Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Galeri24 dan UBS Kompak Menguat

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan di Pegadaian kembali bergerak naik pada perdagangan Rabu (14/1/2026). Berdasarkan data resmi dari laman Sahabat Pegadaian, dua produk emas populer—Galeri24 dan UBS—sama-sama mencatatkan kenaikan harga dibandingkan posisi sehari sebelumnya, mencerminkan sentimen positif di pasar logam mulia domestik.

Harga emas Galeri24 tercatat naik Rp15.000 menjadi Rp2.676.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.661.000 per gram. Sementara itu, emas UBS turut menguat Rp11.000, dari Rp2.716.000 menjadi Rp2.727.000 per gram.

Kenaikan ini berlaku merata pada hampir seluruh ukuran emas batangan yang diperdagangkan Pegadaian. Emas Galeri24 tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), sedangkan emas UBS dipasarkan dengan pilihan ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

Berikut rincian harga emas di Pegadaian per Rabu (14/1/2026):

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.404.000
  • 1 gram: Rp2.676.000
  • 2 gram: Rp5.271.000
  • 5 gram: Rp13.079.000
  • 10 gram: Rp26.089.000
  • 25 gram: Rp65.061.000
  • 50 gram: Rp130.020.000
  • 100 gram: Rp259.911.000
  • 250 gram: Rp648.182.000
  • 500 gram: Rp1.296.362.000
  • 1.000 gram: Rp2.592.723.000

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp1.474.000
  • 1 gram: Rp2.727.000
  • 2 gram: Rp5.411.000
  • 5 gram: Rp13.373.000
  • 10 gram: Rp26.605.000
  • 25 gram: Rp66.382.000
  • 50 gram: Rp132.491.000
  • 100 gram: Rp264.878.000
  • 250 gram: Rp661.999.000
  • 500 gram: Rp1.322.443.000
Analisis Pasar: Stabilitas Rupiah. Turut Menopang Kenaikan Harga 

Penguatan harga emas di Pegadaian sejalan dengan tren global yang masih dipengaruhi ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat serta meningkatnya permintaan aset lindung nilai (safe haven). Di dalam negeri, stabilitas nilai tukar rupiah dan minat investor ritel terhadap emas fisik turut menopang kenaikan harga.

Dalam jangka pendek, pergerakan emas diperkirakan tetap volatil, namun cenderung menguat selama sentimen global masih dibayangi risiko geopolitik dan ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Modus Baru Debt Collector: Pesan Ambulans Fiktif untuk Tagih Utang, Sopir di Jakarta Jadi Korban

DCNews, Jakarta — Panggilan darurat yang seharusnya menyelamatkan nyawa justru...

Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswa FH UI, Habiburokhman: Jangan Berhenti di Forum Kampus

DCNews, Jakarta — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman...

Kenaikan Tiket Pesawat Diusulkan 9–13 Persen, DPR Minta Pemerintah Lindungi Masyarakat Kepulauan

DCNews, Jakarta — Rencana kenaikan tarif tiket pesawat domestik...

Bahaya Pinjol dan Judi Online bagi Gen Z, Literasi Finansial Jadi Kunci

Oleh: Asep Dahlan (Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant) Di...