Home Blog Page 316

Habib Aboe: Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Sindikat Narkoba

0

DCNews, Samarinda – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsyi mendesak Polda Kalimantan Timur untuk menelusuri tuntas dugaan sindikat narkoba yang melibatkan oknum personel Polresta Samarinda, Kalimantan Timur.

Hal ini diungkap Habib Aboe, sapaan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu melalui keterangan tertulisnya, Jumat (9/5/2025) terkait kunjungan kerjanya bersama mitra kerja Komisi III DPR RI, yakni Polda Kaltim, Kejaksaan Tinggi Kaltim, dan BNNP Kaltim.

Kasus mencuat akhir Maret lalu ketika tiga anggota Satuan Samapta Polresta Samarinda—berinisial EP, FDS, dan AADS—diduga menyelundupkan sabu ke ruang tahanan dengan modus menyelipkan paket di dalam makanan.

“Bagaimana mungkin anggota kita bisa menguasai barang terlarang dan kemudian memasukkannya ke Lapas? Ini bukan pekerjaan oknum semata, melainkan tantangan untuk membongkar jaringan sindikat,” kata Aboe Bakar dalam rapat bersama Kapolda Kaltim, Kajati Kaltim dan Kepala BNNP, Samarinda, Kaltim.

Habib Aboe meminta ada langkah integratif yang dilakukan oleh Polda Kaltim. Karena jika dilihat ini bukan sekedar penyelundupan narkoba semata.

“Menurut saya menindak ketiga orang ini saja tidak cukup, harus diusut dan dibongkar jaringannya. Mungkin perlu dilihat apa yang dilakukan Mahkamah Agung ketika hakim PN Jakarta Pusat terkena perkara dengan KPK,” terang Habib Aboe mencontohkan adanya bedol desa 119 hakim di Jakarta yang terjadi beberapa waktu sebelumnya.

Dalam kesempatan yang sama, Habib Aboe mengingatkan petingnya peran rehabitilasi. Kemudian dipertanyakan bagimana operasional dari Balai Rehabilitasi Narkoba Tanah Merah.

“Bagaimana nasib balai rehab kita ini, apakah masih bisa berjalan dengan efektif. Bulan kemarin ada 11 warga dari dapil saya yang dikirim ke sana, karena di Kalsel sudah tidak ada lagi biaya untuk rehabilitasi. Kita berharap balai rehab kita di sini bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kendala anggaran” paparnya menjelaskan.

Kunjungan Komisi III Ke Kaltim ini untuk memastikan bahwa pemberantasan narkoba dari hulu hingga hilir berjalan dengan baik. Kaltim adalah salah satu dari sepuluh wilayah yang menjadi atensi pemberantasan narkoba secara nasional. ***

Phoebe Gates Tampil Perdana Bareng Kekasih, Cucu Legenda The Beatles Paul McCartney

0

DCNews, California — Phoebe Gates, putri bungsu pendiri Microsoft Bill Gates, membagikan potret langka kebersamaannya dengan sang kekasih, Arthur Donald, yang merupakan cucu dari legenda The Beatles, Paul McCartney. Momen itu diabadikan dalam sebuah pesta baru-baru ini di California.

Pasangan yang mulai berkencan sejak pertengahan 2023 itu tampak mesra dalam unggahan Instagram Stories Phoebe. Dalam foto tersebut, perempuan berusia 22 tahun itu tampak bersandar manja di dada Arthur sambil menatapnya penuh kasih, dihiasi dua emoji hati biru besar.

Hubungan Phoebe dan Arthur, 25, pertama kali mencuri perhatian publik pada Oktober 2023 ketika ia mengunggah foto mereka di Paris, seperti dilaporkan Daily Mail. Keduanya kemudian terlihat menghadiri sebuah pemutaran film, namun Phoebe menolak membahas hubungan mereka dalam wawancara dengan Bustle.

Konfirmasi resmi hubungan mereka baru muncul lewat blog pribadi Phoebe untuk majalah gaya hidup Nylon, di mana ia menyebut Arthur sebagai “pacar” sembari mengenang kelulusannya dari Universitas Stanford.

Dalam podcast Call Her Daddy pada 30 April lalu, Phoebe mengungkap kisah cintanya sekaligus mengakui keterbatasan pengetahuannya soal musik sebelum mengenal Arthur.

“Ya ampun, ini parah banget. Aku benar-benar buta soal musik. Keluarga kami nerd banget—aku tumbuh besar tahu soal teknologi, bukan musik,” kata Phoebe, sebagaimana dikutip People Magazine.

