      Rp2.759.000

Galeri24.               Rp2.729.000

Sementara untuk pecahan yang lebih kecil, emas Antam ukuran 0,5 gram dipasarkan Rp1.476.000, UBS Rp1.491.000, dan Galeri24 Rp1.431.000. Adapun investor yang mengincar pembelian dalam jumlah besar juga dapat memilih berbagai ukuran hingga 100 gram untuk Antam, 500 gram untuk UBS, serta 1 kilogram untuk Galeri24.

Kenaikan harga emas dalam beberapa bulan terakhir didorong oleh meningkatnya permintaan aset aman di tengah ketidakpastian arah suku bunga global, tensi geopolitik, serta kekhawatiran perlambatan ekonomi di sejumlah negara maju. Kondisi tersebut membuat emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diburu masyarakat Indonesia.

Meski demikian, investor disarankan tidak hanya berfokus pada pergerakan harga harian. Faktor seperti spread harga beli dan jual kembali (buyback), tujuan investasi, serta jangka waktu kepemilikan perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan transaksi.

Analisis Dahlan Consultant: Harga Emas Masih Bisa Bertahan pada Level Tinggi 

Menurut Konsultan Keuangan sekaligus Pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan atau yang akrab disapa Kang Dahlan, tren harga emas masih berpotensi bertahan pada level tinggi sepanjang 2026 selama ketidakpastian ekonomi global belum mereda.

“Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang menarik untuk investor jangka menengah hingga panjang. Namun masyarakat jangan terjebak euforia kenaikan harga harian. Strategi akumulasi bertahap atau dollar cost averaging masih lebih bijak dibandingkan membeli sekaligus pada saat harga sedang tinggi,” ujar Kang Dahlan.

Ia menambahkan bahwa investor pemula sebaiknya menjadikan emas sebagai instrumen diversifikasi portofolio, bukan satu-satunya aset investasi. Menurutnya, alokasi emas sekitar 10% hingga 20% dari total portofolio dapat membantu menjaga nilai kekayaan saat pasar keuangan mengalami gejolak.

“Yang terpenting bukan mengejar harga tertinggi atau terendah, tetapi konsisten membangun aset. Emas sangat cocok untuk menjaga daya beli dalam jangka panjang, terutama di tengah risiko inflasi dan ketidakpastian ekonomi global,” kata Kang Dahlan. ***