DCNews, Bandung — Di tengah berakhirnya masa libur panjang Lebaran, arus kendaraan dari wilayah selatan Jawa Barat mulai memadati jalur utama menuju Kota Bandung. Namun, lalu lintas di kawasan Nagreg pada Minggu (29/3/2026) pagi terpantau tetap bergerak meski volume kendaraan meningkat signifikan.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, sebanyak 26.660 kendaraan tercatat melintas dari arah Garut menuju Bandung dalam rentang waktu pukul 00.00 hingga 08.00 WIB. Lonjakan ini mencerminkan dimulainya puncak arus balik gelombang kedua yang diperkirakan terjadi hari ini.
Pantauan di lapangan menunjukkan dominasi kendaraan pribadi, bus antarkota, serta sepeda motor yang memenuhi jalur Nagreg. Tingginya mobilitas pemudik yang kembali ke kota asal membuat arus kendaraan cenderung padat, terutama pada pagi hari.
Dinas Perhubungan mencatat sekitar 62 persen kendaraan yang melintas merupakan sepeda motor, baik saat arus mudik maupun arus balik. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika lalu lintas, mengingat sepeda motor memiliki karakter pergerakan yang berbeda dibanding kendaraan roda empat.
Kepadatan sempat terjadi di sejumlah titik, khususnya akibat penyempitan jalur menuju Cileunyi. Meski demikian, perlambatan arus berhasil diurai melalui pengaturan lalu lintas oleh petugas gabungan dari kepolisian dan dinas perhubungan yang bersiaga di lapangan.
Petugas dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat bersama Polresta Bandung terus melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan kemacetan. Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) secara situasional disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik.
Sebelumnya, puncak arus balik gelombang pertama di kawasan Nagreg tercatat terjadi pada Selasa (24/3/2026), dengan total 149.030 kendaraan mengarah ke Bandung dan wilayah Jabodetabek.
Dengan hari ini menjadi penutup masa libur panjang Lebaran 2026, kepadatan diperkirakan masih akan terjadi hingga malam hari. Petugas mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan di lapangan guna memastikan perjalanan tetap aman dan lancar. ***