Ia pun sempat berseloroh soal bakat musik Arthur: “Sayangnya, Arthur nggak punya bakat musik sama sekali. Aku udah coba minta dia menyanyikan lagu buatku sejak lama, tapi belum pernah kejadian.”

Meski memiliki garis keturunan dari musisi legendaris, Arthur memilih menjaga profil rendah. Ia bersekolah di University College School, London Utara, dengan biaya tahunan sekitar £31.000 (setara US$41.339), lalu melanjutkan studi sejarah di Universitas Yale. Setelah lulus tahun 2021, ia sempat bekerja sebagai analis di Beehouse dan Goldman Sachs, sebelum bergabung dengan firma investasi AS, Iconiq Capital di San Francisco.

Phoebe sendiri merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara hasil pernikahan Bill dan Melinda Gates, yang bercerai pada 2021 setelah 27 tahun bersama. Lulus lebih awal dari Stanford dengan gelar biologi manusia, Phoebe kini ikut mendirikan aplikasi belanja Phia bersama rekan bisnisnya, aktivis sekaligus mantan teman sekamar kuliah, Sophia Kianni. ***

Apple Tambah Opsi Pencarian Bertenaga AI di Safari, Guncang Dominasi Google

0

DCNews, New York — Rencana Apple untuk menambahkan fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI) di peramban Safari menjadi ancaman besar bagi dominasi Google di pasar pencarian daring, sekaligus mengguncang bisnis iklan digital raksasa teknologi itu yang sangat bergantung pada pengguna iPhone. Demikian berita yang dikutip DCNews, Kamis (8/5/2025).

Saham Alphabet, induk perusahaan Google, langsung terpuruk usai kabar itu mencuat, ditutup turun 7,3% dan menguap sekitar US$150 miliar dari nilai pasar perusahaan. Saham Apple juga melemah 1,1%.

Langkah strategis Apple tersebut terungkap dalam kesaksian Eddy Cue, Wakil Presiden Senior Layanan Apple, dalam sidang antitrust di AS terkait dominasi Google di mesin pencari. Menurut sumber Reuters yang mengetahui jalannya persidangan, Cue menyatakan bahwa untuk pertama kalinya volume pencarian di Safari menurun bulan lalu karena pengguna mulai beralih ke layanan pencarian berbasis AI.

Google merespons dengan menyatakan bahwa jumlah total pencarian terus tumbuh, termasuk dari perangkat Apple. “Orang-orang semakin melihat bahwa Google Search lebih berguna untuk lebih banyak pertanyaan — dan mereka mengaksesnya dengan cara baru,” tulis Google dalam blog resminya.

Namun, komentar Cue mempertegas bahwa pergeseran besar sedang terjadi dalam lanskap pencarian daring. Ini menjadi ancaman nyata bagi Google, yang selama ini menjadi tujuan utama para pengiklan dan kini menjadi sasaran gugatan antitrust pemerintah AS.

Google diketahui membayar sekitar US$20 miliar per tahun kepada Apple agar tetap menjadi mesin pencari bawaan di Safari — atau sekitar 36% dari pendapatan iklan pencarian yang dihasilkan melalui peramban tersebut, menurut estimasi analis.

Departemen Kehakiman AS tengah mengupayakan pelarangan praktik pembayaran semacam itu sebagai bagian dari solusi untuk memecah dominasi Google.

“Jika Google kehilangan eksklusivitas di perangkat Apple, dampaknya akan sangat serius, bahkan tanpa intervensi tambahan,” kata analis D.A. Davidson, Gil Luria.

“Banyak pengiklan mengalokasikan seluruh anggaran iklan pencarian mereka ke Google karena nyaris tidak ada alternatif. Jika ada pilihan yang layak, sebagian besar dari anggaran itu bisa beralih,” ujarnya.

Meski begitu, Google tidak tinggal diam. Setelah sempat dianggap tertinggal dalam persaingan AI usai peluncuran ChatGPT, Google mengucurkan dana besar untuk pengembangan AI dan memanfaatkan kumpulan data mereka yang sangat besar.

Perusahaan telah merilis “AI mode” di halaman pencarian, memperluas cakupan AI Overviews ke lebih dari 100 negara, dan menyisipkan iklan di dalamnya untuk meningkatkan penjualan iklan pencarian.

