DCNews, Kremlin — Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Kremlin, Moskow, Kamis (22/1/2026) waktu setempat, di tengah memburuknya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza dan meningkatnya perhatian global terhadap prospek perdamaian Timur Tengah.
Mengutip kantor berita Rusia, Tass, pertemuan tersebut akan membahas perkembangan terkini di Palestina serta prospek penguatan hubungan bilateral Rusia–Palestina, termasuk kerja sama di bidang perdagangan, ekonomi, kebudayaan, dan kemanusiaan.
Kremlin menyebut situasi di Timur Tengah, khususnya konflik di Jalur Gaza, menjadi fokus utama pembicaraan kedua pemimpin. Rusia dalam beberapa bulan terakhir aktif mendorong peran diplomatiknya sebagai penyeimbang kekuatan Barat dalam isu Palestina.
Putin sebelumnya telah mengisyaratkan rencana pertemuan dengan Abbas saat memimpin rapat Dewan Keamanan Rusia. Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya inisiatif internasional untuk menghentikan kekerasan dan mempercepat pemulihan Gaza pascakonflik.
Salah satu agenda yang diperkirakan dibahas adalah gagasan pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza, termasuk kemungkinan alokasi dana hingga US$1 miliar yang bersumber dari aset Rusia yang saat ini dibekukan di Amerika Serikat.
Jika terealisasi, inisiatif tersebut akan menandai langkah signifikan Moskow dalam diplomasi Timur Tengah, sekaligus mempertegas posisi Rusia sebagai aktor kunci dalam upaya penyelesaian konflik Palestina–Israel di tengah ketegangan geopolitik global yang kian kompleks. ***

