Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Galeri24 dan UBS Tembus Rp3 Juta per Gram, Ini Rinciannya

Date:

DCNews, Jakarta – Harga emas batangan yang dipasarkan melalui Pegadaian kembali diperbarui pada Rabu (18/3/2026), dengan produk Galeri24 dan UBS sama-sama bertahan di kisaran Rp3 juta per gram—mencerminkan tren stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berdasarkan data resmi dari platform Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 untuk pecahan 1 gram tercatat sebesar Rp3.001.000. Sementara itu, emas produksi UBS diperdagangkan sedikit lebih tinggi, yakni Rp3.015.000 per gram.

Pergerakan harga ini menunjukkan kecenderungan stagnan dibandingkan hari sebelumnya, meski pasar global masih dibayangi fluktuasi nilai tukar dan ekspektasi kebijakan suku bunga.

Berikut rincian harga emas hari ini:

Galeri24
  • 0,5 gram: Rp1.574.000
  • 1 gram: Rp3.001.000
  • 2 gram: Rp5.929.000
  • 5 gram: Rp14.714.000
  • 10 gram: Rp29.350.000
  • 25 gram: Rp72.979.000
  • 50 gram: Rp145.844.000
  • 100 gram: Rp291.543.000
  • 250 gram: Rp727.068.000
  • 500 gram: Rp1.454.134.000
  • 1.000 gram: Rp2.908.267.000
UBS
  • 0,5 gram: Rp1.630.000
  • 1 gram: Rp3.015.000
  • 2 gram: Rp5.983.000
  • 5 gram: Rp14.786.000
  • 10 gram: Rp29.416.000
  • 25 gram: Rp73.395.000
  • 50 gram: Rp146.487.000
  • 100 gram: Rp292.860.000
  • 250 gram: Rp731.934.000
  • 500 gram: Rp1.462.149.000

Selisih harga antara Galeri24 dan UBS masih terlihat tipis, namun konsisten, dengan UBS cenderung lebih mahal di hampir semua ukuran.

Analisis Pasar (Outlook Akhir 2026):

Memasuki paruh pertama 2026, harga emas global masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral utama seperti Federal Reserve serta ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan.

Jika tren suku bunga mulai melandai pada semester kedua, emas berpotensi kembali menguat karena meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven). Di sisi lain, penguatan dolar AS bisa menjadi faktor penekan harga dalam jangka pendek.

Untuk pasar domestik, permintaan emas biasanya meningkat menjelang akhir tahun, terutama saat momentum hari raya dan musim pernikahan. Kondisi ini berpotensi mendorong harga emas di Indonesia tetap berada dalam tren naik moderat hingga akhir 2026, dengan kisaran fluktuasi yang masih dipengaruhi dinamika global.

Bagi investor ritel, kondisi saat ini dinilai sebagai fase konsolidasi—di mana strategi akumulasi bertahap (averaging) menjadi pendekatan yang lebih aman dibandingkan spekulasi jangka pendek. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Habib Aboe Bakar Silaturahmi dengan 18 Ulama di Madura

DCNews, Madura — Polemik yang sempat berkembang antara anggota...

Fakta Baru Pembunuhan di Lampung Selatan, Ternyata Pelaku Terjerat Pinjol dan Judi Online

DCNews, Lampung Selatan — Suara teriakan minta tolong yang...

Posisi Strategis Sekretaris Kabinet

Oleh: Fahri Hamzah (Wakil Menteri PKP, juga Wakil Ketua...

Akses Diskusi DPR Disebut Tertutup, TB Hasanuddin Soroti Minimnya Kehadiran Menhan dan Menlu

DCNews, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI dari...