CEO Google Sundar Pichai dalam persidangan antitrust bulan lalu menyatakan harapannya untuk mencapai kesepakatan dengan Apple pertengahan tahun ini guna menyematkan teknologi AI Gemini ke perangkat baru Apple.

Pencarian Berbasis AI

Sementara itu, Eddy Cue juga mengungkap bahwa Apple akan menambahkan penyedia pencarian berbasis AI lainnya, termasuk OpenAI dan Perplexity AI, sebagai opsi pencarian di masa depan, seperti dilaporkan Bloomberg.

“Rencana Apple menunjukkan betapa majunya situs pencarian generatif seperti ChatGPT dan Perplexity,” kata Yory Wurmser, analis utama di eMarketer.

Ia menambahkan, fakta bahwa Google bersedia membayar puluhan miliar dolar demi mempertahankan status default di Safari menggambarkan betapa krusialnya kesepakatan itu.

Sebagai perbandingan, ChatGPT melaporkan menerima lebih dari 1 miliar pencarian per minggu melalui fitur pencarian web-nya pada April lalu, dengan lebih dari 400 juta pengguna aktif mingguan per Februari. ***

Wamen PKP Fahri Hamzah: Subsidi Tanah Lebih Penting dari Kredit Rumah, Pemerintah Siap Manfaatkan Lahan Negara

0

DCNews, Jakarta – Pemerintah berkomitmen mengatasi krisis hunian dengan mengalihkan fokus subsidi dari sektor perbankan ke penyediaan tanah, menyusul lonjakan harga tanah yang dinilai menjadi hambatan utama dalam penyediaan rumah terjangkau. Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menyatakan bahwa tanah seharusnya menjadi prioritas dalam kebijakan subsidi nasional.

Berbicara dalam forum 2nd Innovation Summit Southeast Asia yang digelar oleh Center for Market Education di Jakarta, dikutip Kamis (8/5/2025) Fahri Hamzah menegaskan bahwa harga tanah menyumbang sekitar 30 hingga 40 persen dari total biaya pembangunan rumah.

“Kalau ingin rumah murah, tanahnya harus murah. Selama ini, subsidi kita sekitar Rp30 triliun per tahun masuk ke kredit perbankan. Tapi kenapa tidak kita mulai dari tanahnya?” ujarnya.

Fahri menyebut penggunaan tanah negara yang belum termanfaatkan sebagai solusi konkret, seraya menekankan bahwa spekulasi harga tanah telah merusak tatanan konstitusional dalam pengelolaan sumber daya.

“Pasal 33 UUD 1945 menegaskan penguasaan tanah oleh negara untuk kemakmuran rakyat. Tapi realitasnya, tanah malah jadi alat spekulasi. Harga di kota-kota melonjak, lalu orang kota serbu desa-desa borong tanah. Itu membuat harga tak layak lagi untuk perumahan rakyat,” kritiknya.

Ia juga menekankan pentingnya reformasi tata kelola perizinan sektor perumahan. Menurutnya, proses birokrasi yang panjang dan tersebar di berbagai lembaga menyulitkan masyarakat dan pengembang.

“Perizinan harus terdesentralisasi dalam satu pintu. Bahkan kita butuh lembaga khusus yang membantu memasarkan rumah subsidi. Jangan sampai pengembang yang bangun rumah rakyat juga harus mikir pasarnya,” jelas mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

Di sisi permintaan, Fahri mengungkapkan persoalan klasik, yakni ketidaksinkronan data. Ia menyebut pentingnya kebijakan satu data nasional yang efektif agar kebutuhan perumahan bisa dihitung secara akurat.

“Presiden sudah keluarkan Inpres Satu Data, tapi di lapangan masih simpang siur. Berapa jumlah keluarga sebenarnya? Tiap institusi beda-beda. Ini masalah serius untuk perencanaan pembangunan,” pungkasnya. ***

Ombudsman RI Desak Negara Perkuat Perlindungan Hukum Korban Pinjol Ilegal

0

DCNews, Jakarta — Negara dinilai belum hadir secara tegas dalam melindungi masyarakat dari maraknya kejahatan ekonomi digital, khususnya pinjaman online (pinjol) ilegal. Untuk itu Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, menekankan bahwa perlindungan hukum bagi korban pinjol harus menjadi prioritas nasional demi mencegah praktik penyalahgunaan data, intimidasi, dan kerentanan finansial yang makin meluas.

