DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang diperdagangkan di platform Sahabat Pegadaian kompak mengalami penurunan pada perdagangan Selasa pagi (19/5/2026). Penurunan terjadi pada tiga produk logam mulia utama, yakni Galeri24, UBS, dan Antam, seiring pergerakan pasar emas global yang masih dibayangi penguatan dolar Amerika Serikat dan dinamika suku bunga acuan.
Berdasarkan pantauan pukul 06.03 WIB, harga emas Antam turun menjadi Rp2.861.000 per gram dari sebelumnya Rp2.866.000. Sementara emas UBS terkoreksi menjadi Rp2.788.000 dari Rp2.793.000 per gram. Adapun emas Galeri24 turun menjadi Rp2.756.000 dari posisi sehari sebelumnya Rp2.764.000 per gram.
Penurunan harga tersebut membuat sebagian investor memilih menahan transaksi sambil menunggu arah pasar dalam beberapa hari ke depan. Meski terkoreksi, emas masih dianggap sebagai instrumen lindung nilai yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Di Pegadaian, emas Galeri24 tersedia mulai ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram. Emas UBS dijual mulai 0,5 gram sampai 500 gram, sedangkan emas Antam tersedia dari ukuran 0,5 gram hingga 100 gram.
Berikut rincian harga emas di Sahabat Pegadaian per Selasa (19/5/2026):
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.446.000
- 1 gram: Rp2.756.000
- 2 gram: Rp5.444.000
- 5 gram: Rp13.511.000
- 10 gram: Rp26.951.000
- 25 gram: Rp67.015.000
- 50 gram: Rp133.923.000
- 100 gram: Rp267.714.000
- 250 gram: Rp667.640.000
- 500 gram: Rp1.335.279.000
- 1.000 gram: Rp2.670.557.000
Harga Emas Antam
- 0,5 gram: Rp1.483.000
- 1 gram: Rp2.861.000
- 2 gram: Rp5.660.000
- 3 gram: Rp8.464.000
- 5 gram: Rp14.071.000
- 10 gram: Rp28.085.000
- 25 gram: Rp70.082.000
- 50 gram: Rp140.083.000
- 100 gram: Rp280.084.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.507.000
- 1 gram: Rp2.788.000
- 2 gram: Rp5.533.000
- 5 gram: Rp13.673.000
- 10 gram: Rp27.203.000
- 25 gram: Rp67.873.000
- 50 gram: Rp135.467.000
- 100 gram: Rp270.827.000
- 250 gram: Rp676.866.000
- 500 gram: Rp1.352.144.000
Analisis Dahlan Consultant: Koreksi Harga Masih Tergolong Wajar
Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai koreksi harga emas saat ini masih tergolong wajar dan menjadi bagian dari dinamika pasar global. Menurut pria yang akrab disapa Kang Dahlan itu, investor ritel tidak perlu panik menghadapi penurunan jangka pendek karena emas tetap memiliki nilai strategis sebagai aset lindung nilai.
“Fluktuasi harga emas merupakan hal normal. Yang terpenting bagi masyarakat adalah memahami tujuan investasinya, apakah untuk jangka pendek, dana darurat, atau proteksi kekayaan jangka panjang. Dalam kondisi ekonomi global yang belum stabil, emas masih relevan sebagai instrumen penyimpan nilai,” ujar Kang Dahlan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli emas menggunakan dana kebutuhan pokok maupun dana hasil pinjaman. Menurutnya, investasi sehat harus dilakukan dengan perencanaan keuangan yang matang agar tidak menimbulkan tekanan finansial di kemudian hari. ***

