Generasi Z dan Milenial Dominasi Utang Pinjol, Total Tembus Rp84,66 Triliun

Date:

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan mayoritas pengguna pinjaman online (pinjol) berbasis fintech peer-to-peer (P2P) lending berasal dari kelompok usia 19–34 tahun. Generasi Z dan milenial kini tercatat sebagai penggerak utama pertumbuhan pinjol, dengan total utang nasional yang menembus Rp84,66 triliun per Juli 2025.

Data terbaru Statistik Lembaga Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) OJK dikutip DCNews, Sabtu (13/9/2025), menunjukkan bahwa lebih dari separuh outstanding pinjaman pinjol per April 2025 senilai Rp76,16 triliun disumbang oleh kelompok usia muda. Nilainya mencapai Rp38,34 triliun atau hampir 50 persen dari total pinjaman.

Di bawahnya, kelompok usia 35–54 tahun menanggung pinjaman Rp34,28 triliun. Sementara kelompok di atas 54 tahun mencatat Rp3,46 triliun, dan peminjam di bawah 19 tahun masih relatif kecil dengan Rp303,9 miliar.

Tren pembiayaan pinjol terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Dari Rp59,64 triliun pada Desember 2023, outstanding pinjaman naik ke Rp77,02 triliun akhir 2024. Meski sempat turun ke Rp69,39 triliun pada Juli 2024, nilainya kembali melonjak menjadi Rp83,52 triliun pada Juni 2025, hingga menyentuh Rp84,66 triliun sebulan kemudian.

Kualitas Pinjaman Didominasi Anak Muda

OJK juga merinci kualitas pinjaman pinjol, dengan mayoritas tetap berasal dari generasi Z dan milenial:

  1. Pinjaman lancar (belum jatuh tempo): Rp65,07 triliun, di mana Rp32,68 triliun berasal dari usia 19–34 tahun.
  2. Pinjaman dalam perhatian khusus (<30 hari): Rp4,6 triliun, dengan Rp2,4 triliun dari kelompok 19–34 tahun.
  3. Pinjaman kurang lancar (30–60 hari): Rp2,3 triliun, Rp1,1 triliun di antaranya dari kelompok muda.
  4. Pinjaman tidak lancar (60–90 hari): Rp2,3 triliun, dengan dominasi Rp1,9 triliun dari kelompok 19–34 tahun.

Temuan ini menegaskan bahwa generasi Z dan milenial bukan hanya menjadi pasar terbesar pinjol, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap potensi risiko kredit macet di sektor pembiayaan digital. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Buntut Viral Debt Collector Ajak Nasabah ke Kamar Kos, Kredivo dan KrediFazz Nonaktifkan Petugas Penagihan

DCNews, Jakarta – Kasus dugaan pelanggaran etik yang melibatkan...

Edukasi Bahaya Pinjol dan Judi Online, Universitas Paramadina Dorong Ketahanan Finansial dan Keamanan Digital Keluarga

DCNews, Jakarta – Di tengah meningkatnya ancaman judi online...

Breaking News: Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur BI

DCNews, Jakarta – Keputusan mengejutkan datang dari pucuk pimpinan...

Open Sarasa Cup 2026 Tuntas, Tim Kholis Juara Usai Bungkam Tim Chandra 3-0 di Nagreg

DCNews, Bandung – Atmosfer penuh semangat dan kebersamaan mewarnai...