Pasar Global pada 21 November 2025: Dolar Menguat, Emas Tertekan, Minyak Melemah, Nasdaq Terpuruk

Date:

DCNews, Jakarta Tekanan kembali melanda pasar keuangan global menjelang akhir pekan. Harga emas tertahan, minyak mentah melanjutkan penurunan, sementara penguatan dolar AS menekan mayoritas mata uang utama. Di Wall Street, Nasdaq bergerak melemah setelah sentimen risiko global kembali merosot.

Emas (Gold)

Harga emas bergerak mendatar dan kesulitan menembus zona penguatan baru. Dorongan safe haven masih ada di tengah ketidakpastian ekonomi global, namun momentum bullish tertahan oleh sentimen dolar AS yang menguat dan sinyal teknikal yang menunjukkan potensi koreksi.

Analisis pasar memperlihatkan formasi candle harian yang melemah, memberikan indikasi bahwa harga emas belum menemukan pijakan baru untuk melanjutkan reli.

Minyak (Oil)

Harga minyak mentah kembali masuk wilayah tekanan setelah pasar mencermati kelebihan pasokan global. Kenaikan produksi dari negara-negara besar tidak diimbangi oleh pertumbuhan permintaan yang memadai.

Pasokan yang meningkat sementara permintaan bergerak lambat membuat pasar menghadapi risiko surplus dalam beberapa bulan mendatang. Kondisi tersebut menahan harga minyak bergerak lebih tinggi dan menciptakan tekanan tambahan pada sektor energi global.

EUR/USD

Euro bergerak stabil namun masih terjebak dalam tekanan. Dolar AS yang kembali menjadi aset pilihan mempersulit pemulihan euro dalam jangka pendek. Sentimen terhadap kebijakan suku bunga Bank Sentral Eropa juga berperan menjaga pasangan ini di wilayah rentan.

Support masih perlu dijaga agar euro tidak kembali terperosok lebih dalam di tengah ketidakpastian arah ekonomi kawasan.

GBP/USD

Pound sterling kembali mendapat tekanan dari ekspektasi pelonggaran kebijakan Bank of England menyusul tren inflasi Inggris yang mereda. Tekanan berlanjut seiring penguatan dolar AS yang menguasai sentimen pasar.

Secara teknikal, pergerakan pound cenderung sideways dengan kecenderungan melemah. Level support menjadi area krusial untuk mencegah penurunan lebih dalam.

USD/JPY

Dolar menguat terhadap yen seiring pelemahan sentimen risiko global dan perbedaan suku bunga AS–Jepang yang semakin lebar. Pasangan USD/JPY bertahan pada tren bullish dan berpotensi mencetak penguatan lanjutan apabila support tetap terjaga.

Arus modal global terlihat kembali condong ke dolar, menempatkan yen pada posisi defensif.

Nasdaq

Tekanan besar melanda bursa saham AS, terutama Nasdaq yang ditutup melemah signifikan. Kekhawatiran atas valuasi sektor teknologi kembali mencuat, sementara volatilitas meningkat dipicu ketidakpastian ekonomi AS dan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Sektor teknologi yang sebelumnya menjadi mesin penggerak pasar kini menghadapi tekanan ganda: potensi koreksi valuasi serta perlambatan sentimen investasi di sektor kecerdasan buatan.

Gambaran Besar

Pasar global pada akhir pekan ini menunjukkan dinamika yang menegangkan:

  • Emas tertekan oleh dolar yang menguat.
  • Minyak melemah akibat ancaman surplus pasokan.
  • Euro dan pound menurun karena tekanan dolar.
  • Yen melemah di tengah perbedaan suku bunga yang melebar.
  • Nasdaq turun di tengah ketidakpastian sektor teknologi.

Tekanan di berbagai sektor ini berpotensi menular ke pasar kawasan, termasuk Indonesia, terutama bagi pelaku pasar yang terpapar instrumen berbasis dolar, komoditas global, dan saham teknologi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Perpanjang Tenggat Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026, Ini Alasannya

DCNews, Jakarta — Di tengah upaya memperkuat transparansi dan...

Wow! Utang Pinjol Jawa Barat Tembus Rp23,94 Triliun, Sinyal Tekanan Ekonomi Kelas Menengah Bawah Meningkat

DCNews, Bandung — Di tengah meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian...

Ancaman Pembunuhan oleh Pinjol Ilegal Dilaporkan ke OJK, Debitur di Tapanuli Utara Alami Intimidasi

DCNews, Tapanuli Utara — Seorang debitur pinjaman online di Tarutung,...

Pasar Global Hari Ini: Emas Bertahan, Minyak Melonjak, Valas Berfluktuasi, Indeks Teknologi Terkoreksi

DCNews, Jakarta – Di tengah ketegangan geopolitik di Timur...