Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Turun Tipis, UBS dan Galeri24 Stabil

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas di platform Sahabat Pegadaian pada Minggu (3/5/2026) pagi menunjukkan pergerakan terbatas. Emas Antam tercatat melemah tipis, sementara dua produk lain—UBS dan Galeri24—bertahan stabil, mencerminkan fase konsolidasi pasar logam mulia domestik.

Berdasarkan data per pukul 06.48 WIB, harga emas Antam turun menjadi Rp2.908.000 per gram dari posisi sehari sebelumnya Rp2.911.000 per gram. Sementara itu, emas UBS tetap di level Rp2.802.000 per gram dan Galeri24 stabil di Rp2.788.000 per gram.

Pergerakan ini menunjukkan kecenderungan pasar yang relatif stagnan dalam jangka pendek, di tengah dinamika global yang masih membayangi harga emas, termasuk pergerakan dolar AS dan ekspektasi suku bunga.

Pada perdagangan Sabtu (2/5), harga ketiga produk tersebut tercatat masing-masing: UBS Rp2.802.000, Antam Rp2.911.000, dan Galeri24 Rp2.788.000 per gram.

Dari sisi variasi produk, Pegadaian menawarkan emas Galeri24 dalam rentang kuantitas paling luas, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram, sementara Antam ditampilkan dari 0,5 gram hingga 100 gram.

Rincian harga emas:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.462.000
  • 1 gram: Rp2.788.000
  • 2 gram: Rp5.509.000
  • 5 gram: Rp13.671.000
  • 10 gram: Rp27.270.000
  • 25 gram: Rp67.806.000
  • 50 gram: Rp135.505.000
  • 100 gram: Rp270.877.000
  • 250 gram: Rp675.529.000
  • 500 gram: Rp1.351.056.000
  • 1.000 gram: Rp2.702.112.000

Antam

  • 0,5 gram: Rp1.506.000
  • 1 gram: Rp2.908.000
  • 2 gram: Rp5.754.000
  • 3 gram: Rp8.604.000
  • 5 gram: Rp14.306.000
  • 10 gram: Rp28.554.000
  • 25 gram: Rp71.253.000
  • 50 gram: Rp142.423.000
  • 100 gram: Rp284.765.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp1.514.000
  • 1 gram: Rp2.802.000
  • 2 gram: Rp5.559.000
  • 5 gram: Rp13.738.000
  • 10 gram: Rp27.331.000
  • 25 gram: Rp68.192.000
  • 50 gram: Rp136.104.000
  • 100 gram: Rp272.100.000
  • 250 gram: Rp680.050.000
  • 500 gram: Rp1.358.503.000
Analisis Dahlan Consultant: Investor dalam Fase Wait and See

Di tengah pergerakan yang cenderung datar ini, konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan—yang akrab disapa Kang Dahlan—menilai kondisi tersebut mencerminkan fase “wait and see” investor. Ia menyebut emas masih menjadi instrumen lindung nilai yang kuat, namun dalam jangka pendek pergerakannya akan sangat dipengaruhi sentimen global.

“Investor ritel sebaiknya tidak hanya terpaku pada harga harian. Strategi akumulasi bertahap (dollar cost averaging) justru lebih relevan dalam kondisi pasar seperti ini,” ujar Kang Dahlan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Terlilit Pinjol, Mahasiswi Unair Akui Gunakan Dana KIP-K dan Bidikmisi Rp103 Juta

DCNews, Surabaya — Seorang mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) berinisial YIP...

Rampok Rp76 Juta Akibat Terjerat Pinjol, Pria di Pelalawan Tusuk Karyawan Perusahaan 27 Kali

DCNews, Pelalawan — Tekanan utang pinjaman online dan kebiasaan berjudi...

Literasi Keuangan Pelajar dan Mahasiswa Naik pada 2025, OJK Sulselbar Perluas Edukasi hingga Daerah

DCNews, Makassar — Tingkat pemahaman keuangan di kalangan pelajar dan...

Aksi Damai di Jakarta, Ribuan Petani dan Pedagang Apresiasi Program Prabowo

DCNews, Jakarta — Ribuan massa dari berbagai organisasi masyarakat menggelar...