Fitur Kantong Bersama Bank Jago Melonjak 87% pada 2025, Didominasi Gen Z dan Milenial

Date:

DCNews, Jakarta — Di tengah perubahan cara generasi muda mengelola keuangan secara kolektif dan digital, PT Bank Jago Tbk. (ARTO) mencatat lonjakan signifikan pada fitur Kantong Bersama di Aplikasi Jago dan Jago Syariah. Hingga Desember 2025, jumlah Kantong Bersama yang dibuat pengguna tumbuh 87 persen secara tahunan (year on year/YoY), mencerminkan pergeseran perilaku finansial menuju model kolaboratif yang lebih terencana.

Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh generasi Z dan milenial, kelompok usia yang semakin mengandalkan teknologi finansial untuk mengatur kebutuhan bersama, mulai dari dana darurat hingga pengeluaran rumah tangga. Bank Jago mencatat, 85 persen pengguna Kantong Bersama berasal dari rentang usia 20–34 tahun.

“Menariknya, mayoritas pengguna Kantong Bersama adalah gen Z dan milenial. Kalau kita lihat, proporsinya mencapai sekitar 85 persen,” ujar Head of Customer Research & Experience Bank Jago, Fikri Tegar Devaas Sulistiyaji, dikutip dari DCNews, Jumat (30/1/2026).

Secara rinci, 25 persen pengguna berusia 20–24 tahun, 41 persen berusia 25–29 tahun, dan 20 persen berada pada rentang usia 30–34 tahun. Devaas menilai, penggunaan Kantong Bersama kini tidak lagi bersifat spontan, melainkan semakin matang dan terstruktur, terlihat dari penamaan kantong yang spesifik serta tujuan yang jelas, seperti dana darurat, kebutuhan harian, hingga pengelolaan rumah tangga.

Salah satu kategori Kantong Bersama yang mencatatkan pertumbuhan menonjol adalah Kantong Arisan, yang secara konsisten masuk dalam lima besar jenis Kantong paling populer. Fitur ini dirancang untuk mendigitalisasi praktik arisan tradisional melalui sistem iuran terjadwal dan mekanisme kocok otomatis, di mana dana hanya dapat dicairkan oleh pemenang sesuai giliran.

Menurut Devaas, Kantong Arisan tidak hanya dimanfaatkan oleh kelompok kecil, tetapi juga oleh komunitas yang lebih luas. Penggunanya berasal dari beragam latar, mulai dari keluarga, ibu rumah tangga, komunitas alumni, hingga kelompok pekerja. Hal ini menunjukkan bahwa fitur tersebut berfungsi ganda: sebagai alat pengelolaan keuangan bersama sekaligus pengikat relasi sosial dan komunitas di era digital.

Sepanjang 2025, pembuatan Kantong Arisan mengalami peningkatan signifikan, terutama dari sisi nominal dana yang tumbuh 69 persen YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Komposisi penggunanya pun tetap didominasi generasi Z dan milenial sebesar 85 persen, dengan rincian 29 persen berusia 20–24 tahun, 40 persen berusia 25–29 tahun, dan 16 persen berusia 30–34 tahun.

Secara keseluruhan, hingga akhir 2025, Aplikasi Jago telah mencatatkan hampir 40 juta Kantong yang dibuat oleh nasabah. Rata-rata, sekitar 9,5 juta Kantong baru tercipta setiap tahun, seiring meningkatnya adopsi layanan perbankan digital yang menawarkan fleksibilitas, transparansi, dan kolaborasi dalam pengelolaan keuangan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Polres Aceh Barat Daya Sidak HP Anggota, Pastikan Bebas Judi Online dan Pinjol Ilegal

DCNews, Aceh Barat Daya — Di tengah meningkatnya perhatian...

Dirjen Pajak Buka Suara soal Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak

DCNews, Jakarta — Polemik mengenai pelibatan Bintara Pembina Desa...

RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Disahkan Jadi UU

DCNews, Jakarta – DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang...

OJK: Multifinance Bertanggung Jawab atas Tindakan Debt Collector, Konsumen Berhak Mendapat Perlindungan

DCNews, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa...