Edukasi Bahaya Pinjol dan Judi Online, Universitas Paramadina Dorong Ketahanan Finansial dan Keamanan Digital Keluarga

Date:

DCNews, Jakarta – Di tengah meningkatnya ancaman judi online dan pinjaman online (pinjol), yang menggerus kondisi ekonomi rumah tangga dan memicu berbagai persoalan sosial, upaya memperkuat literasi keuangan dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun daya tahan masyarakat. Berangkat dari keprihatinan tersebut, mahasiswa Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Paramadina menggelar program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi pengelolaan keuangan dan keamanan digital.

Kegiatan bertajuk “Membangun Ketahanan Finansial dan Keamanan Digital untuk Keluarga yang Lebih Sejahtera” itu berlangsung di PT Naga Mas Duaribu, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat kemarin (24/7/2026). Sekitar 40 peserta yang terdiri atas karyawan perusahaan dan warga sekitar mengikuti pelatihan yang membahas bahaya judi online, pinjaman online (pinjol) ilegal, hingga berbagai bentuk kejahatan finansial di ruang digital.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan, perlindungan data pribadi, serta kemampuan menghadapi berbagai modus penipuan digital yang semakin marak.

Sekretaris Program Studi Magister Manajemen Universitas Paramadina, Hardiansyah, mengatakan rendahnya literasi keuangan masih menjadi salah satu penyebab masyarakat mudah terjerat judi online maupun pinjaman online ilegal.

Menurutnya, dampak praktik tersebut tidak berhenti pada kerugian finansial, tetapi juga dapat memicu konflik rumah tangga, meningkatnya beban utang, gangguan kesehatan mental, hingga tindak kriminal akibat tekanan ekonomi.

Ia menambahkan, besarnya ancaman itu tercermin dari data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mencatat nilai perputaran dana judi online sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp286,84 triliun. Di sisi lain, Satgas PASTI Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan penindakan terhadap ribuan entitas pinjaman online ilegal yang merugikan masyarakat.

Konsep 3I untuk Membangun Ketahanan Finansial

Dalam pemaparannya, Hardiansyah memperkenalkan konsep 3I, yaitu Insaf, Irit, dan Investasi, sebagai pendekatan sederhana untuk membangun ketahanan finansial keluarga.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk menghindari godaan memperoleh keuntungan instan melalui perjudian maupun investasi bodong. Kebiasaan hidup hemat serta membangun investasi yang legal dan produktif menjadi fondasi penting bagi kesehatan keuangan jangka panjang.

Hindari Jalan Pintas Mencari Uang

Mahasiswa MM Universitas Paramadina, Lestari Manurung, mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda mencari jalan pintas memperoleh penghasilan melalui judi online maupun pinjaman berbunga tinggi.

Ia menjelaskan, ketahanan finansial hanya dapat dibangun melalui pengelolaan keuangan yang disiplin, hidup sesuai kemampuan, serta mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Menurut Lestari, banyak pelaku judi online akhirnya terjebak dalam lingkaran utang karena terus berusaha menutup kekalahan yang dialami. Kondisi tersebut mendorong sebagian orang menggunakan pinjaman online ilegal, memanfaatkan layanan paylater secara berlebihan, hingga meminjam kepada bank keliling.

“Kondisi tersebut justru memperparah masalah keuangan dan membuka peluang penyalahgunaan data pribadi oleh pelaku kejahatan siber,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang telah menjadi korban agar segera menghentikan kebiasaan yang memperburuk kondisi keuangan, menyusun rencana pelunasan utang sesuai kemampuan tanpa menambah pinjaman baru, meningkatkan pendapatan melalui pekerjaan atau usaha yang halal, serta melaporkan dugaan penyalahgunaan data pribadi kepada kepolisian maupun OJK.

Perspektif Syariah

Pakar Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Syariah, Mujahid Budi Luhur, menegaskan bahwa Islam memandang harta sebagai amanah yang harus diperoleh dan dikelola melalui cara-cara yang halal. Karena itu, praktik perjudian, termasuk judi online, bertentangan dengan prinsip syariah karena mengandung unsur maisir yang dilarang.

“Kami mengajak peserta memahami pentingnya perencanaan keuangan keluarga, pengelolaan warisan sesuai syariat, serta membangun kesejahteraan yang berkelanjutan bagi generasi berikutnya melalui cara-cara yang halal dan bertanggung jawab,” katanya.

Dunia Usaha Apresiasi Edukasi Literasi Keuangan

Direktur PT Naga Mas Duaribu, Rasuna, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai relevan dengan tantangan masyarakat saat ini.

Menurutnya, materi mengenai pengelolaan keuangan, keamanan digital, dan penguatan nilai-nilai keislaman memberikan bekal praktis bagi peserta dalam menghadapi berbagai risiko kejahatan finansial di era digital.

“Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola keuangan secara bijaksana, menjaga keamanan di ruang digital, serta menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan ketahanan finansial keluarga yang lebih sejahtera,” ujar Rasuna.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Widi Rahman Adiat, berharap program tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjauhi judi online, menghindari pinjaman online ilegal, menjaga keamanan data pribadi, serta membangun ketahanan ekonomi keluarga melalui pengelolaan keuangan yang sehat.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan solusi nyata dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, terutama meningkatnya ancaman judi online yang telah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi ketahanan ekonomi dan kesejahteraan keluarga Indonesia,” kata Widi.

Selain literasi keuangan, peserta juga memperoleh pelatihan mengenai keamanan digital, mulai dari pentingnya menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan two-factor authentication (2FA), hingga mengenali berbagai modus penipuan digital seperti phishing dan pencurian data pribadi yang kerap menyasar korban judi online maupun pinjaman online ilegal. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Buntut Viral Debt Collector Ajak Nasabah ke Kamar Kos, Kredivo dan KrediFazz Nonaktifkan Petugas Penagihan

DCNews, Jakarta – Kasus dugaan pelanggaran etik yang melibatkan...

Breaking News: Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur BI

DCNews, Jakarta – Keputusan mengejutkan datang dari pucuk pimpinan...

Open Sarasa Cup 2026 Tuntas, Tim Kholis Juara Usai Bungkam Tim Chandra 3-0 di Nagreg

DCNews, Bandung – Atmosfer penuh semangat dan kebersamaan mewarnai...

OJK Tegaskan Universal Banking Tidak Berlaku untuk Semua Bank, Ini Syarat dan Skema Mitigasi Risikonya

DCNews, Jakarta – Transformasi industri perbankan menuju model layanan...