Harga Emas Turun Serempak, Galeri24 dan UBS Terkoreksi hingga Rp39.000 per Gram

Date:

DCNews, Jakarta Pasar logam mulia kembali melemah pada Rabu (19/11/2025), dengan dua produk emas ritel populer—Galeri24 dan UBS—kompak mencatat koreksi harga. Penurunan mencapai puluhan ribu rupiah per gram, menambah keraguan investor ritel di tengah gejolak ekonomi global yang masih belum stabil.

Menurut data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 turun dari Rp2.418.000 menjadi Rp2.383.000 per gram. Produk emas UBS turut terkoreksi dari Rp2.422.000 menjadi Rp2.385.000 per gram.

Emas Galeri24 tersedia dalam varian 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), sedangkan emas UBS dijual mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram.

Harga Emas UBS Terbaru:

  • 0,5 gram: Rp1.289.000
  • 1 gram: Rp2.385.000
  • 2 gram: Rp4.733.000
  • 5 gram: Rp11.695.000
  • 10 gram: Rp23.267.000
  • 25 gram: Rp58.052.000
  • 50 gram: Rp115.865.000
  • 100 gram: Rp231.640.000
  • 250 gram: Rp578.930.000
  • 500 gram: Rp1.156.499.000

Analisis Pasar

Analisis pasar menyebut bahwa penurunan harga emas hari ini selaras dengan tren koreksi global yang dipicu beberapa faktor makro:

1. Penguatan Dolar AS

Indeks dolar yang bergerak menguat dalam sepekan terakhir memberi tekanan baru pada aset-aset safe haven, termasuk emas. Investor global cenderung mempertahankan likuiditas pada dolar di tengah ketidakpastian kebijakan fiskal di AS.

2. Ekspektasi Kebijakan The Fed

Pasar mengantisipasi sinyal lanjutan dari Federal Reserve terkait tempo penurunan suku bunga. Ekspektasi bahwa pelonggaran moneter tidak terjadi secepat sebelumnya memperkuat yield obligasi AS, sehingga menekan harga emas dunia.

3. Permintaan Domestik Melambat

Di pasar Indonesia, permintaan emas ritel sejak kuartal III 2025 tercatat menurun karena konsumsi rumah tangga masih tertahan. Investor ritel cenderung menahan pembelian sambil menunggu harga lebih stabil.

4. Sentimen Risiko Global

Geopolitik di Timur Tengah dan perlambatan ekonomi Tiongkok masih menjadi faktor pembentuk volatilitas. Namun, belum cukup kuat untuk mengangkat harga emas, yang belakangan lebih dipengaruhi kekuatan dolar dan kebijakan bank sentral.

Apa Artinya Bagi Investor?

  • Peluang akumulasi: Penurunan harga memberikan peluang bagi investor jangka panjang untuk menambah kepemilikan.
  • Waspadai volatilitas: Harga emas diprediksi tetap fluktuatif hingga akhir tahun.
  • Pantau kebijakan The Fed: Keputusan suku bunga berikutnya akan sangat menentukan arah harga emas global. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

KPK Periksa Dua Pejabat BI dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR dan PSBI 2020–2023

DCNews, Jakarta — Upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan dana...

BTN Dorong Akses Data SLIK Lebih Detail, Soroti Debitur dengan Puluhan Pinjaman Macet

DCNews, Jakarta - Di tengah upaya pemerintah memperluas akses...

Market Brief Hari Ini: Emas Tetap Kuat, Minyak Naik, Saham Teknologi Cetak Rekor Baru

DCNews, Jakarta – Pasar keuangan global hari ini (Kamis,...

Ancaman PHK Massal di Pulau Jawa Capai 9.000 Pekerja, Efek Domino Konflik Global dan Lesunya Industri

DCNews, Jakarta — Gelombang ketidakpastian ekonomi global mulai terasa...