DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang diperdagangkan melalui Pegadaian terpantau stabil pada perdagangan Senin pagi (9/2/2026). Berdasarkan data resmi laman Sahabat Pegadaian yang diakses pukul 07.54 WIB, harga emas UBS bertahan di level Rp2.972.000 per gram, sementara Galeri24 tetap dipatok Rp2.958.000 per gram, tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya.
Stabilnya harga emas Pegadaian mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar di tengah belum adanya katalis global baru yang signifikan. Pergerakan harga hari ini masih sejalan dengan penutupan perdagangan emas akhir pekan lalu.
Pegadaian mencatat, harga jual emas UBS dan Galeri24 dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan penyesuaian internal. Untuk produk Galeri24, emas tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Sementara emas UBS dipasarkan dalam rentang 0,5 gram hingga 500 gram.
Adapun harga emas Antam yang dijual melalui laman resmi Logam Mulia belum diperbarui pada pagi hari dan umumnya baru ditayangkan setelah pukul 08.30 WIB.
Berikut daftar harga emas Pegadaian per Senin pagi:
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.551.000
- 1 gram: Rp2.958.000
- 2 gram: Rp5.843.000
- 5 gram: Rp14.501.000
- 10 gram: Rp28.925.000
- 25 gram: Rp71.924.000
- 50 gram: Rp143.734.000
- 100 gram: Rp287.325.000
- 250 gram: Rp716.549.000
- 500 gram: Rp1.433.097.000
- 1.000 gram: Rp2.866.194.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.607.000
- 1 gram: Rp2.972.000
- 2 gram: Rp5.897.000
- 5 gram: Rp14.572.000
- 10 gram: Rp28.991.000
- 25 gram: Rp72.333.000
- 50 gram: Rp144.369.000
- 100 gram: Rp286.623.000
- 250 gram: Rp721.345.000
- 500 gram: Rp1.440.997.000
Analisis Pasar: Stabilnya Harga Emas, Cerminan Keseimbangan
Stabilnya harga emas domestik hari ini mencerminkan keseimbangan antara permintaan aset lindung nilai dan tekanan dari ekspektasi suku bunga global yang masih tinggi. Investor cenderung menahan posisi sambil menunggu arah kebijakan bank sentral utama serta perkembangan geopolitik dan ekonomi global.
Dalam jangka pendek, harga emas diperkirakan bergerak sideways dengan volatilitas terbatas, namun tetap diminati sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian pasar keuangan. ***

