Gubernur Sulbar Resmikan Koperasi Panca Daya, Solusi Atasi Jeratan Pinjol dan Rentenir bagi ASN

Date:

DCNews, Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meluncurkan Koperasi Panca Daya sebagai langkah konkret melindungi aparatur sipil negara (ASN) dari jeratan pinjaman online ilegal (Pinjol) dan praktik rentenir.

Pengukuhan pengurus koperasi dilakukan langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Mamuju, Sulbar, Rabu (10/9/2025).

Acara peresmian koperasi ini dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa lintas agama, dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta ratusan ASN.

SDK menegaskan, koperasi ini hadir sebagai payung perlindungan bagi ASN yang kerap terjerat utang berbunga tinggi. “Alhamdulillah hari ini kita bentuk. Itu untuk membantu pegawai tidak terjerat Pinjol, tidak terjerat pinjaman rentenir. Karena koperasi hanya memasang 0,5 persen untuk pinjaman singkat,” ujarnya.

Selain fasilitas pinjaman jangka pendek dengan bunga ringan, Koperasi Panca Daya juga menyiapkan skema pinjaman jangka panjang dengan bunga hanya 1 persen. Seluruh layanan ini diperuntukkan khusus bagi ASN yang menjadi anggota koperasi.

“Khusus ASN, jadi yang bisa meminjam ya hanya anggota,” tegas Suhardi Duka. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Legislator PDIP Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal di Bandar Lampung

DCNews, Bandar Lampung — Ancaman penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online,...

Literasi Keuangan Rendah, Kang Dahlan Sebut Jasa Pendampingan Masih Dibutuhkan Masyarakat

DCNews, Jakarta — Stigma negatif yang belakangan melekat pada jasa...

DPR, BI, dan Kemenkeu Satukan Langkah Jaga Rupiah dan Pertumbuhan Ekonomi

DCNews, Jakarta — Pemerintah, Bank Indonesia, dan Dewan Perwakilan...

OJK Panggil Pemegang Saham KoinWorks Usai Tiga Petinggi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Penyaluran Kredit

DCNews, Jakarta — Kasus dugaan korupsi penyaluran kredit yang menyeret...