DCNewa, Konawe — Tekanan ekonomi yang kerap tak terlihat dampaknya kembali menelan korban di daerah. Seorang pemuda di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, diduga nekat mengakhiri hidupnya setelah kendaraan yang masih dalam cicilan ditarik oleh penagih utang.
Seorang pria berinisial I (21) diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak racun rumput pada Senin (17/3/2026), setelah mengalami tekanan psikologis akibat penarikan sepeda motor miliknya oleh debt collector.
Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Abd. Gafur, mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan peristiwa tersebut dipicu oleh penarikan motor jenis Mio M3 milik korban. Kendaraan itu ditarik karena korban menunggak angsuran selama dua bulan.
“Dari hasil penyelidikan, sebelumnya kendaraan bermotor milik korban telah ditarik oleh debt collector akibat tunggakan angsuran selama dua bulan,” ujar Gafur.
Setelah kejadian itu, korban diduga mengalami depresi. Ia sempat membeli racun rumput dengan alasan untuk memenuhi permintaan orang tuanya. Namun, racun tersebut justru dikonsumsi sendiri di dalam kamar.
Tak lama setelah menenggak racun, korban keluar dari kamar dalam kondisi kesakitan, muntah, dan tubuh lemas. Keluarga yang mengetahui kondisi tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Korban pertama kali mendapat penanganan medis di UPTD Puskesmas Alosika, Kecamatan Abuki. Petugas medis melakukan tindakan darurat, termasuk pemasangan infus dan pemeriksaan kondisi tubuh.
“Korban diberikan penanganan awal berupa pemasangan infus dan pemeriksaan medis,” kata Gafur.
Karena kondisi korban sempat memburuk, tenaga medis kemudian merujuknya ke RSUD Bahteramas di Kota Kendari untuk mendapatkan perawatan lanjutan yang lebih intensif.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi mental anggota keluarga, terutama saat menghadapi tekanan ekonomi maupun persoalan pribadi. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. ***

