AFPI dan PWI Siapkan Kolaborasi Nasional untuk Tingkatkan Literasi Keuangan dan Edukasi Pindar Legal

Date:

DCNews, Jakarta — Upaya memperkuat literasi keuangan masyarakat dan memerangi maraknya pinjaman online ilegal mendorong Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menjajaki kerja sama strategis dalam bidang edukasi publik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan pinjaman daring (Pindar) yang legal, aman, dan berada di bawah pengawasan regulator.

Langkah awal kerja sama itu dibahas dalam audiensi antara jajaran pengurus AFPI dan PWI di Jakarta pada Senin (15/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi fondasi bagi kedua organisasi untuk merancang berbagai program edukasi yang menyasar masyarakat luas sekaligus meningkatkan kapasitas insan pers dalam memahami isu-isu keuangan digital.

Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar mengatakan media memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran publik mengenai penggunaan layanan keuangan digital yang bertanggung jawab. Menurut dia, industri fintech lending masih menghadapi tantangan besar, mulai dari rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat hingga maraknya praktik pinjaman online ilegal yang kerap merugikan konsumen.

“Media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan mudah dipahami masyarakat. Edukasi yang tepat akan membantu masyarakat membedakan layanan Pindar yang legal dengan pinjaman online ilegal yang merugikan,” kata Entjik.

Ia menambahkan, edukasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengenalan layanan pendanaan digital, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai hak dan kewajiban pengguna, prinsip peminjaman yang bertanggung jawab, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.

Di sisi lain, Ketua Umum PWI Achmad Munir menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menilai peningkatan pemahaman wartawan terhadap sektor keuangan dan teknologi finansial menjadi kebutuhan penting agar informasi yang disampaikan kepada publik semakin akurat, berimbang, dan edukatif.

Dalam pertemuan tersebut, PWI juga memperkenalkan program Safari Jurnalistik yang selama ini digelar di berbagai daerah sebagai sarana penguatan kompetensi wartawan. Program itu dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi kanal penyebaran edukasi mengenai industri Pindar kepada jurnalis di seluruh Indonesia.

Melalui jaringan organisasi yang luas dan menjangkau berbagai wilayah, Safari Jurnalistik diharapkan dapat membantu memperluas kampanye literasi keuangan sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan terkait sektor fintech dan layanan keuangan digital.

Sebagai tindak lanjut, AFPI dan PWI berencana menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang akan menjadi landasan pelaksanaan berbagai program bersama, mulai dari edukasi publik, pelatihan bagi wartawan, hingga kampanye literasi keuangan di tingkat daerah.

Kerja sama ini dinilai strategis di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan digital yang aman. Dengan dukungan media dan pelaku industri, upaya peningkatan literasi keuangan diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak sekaligus mengurangi risiko menjadi korban praktik pinjaman online ilegal. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

ICMI Perkuat Struktur Organisasi hingga Tingkat Kecamatan di Jakarta

DCNews, Jakarta — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) memperkuat...

Yasonna Laoly Minta Putusan KPPU soal 97 Pinjol Didenda Rp755 Miliar Dikawal Ketat

DCNews, Jakarta – Mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H....

OJK Cabut Izin BTPN Syariah Ventura, Perusahaan Wajib Bentuk Tim Likuidasi

DCNeww, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin...

Bareskrim Limpahkan Berkas Tersangka Eks Direktur DSI ke Jaksa, Aset Rp425 Miliar Disita

DCNews, Jakarta — Penanganan kasus PT Dana Syariah Indonesia...