Pinjaman Online Tumbuh 22 Persen, KlikCair Luncurkan KlikNano untuk Kebutuhan Dana Jangka Pendek

Date:

DCNews, Jakarta— Pertumbuhan pesat industri pinjaman daring kian menegaskan perannya sebagai bantalan keuangan masyarakat di tengah kebutuhan dana yang mendesak. Hingga September 2025, sektor pinjaman online di Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 22,16 persen, mencerminkan meningkatnya ketergantungan rumah tangga dan pelaku usaha kecil pada pembiayaan jangka pendek yang cepat dan fleksibel.

Di tengah tren tersebut, platform pinjaman daring KlikCair meluncurkan produk terbaru bertajuk KlikNano, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pendanaan jangka pendek tanpa harus mengganggu tabungan utama masyarakat. Produk ini menawarkan pilihan cicilan dan tenor yang fleksibel, seiring meningkatnya permintaan terhadap layanan keuangan digital yang praktis dan transparan.

Direktur Utama KlikCair, Andreaw, mengatakan pengembangan KlikNano berangkat dari pemahaman atas pola kebutuhan finansial masyarakat yang kerap bersifat mendesak dan membutuhkan solusi tepat waktu, namun tetap berada dalam koridor regulasi.

“KlikCair melihat bahwa kebutuhan biaya sering kali muncul secara tiba-tiba. Melalui KlikNano, kami menghadirkan solusi pinjaman jangka pendek dengan skema cicilan yang fleksibel, sekaligus menjunjung tinggi transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Andreaw dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Menurut Andreaw, sejak beroperasi pada 2018, KlikCair menempatkan inovasi layanan digital sebagai bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan yang bertanggung jawab. Peluncuran KlikNano menjadi salah satu langkah perusahaan untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif pendanaan cepat dan terukur.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses ke solusi pendanaan yang tidak hanya cepat dan mudah, tetapi juga aman dan berkelanjutan. KlikNano kami rancang agar dapat menjadi layanan keuangan andalan dengan manfaat jangka panjang bagi pengguna,” kata dia.

Ke depan, KlikCair menilai teknologi finansial tidak semata berfungsi mempercepat proses pengajuan pinjaman, melainkan juga berperan dalam membangun literasi keuangan dan kepercayaan publik terhadap layanan keuangan digital.

“Melalui layanan pinjaman daring yang transparan dan sesuai regulasi, kami berupaya menjadi mitra masyarakat dalam mengelola kebutuhan finansial secara lebih terencana,” ujar Andreaw. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemkot Malang Ingatkan Penerima PKH: Jangan Gunakan Bansos untuk Pinjol dan Judi Online

DCNewa, Malang — Pemerintah Kota Malang mengingatkan penerima Program...

Propam Polres Mimika Periksa Personel, Pinjol dan Judol Jadi Sorotan

DCNews, Mimika — Aktivitas judi online (judol) dan pinjaman...

HP Jadi Pintu ke Rekening Bank, Ini Cara Melindunginya dari Kejahatan Siber

Oleh: Asep Dahlan (Konsultan Keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant) PONSEL...

Hillary Lasut Desak OJK Perketat Pengawasan Penagihan dan Lindungi Konsumen

DCNews, Jakarta — Ketika urusan kredit dan pembiayaan masuk...