Dalam diskusi publik bertajuk “Pencegahan Maladministrasi dan Penegakan Hukum terhadap Kejahatan di Sektor Perbankan’, Kamis (8/5/2025) di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Yeka menyampaikan bahwa lemahnya regulasi dan pengawasan terhadap layanan pinjol telah menempatkan masyarakat pada posisi rentan.

“Perlindungan hukum bagi korban pinjol harus menjadi prioritas dalam perbaikan tata kelola layanan publik, khususnya di sektor jasa keuangan,” ujar Yeka.

Menurut temuan Ombudsman, mayoritas penyedia pinjol tidak mampu mendeteksi apakah calon nasabah telah terdaftar di platform pinjol lain. Kondisi ini membuka celah terjadinya praktik “gali lubang tutup lubang” yang memperburuk kondisi finansial korban.

Yeka juga menyoroti lemahnya implementasi prinsip Know Your Customer (KYC). Banyak perusahaan pinjol, katanya, tidak memverifikasi kemampuan bayar nasabah secara valid dan menyeluruh.

“Hal ini sangat berisiko dan bertentangan dengan semangat perlindungan konsumen,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan data pribadi dan tindakan intimidatif oleh penagih utang (debt collector), terutama dari pinjol ilegal yang tidak mengikuti ketentuan bunga, denda, serta transparansi dalam perjanjian pendanaan.

“Banyak korban tidak tahu harus melapor ke mana. Negara harus menyediakan mekanisme aduan yang jelas, pendampingan, dan jalur pemulihan hak,” tambahnya.

Yeka menutup pernyataannya dengan peringatan bahwa kegagalan negara melindungi masyarakat akan berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap ekosistem keuangan digital.

“Inklusi keuangan hanya akan berhasil bila kepercayaan publik dibangun melalui perlindungan hukum yang nyata,” pungkasnya.

Diskusi ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai institusi negara, antara lain Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Rudy Agus Purnomo Raharjo, Kasubdit 2 Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol Agus Waluyo, Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Pencucian Uang Kejaksaan Agung RI Agustinus Herimulyanto, dan Kepala Keasistenan Utama III Ombudsman RI Yustus Yoseph Maturbongs. ***

Legislator PKB: Anak Pelosok Harus Melek Teknologi!

0

DCNews, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan digitalisasi pendidikan nasional yang baru diluncurkan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan, digitalisasi adalah kunci untuk memastikan kesetaraan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Lalu Hardian menyatakan ini dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk “Perkuat Digitalisasi hingga ke Pelosok, Senjata Ampuh Tekan Ketimpangan Pendidikan” yang diselenggarakan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Biro Pemberitaan DPR RI, Kamis (8/5/2025),

Lalu menyampaikan bahwa Komisi X DPR RI mendukung penuh transformasi digital sektor pendidikan. “Digitalisasi ini bukan sekadar tren, tapi keharusan. Anak-anak di pelosok negeri harus mendapatkan hak yang sama dalam mengakses informasi dan teknologi pendidikan,” ujar Legislator dari Fraksi PKB yang hadir virtual.

Menurutnya, dukungan itu bukan hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga pengawasan anggaran agar infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bisa merata di seluruh Indonesia.

“Komisi X mendorong Kemendikbudristek untuk memprioritaskan pembangunan jaringan internet, penyediaan perangkat digital, hingga pelatihan guru agar siap mengajar secara daring,” jelasnya.

Lalu yang berasal dari Dapil Nusa Tenggara Barat II menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, BUMN, swasta, dan masyarakat. Ia menyebut program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta kerjasama dengan penyedia layanan internet sebagai strategi penting dalam memperluas akses digital.

Tak hanya infrastruktur, kompetensi juga menjadi sorotan. Lalu menyatakan perlunya pelatihan intensif bagi guru, siswa, dan orang tua untuk memaksimalkan penggunaan teknologi.

“Pelatihan berbasis program PPG, Guru Penggerak, hingga pelatihan mandiri digital harus ditingkatkan agar semua pihak bisa beradaptasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen DPR dalam mengawasi efektivitas program Merdeka Belajar dan Platform Merdeka Mengajar, agar benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Diskusi ini juga dihadiri pengamat pendidikan Darmaningtyas dan Direktur Rumah Literasi 45, Andreas, yang memberikan perspektif kritis terhadap tantangan pemerataan pendidikan digital di Indonesia. ***

Peluang Tipis, Tekad Besar: Dua Laga Krusial Menanti Dewa United

0

DCNews, Jakarta – Jelang pekan ketujuh MPL ID S15, Dewa United Esports akan menghadapi dua laga krusial akan berjumpa dengan Geek Fam ID pada Jumat (9/5) dan Alter Ego pada Sabtu (10/5/2025).

