DCNews, Jakarta – Pergerakan harga emas di Indonesia kembali menunjukkan dinamika berbeda antarproduk pada perdagangan Kamis pagi, ketika emas Antam mengalami penurunan sementara UBS dan Galeri24 bertahan stabil. Kondisi ini mencerminkan sikap pasar yang masih menunggu arah baru setelah gejolak harga emas global dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data di laman Sahabat Pegadaian yang dikutip Kamis (14/5/2026) pukul 07.39 WIB, harga emas Antam turun menjadi Rp2.939.000 per gram dari sebelumnya Rp2.960.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS tetap berada di level Rp2.887.000 per gram dan Galeri24 stabil di Rp2.836.000 per gram.
Penurunan harga Antam terjadi di tengah fluktuasi pasar global yang dipengaruhi penguatan dolar AS serta sikap investor terhadap potensi perubahan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat. Meski demikian, permintaan emas fisik domestik dinilai masih cukup kuat, terutama dari investor ritel yang memanfaatkan koreksi harga untuk akumulasi aset lindung nilai.
Di Pegadaian, emas Galeri24 dipasarkan mulai ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram. Sementara emas UBS tersedia dari 0,5 gram sampai 500 gram, dan emas Antam ditampilkan untuk ukuran 0,5 gram hingga 100 gram.
Berikut rincian harga emas di Pegadaian per Kamis pagi:
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.488.000
- 1 gram: Rp2.836.000
- 2 gram: Rp5.603.000
- 5 gram: Rp13.906.000
- 10 gram: Rp27.736.000
- 25 gram: Rp68.968.000
- 50 gram: Rp137.826.000
- 100 gram: Rp275.516.000
- 250 gram: Rp687.099.000
- 500 gram: Rp1.374.196.000
- 1.000 gram: Rp2.748.391.000
Harga Emas Antam
- 0,5 gram: Rp1.522.000
- 1 gram: Rp2.939.000
- 2 gram: Rp5.815.000
- 3 gram: Rp8.697.000
- 5 gram: Rp14.459.000
- 10 gram: Rp28.861.000
- 25 gram: Rp72.023.000
- 50 gram: Rp143.964.000
- 100 gram: Rp287.846.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.561.000
- 1 gram: Rp2.887.000
- 2 gram: Rp5.729.000
- 5 gram: Rp14.156.000
- 10 gram: Rp28.163.000
- 25 gram: Rp70.270.000
- 50 gram: Rp140.251.000
- 100 gram: Rp280.392.000
- 250 gram: Rp700.775.000
- 500 gram: Rp1.399.903.000
Analisis Dahlan Consultant: Pasar Masih dalam Fase Konsolidasi
Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai pergerakan harga emas saat ini menunjukkan pasar masih berada dalam fase konsolidasi setelah reli panjang sepanjang awal tahun. Menurut dia, koreksi pada emas Antam belum mencerminkan perubahan tren jangka panjang.
“Investor cenderung tetap menjadikan emas sebagai instrumen safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global. Penurunan harga seperti saat ini justru sering dimanfaatkan untuk strategi akumulasi bertahap, terutama oleh investor jangka menengah dan panjang,” kata Asep.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya terpaku pada kenaikan harga harian, melainkan mempertimbangkan tujuan investasi, likuiditas, dan kemampuan finansial sebelum membeli emas fisik. ***

