Saat Cek Kesiapan Opersi Ketupat, Wakapolda Metro Jaya Temukan Aksi Debt Collector Liar di Bandara Soetta Jelang Mudik Lebaran 2026

Date:

DCNews, Tangerang — Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, aparat kepolisian menemukan indikasi gangguan keamanan di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, termasuk praktik debt collector liar di area parkir. Temuan ini muncul saat pengecekan kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang dilakukan jajaran Polda Metro Jaya.

Dalam inspeksi yang dilakukan Selasa (17/3/2026), Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengungkapkan bahwa aksi yang dikenal sebagai “mata elang” masih terjadi dan menjadi perhatian serius aparat.

“Tadi disampaikan oleh kapospam, masih terjadi aksi mata elang di parkiran dan sudah dilakukan upaya pencegahan,” ujar Dekananto di Terminal 3 Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.

Selain potensi gangguan keamanan, kepolisian juga menyoroti aspek kelancaran mobilitas penumpang menuju bandara. Pengamanan, kata Dekananto, tidak hanya difokuskan di dalam area terminal, tetapi juga mencakup jalur akses dari permukiman hingga ke bandara.

Menurut dia, pemantauan arus lalu lintas menjadi krusial agar calon penumpang tidak mengalami keterlambatan akibat kemacetan. “Ini momen setahun sekali, sehingga harus kita layani dengan baik,” katanya.

Di sisi lain, Dekananto mengimbau maskapai penerbangan untuk meminimalkan keterlambatan selama periode mudik. Ia menekankan pentingnya transparansi informasi kepada penumpang jika terjadi penundaan.

“Kalaupun terjadi delay, saya minta diberikan kepastian informasi agar masyarakat tidak panik, karena ini momen mereka bertemu keluarga,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Dekananto turut meninjau Pos Siaga Idul Fitri di Terminal 3 serta menerima paparan dari pengelola bandara terkait lonjakan jumlah penumpang menjelang Lebaran. Ia didampingi oleh Wakil Direktur Utama InJourney Airports (PT Angkasa Pura Indonesia), Achmad Syahir, dan General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi.

Pihak kepolisian memastikan kesiapan personel gabungan yang terdiri dari TNI, kepolisian, petugas bandara, serta instansi terkait lainnya untuk mengamankan arus mudik. Pengamanan akan difokuskan pada titik-titik rawan, baik di dalam area bandara maupun pada akses keluar-masuk penumpang.

“Seluruh personel sudah disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan potensi gangguan keamanan selama periode mudik Lebaran,” kata Dekananto.

Selain menjaga keamanan, petugas juga disiagakan untuk memberikan layanan kepada penumpang, termasuk penyediaan informasi dan penanganan kendala di lapangan.

Dekananto menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 berjalan optimal. “Sinergi antarinstansi sangat penting agar masyarakat dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” ujarnya. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Literasi Keuangan Rendah, Kang Dahlan Sebut Jasa Pendampingan Masih Dibutuhkan Masyarakat

DCNews, Jakarta — Stigma negatif yang belakangan melekat pada jasa...

DPR, BI, dan Kemenkeu Satukan Langkah Jaga Rupiah dan Pertumbuhan Ekonomi

DCNews, Jakarta — Pemerintah, Bank Indonesia, dan Dewan Perwakilan...

OJK Panggil Pemegang Saham KoinWorks Usai Tiga Petinggi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Penyaluran Kredit

DCNews, Jakarta — Kasus dugaan korupsi penyaluran kredit yang menyeret...

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Melonjak di Pegadaian Hari Ini, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang diperdagangkan melalui...