Pembicaraan Dagang APEC Dimulai di Jeju untuk Atasi Proteksionisme dan Tantangan Perdagangan Global

Date:

DCNews, Jeju — Para menteri perdagangan dari 21 negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) berkumpul pada Kamis (15/5/2025) di Pulau Jeju, Korea Selatan, untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi di tengah meningkatnya tren proteksionisme global dan perundingan dagang yang sedang berlangsung antara kekuatan ekonomi utama.

Pertemuan para Menteri APEC yang Bertanggung Jawab atas Perdagangan (Ministers Responsible for Trade/MRT), yang mengusung tema “Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan: Terhubung, Berinovasi, Sejahtera”, akan berlangsung selama dua hari hingga Jumat besok, di Pusat Konvensi Internasional, Jeju Selatan.

Acara yang dituan rumahi oleh Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan menjadi ini, menghadirkan sejumlah pejabat tinggi dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Agenda utama meliputi, promosi inovasi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memfasilitasi perdagangan, penguatan konektivitas melalui sistem perdagangan multilateral, dan mewujudkan kesejahteraan melalui perdagangan yang berkelanjutan.

Pertemuan MRT tahun ini menjadi sorotan khusus karena beberapa anggota APEC tengah menjalani perundingan dagang dengan Amerika Serikat, menyusul kebijakan tarif besar-besaran yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump awal tahun ini.

“Lingkungan global yang mengelilingi ekonomi-ekonomi APEC saat ini menghadapi beragam tantangan,” kata Menteri Perdagangan Korea Selatan, Cheong In Kyo, dalam pidato pembukaannya yang juga menyoroti ketidakpastian yang berkelanjutan dalam perdagangan global dan rantai pasok.

Cheong juga mencatat bahwa institusi internasional seperti WTO dan Dana Moneter Internasional (IMF) telah menurunkan proyeksi mereka terhadap pertumbuhan perdagangan dan ekonomi global.

“Dalam situasi perdagangan global yang penuh tantangan ini, peran APEC menjadi semakin vital. Dunia kini menaruh perhatian besar pada pertemuan MRT tahun ini,” ujarnya.

Pada Jumat besok, Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan, Ahn Duk Geun, dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, di sela-sela pertemuan MRT.

Kedua pihak diperkirakan akan membahas langkah lanjutan dari konsultasi tingkat tinggi yang berlangsung di Washington bulan lalu. Mereka sebelumnya sepakat untuk merumuskan kesepakatan menyeluruh terkait tarif AS dan kerja sama ekonomi yang lebih luas, yang ditargetkan rampung pada awal Juli mendatang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

ICMI Perkuat Struktur Organisasi hingga Tingkat Kecamatan di Jakarta

DCNews, Jakarta — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) memperkuat...

Yasonna Laoly Minta Putusan KPPU soal 97 Pinjol Didenda Rp755 Miliar Dikawal Ketat

DCNews, Jakarta – Mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H....

OJK Cabut Izin BTPN Syariah Ventura, Perusahaan Wajib Bentuk Tim Likuidasi

DCNeww, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin...

Bareskrim Limpahkan Berkas Tersangka Eks Direktur DSI ke Jaksa, Aset Rp425 Miliar Disita

DCNews, Jakarta — Penanganan kasus PT Dana Syariah Indonesia...