DCNews, Jakarta — Di tengah pesatnya transformasi digital sektor keuangan, ukuran keberhasilan lembaga finansial tak lagi semata ditentukan oleh pertumbuhan bisnis, melainkan oleh kemampuan menjaga kesehatan finansial masyarakat dan membangun kepercayaan publik.
Narasi tersebut mengemuka seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang aman, transparan, dan bertanggung jawab. Industri pun didorong untuk memperkuat standar perlindungan data serta kualitas layanan agar mampu menjawab ekspektasi pengguna yang semakin kritis.
Direktur Utama Indodana Fintech, Ronny Wijaya, mengatakan bahwa pertumbuhan industri keuangan harus dibangun di atas prinsip kehati-hatian dan sistem penilaian yang objektif.
“Pertumbuhan yang sehat hanya dapat dicapai melalui sistem penilaian yang objektif dan penuh kehati-hatian, demi mewujudkan akses keuangan yang benar-benar memberdayakan masyarakat,” ujar Ronny dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).
Ia menjelaskan, perusahaan menempatkan pencegahan beban finansial berlebih sebagai prioritas utama melalui penguatan sistem analisis skor kredit yang lebih komprehensif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap pembiayaan tetap berada dalam batas kemampuan pengguna.
Selain itu, Indodana juga memperluas upaya literasi keuangan digital dengan menyediakan panduan edukasi bagi masyarakat, khususnya mereka yang ingin memperbaiki profil kredit agar dapat mengelola keuangan secara mandiri dan berkelanjutan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, dan transparan di Indonesia.
Komitmen tersebut turut mendapat pengakuan melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 pada kategori platform pinjaman digital.
Ajang ini memberikan apresiasi kepada institusi keuangan yang dinilai berhasil membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong inovasi dan peningkatan standar layanan di sektor finansial.
Menurut Ronny, penghargaan tersebut juga dapat menjadi acuan bagi masyarakat dalam memilih lembaga keuangan yang kredibel dan inovatif. Proses penilaian dilakukan melalui survei nasional, polling pembaca, serta analisis dan validasi independen.
Ia menegaskan, pencapaian ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengingat atas tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik.
“Penghargaan ini menjadi pengingat akan tanggung jawab besar yang kami emban sebagai institusi keuangan dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Ronny. ***