Dua pertandingan ini sangat penting bagi Dewa United Esports untuk menjaga asa lolos ke babak playoffs, mengingat ketatnya persaingan di papan tengah klasemen. Hasil dari laga melawan Geek Fam ID dan Alter Ego akan menentukan kemampuan Anak Dewa bersaing dengan tim lain di papan tengah klasemen.

Saat ini, Dewa United Esports masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan raihan 4 poin kemenangan. Meski situasi ini cukup menantang, para pemain memilih untuk berfokus pada performa tim dan tidak terbebani oleh tekanan klasemen.

EXPlaner Dewa United, Muhammad Reza ‘Rezz’ Kurniawan, menegaskan bahwa tim tak ingin larut dalam bayang-bayang kekalahan sebelumnya. Menurutnya, prioritas saat ini adalah menampilkan performa terbaik dan bermain dengan penuh kepercayaan diri.

“Kami pengen coba tampilkan performa terbaik tanpa memikirkan kekalahan yang lalu. Fokus saja buat pertandingan selanjutnya,” tutur Rezz kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Lebih lanjut, Rezz mengatakan bahwa para pemain muda Dewa United Esports saat ini sudah tampil lebih percaya diri, tapi masih perlu lebih rapi dan disiplin.

“Sekarang mainnya udah lebih percaya diri dibandingkan sebelumnya. Tinggal nanti kalo bisa mainnya lebih rapi lagi dan harus lebih terstruktur,” sambung Rezz.

Sementara itu, jungler Dewa United, Reynaldo ‘Reyy’ Ferdinand, mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap berpikir jernih dalam situasi apa pun di dalam game. Menurutnya, ketenangan dan pengambilan keputusan yang tepat dapat menjadi kunci kemenangan.

“Wajib main disiplin seperti di scrimmage (untuk menang). Tetap harus berpikir jernih gimanapun kondisi di in-game, kalo ada gagal ya kita reset dan coba lagi,” tutur Reyy.

Dengan semangat positif yang dibangun dari dalam tim, Dewa United Esports siap menatap pekan ketujuh dengan optimisme tinggi. Pertandingan regular season Dewa United di MPL ID S15 digelar di MPL Arena, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Penggemar dapat menyaksikannya secara langsung dengan membeli tiket di website resmi MPL ID. Selain hadir langsung, penggemar juga dapat menyaksikan aksi seru Dewa United melalui siaran live-streaming di channel YouTube MPL Indonesia atau official streamer lainnya. Jangan lupa beri dukungan terbaikmu agar Anak Dewa mampu mengamankan poin penting. ***

AC Milan, Raja Comeback Serie A, Mengukir Rekor Eropa Oleh Redaksi | The Washington Post Indonesia

0

DCNews, Milan — Dalam sebuah musim yang dipenuhi drama dan tekanan, AC Milan menjelma sebagai tim dengan daya juang tertinggi di Serie A. Tak sekadar mengejar gelar, Rossoneri kini memimpin liga dalam satu aspek vital: mengumpulkan poin terbanyak setelah tertinggal.

Data terbaru sebagaimana dikutip DCNews, Rabu (8/5/2025) menunjukkan, Milan telah mengoleksi 19 poin dari situasi tertinggal—terbanyak di Italia musim ini. Mereka sukses membalikkan keadaan dalam delapan laga, termasuk saat menghadapi Torino, Cagliari, Lazio, dan Fiorentina untuk hasil imbang, serta kemenangan dramatis atas FC Como, Parma, Lecce, dan Genoa.

Dominasi ini menempatkan mereka di atas Bologna (18 poin) dan Atalanta (16 poin), sekaligus mengangkat posisi Milan ke jajaran elite Eropa. Hanya tiga klub yang mencatatkan statistik lebih baik: Atletico Madrid (23 poin), Liverpool (22), dan Manchester City (20).

Kemenangan terbaru atas Genoa, di mana Milan bangkit dan mencetak dua gol penentu, semakin mempertegas identitas mereka sebagai comeback kings Italia. Pelatih dan pemain kunci memuji mentalitas tim yang tak pernah menyerah meski dalam tekanan.

