DCNews, Jakarta — Harga emas di Pegadaian kembali menguat pada perdagangan Rabu (20/5/2026), mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan. Kenaikan terjadi pada seluruh produk logam mulia yang dipasarkan melalui layanan Sahabat Pegadaian, mulai dari Antam, UBS, hingga Galeri24.
Berdasarkan data yang dikutip pada pukul 07.38 WIB, harga emas Antam tercatat naik menjadi Rp2.887.000 per gram. Sementara emas UBS diperdagangkan di level Rp2.845.000 per gram dan Galeri24 menyentuh Rp2.782.000 per gram. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.
Jika dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya, seluruh produk emas mengalami kenaikan. Pada Selasa (19/5/2026), harga emas UBS berada di Rp2.788.000 per gram, Antam Rp2.861.000 per gram, dan Galeri24 Rp2.756.000 per gram.
Pegadaian menyediakan emas Galeri24 mulai ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram. Sementara UBS tersedia dari 0,5 gram sampai 500 gram, dan emas Antam dipasarkan mulai 0,5 gram hingga 100 gram.
Berikut rincian harga emas Pegadaian terbaru:
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.460.000
- 1 gram: Rp2.782.000
- 2 gram: Rp5.499.000
- 5 gram: Rp13.644.000
- 10 gram: Rp27.216.000
- 25 gram: Rp67.674.000
- 50 gram: Rp135.242.000
- 100 gram: Rp270.349.000
- 250 gram: Rp674.214.000
- 500 gram: Rp1.348.427.000
- 1.000 gram: Rp2.696.852.000
Harga Emas Antam
- 0,5 gram: Rp1.496.000
- 1 gram: Rp2.887.000
- 2 gram: Rp5.712.000
- 3 gram: Rp8.541.000
- 5 gram: Rp14.201.000
- 10 gram: Rp28.344.000
- 25 gram: Rp70.729.000
- 50 gram: Rp141.376.000
- 100 gram: Rp282.671.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.538.000
- 1 gram: Rp2.845.000
- 2 gram: Rp5.645.000
- 5 gram: Rp13.949.000
- 10 gram: Rp27.749.000
- 25 gram: Rp69.237.000
- 50 gram: Rp138.191.000
- 100 gram: Rp276.273.000
- 250 gram: Rp690.477.000
- 500 gram: Rp1.379.334.000
Analisis Dahlan Consultant: Kenaikan Harga Emas Jadi Sinyal Investor Cari Aset Aman
Sementara itu, harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia biasanya diperbarui setelah pukul 08.30 WIB mengikuti perkembangan harga emas global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, yang akrab disapa Kang Dahlan, menilai tren kenaikan harga emas saat ini menunjukkan bahwa investor masih menjadikan logam mulia sebagai instrumen penyimpan nilai yang relatif aman di tengah volatilitas pasar. Menurutnya, emas tetap menarik untuk investasi jangka panjang, terutama bagi masyarakat yang ingin menjaga daya beli asetnya dari tekanan inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.
“Ketika pasar saham dan nilai tukar bergerak fluktuatif, investor cenderung mengalihkan dana ke emas karena dianggap lebih stabil. Namun masyarakat juga perlu bijak membeli emas, jangan hanya ikut tren sesaat, melainkan disesuaikan dengan tujuan keuangan dan kemampuan finansial,” ujar Kang Dahlan. ***

