DCNews, Johannesburg – Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) mewakili Indonesia dalam forum J20 Summit yang digelar di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 2–5 September 2025. Delegasi dipimpin Hakim Konstitusi Arsul Sani, yang turut menjadi pembicara utama dalam sesi bertema Climate Change Justice through Judicial Collaboration.
J20 Summit merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KTT G20 2025 dengan tema besar “Justice in a Time of Change: Independence, Innovation and Co-operation”. Forum ini mempertemukan ketua mahkamah konstitusi dan mahkamah agung dari negara-negara G20 untuk membahas tantangan global terhadap independensi peradilan, penggunaan kecerdasan buatan (AI), hingga isu perubahan iklim.
Dalam paparannya, Arsul menekankan bahwa Indonesia juga menghadapi dampak serius perubahan iklim, mulai dari kenaikan suhu udara hingga ancaman naiknya permukaan laut. Ia menegaskan perlunya kolaborasi lintas negara dan lembaga peradilan untuk memastikan keadilan iklim dapat terwujud secara adil, terutama bagi kelompok rentan.
“Kolaborasi yudisial menjadi suatu keniscayaan. J20 Summit di Johannesburg kali ini dapat menjadi tonggak bersejarah dalam mendorong kerja sama peradilan global untuk memajukan keadilan iklim demi kepentingan generasi masa kini dan mendatang,” ujar Arsul dalam pernyataannya.
Selain membahas isu iklim, forum J20 juga menyoroti topik penting lain, antara lain perlindungan independensi peradilan dari intervensi politik, pemanfaatan AI yang seimbang dengan hak asasi manusia, serta kerja sama lintas batas dalam memerangi kejahatan siber.
Kehadiran MKRI dalam J20 diharapkan memberi manfaat bagi penguatan lembaga peradilan di Indonesia melalui dialog global yang dapat diadopsi dalam praktik hukum nasional. ***