Konsistensi dalam membalikkan keadaan memberi sinyal kuat bahwa Milan bukan sekadar pesaing gelar domestik, tetapi juga kekuatan yang patut diperhitungkan di Eropa.

Dengan beberapa laga penting tersisa, kemampuan bangkit dari keterpurukan bisa menjadi senjata utama mereka dalam menuntaskan musim dengan trofi di tangan. ***

Regulasi Media Digital Didesak Mengikuti Laju Teknologi, Legislator MPR Soroti Pentingnya Adaptasi Kebijakan

0

DCNews, Jakarta – Pemerintah Indonesia didesak segera merumuskan kebijakan yang mampu mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi digital, terutama dalam industri media dan penyiaran. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menilai bahwa tanpa kerangka hukum yang adaptif, keberlangsungan media konvensional terancam tenggelam di tengah dominasi platform digital.

“Dibutuhkan mekanisme adaptasi yang tepat terhadap laju perkembangan teknologi, agar keberlanjutan media penyiaran tetap terjaga,” ujar Lestari dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Lestari, yang juga politisi Partai NasDem, menyebut revisi terhadap Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sebagai langkah mendesak. Menurutnya, regulasi yang ada sudah tak lagi relevan dalam menghadapi dinamika baru media digital—mulai dari model bisnis, distribusi konten, hingga perubahan perilaku audiens.

Ia menegaskan bahwa pembaruan kebijakan harus menyasar beberapa aspek kunci: penguatan lembaga penyiaran, perlindungan terhadap pekerja media, jaminan kebebasan pers dan berekspresi, serta upaya menciptakan keseimbangan ekosistem antara media digital dan penyiaran konvensional.

“Persaingan lintas platform, tekanan finansial, hingga perubahan pola konsumsi informasi harus direspons dengan solusi yang berbasis hukum dan pengembangan SDM,” tambahnya.

Lestari menekankan, pemerintah dan parlemen tidak boleh menunda upaya reformasi ini jika ingin menjaga keberlanjutan industri media yang kredibel dan berpihak pada kepentingan publik. ***

RUU KUHAP Dikaji Ulang, KMI Peringatkan Risiko Tumpang Tindih Kewenangan Penyidikan

0

DCNews, Jakarta — Di tengah pembahasan revisi besar-besaran terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau KUHAP, Kaukus Muda Indonesia (KMI) memperingatkan bahwa reformasi hukum yang tidak berbasis data empiris berisiko mengacaukan pembagian kewenangan antar lembaga penegak hukum.

Dalam pernyataan resminya yang diterima wartawan, Kamis (8/5/2025), Ketua KMI Edi Homaidi menegaskan bahwa fungsi penyidikan merupakan tahap teknis yang sangat menentukan dalam proses peradilan pidana.

Oleh karena itu, perubahan terhadap struktur kewenangan harus mempertimbangkan kapasitas kelembagaan dan efektivitas institusional yang telah berjalan.

“Penyidikan membutuhkan keahlian teknis, kesiapan SDM, serta infrastruktur operasional yang memadai. Jika tidak hati-hati, revisi justru bisa menimbulkan tumpang tindih kewenangan dan memperlemah penegakan hukum,” katanya.

Peringatan KMI muncul seiring pernyataan Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej yang menyebut sistem saat ini—dengan penyidik dari kepolisian dan penuntut umum dari kejaksaan—masih berjalan dengan baik. Ia menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan Detik.com pada 6 Mei 2024.

Pandangan serupa juga muncul dalam studi Jurnal Hukum dan Pembangunan (Universitas Indonesia, 2021) yang mencatat bahwa fragmentasi fungsi penyidikan dapat menyebabkan disharmoni kelembagaan apabila tidak didukung arsitektur koordinasi yang solid.

Lebih lanjut, Edi Homaidi menyatakan tidak menolak perubahan, namun menekankan bahwa reformasi hukum pidana harus dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan kajian mendalam, bukan dorongan sektoral atau idealisme kelembagaan semata.

“Menjaga peran Polri sebagai penyidik utama tetap menjadi opsi yang masuk akal secara teknis dan historis, tentu dengan penguatan mekanisme pengawasan dan akuntabilitas,” ujarnya lagi.

RUU KUHAP saat ini masih dalam proses pembahasan di DPR. KMI menyatakan akan terus mengawal proses legislasi ini agar tidak menyimpang dari semangat reformasi hukum yang adil, terukur, dan menjaga efektivitas lembaga yang telah terbukti bekerja. ***