DCNews, San Francisco — Di sela-sela kesibukannya menghadiri wisuda putrinya di University of Chicago, Senator Irman Gusman menyampaikan kabar menggembirakan dari tanah kelahirannya, Sumatera Barat menjadi provinsi pertama di Indonesia yang berhasil mencapai target nasional pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
“Sumbar telah ditetapkan sebagai provinsi pertama yang mencapai target nasional. Ini sebuah prestasi luar biasa, berkat animo tinggi para pemangku kebijakan, terutama wali nagari dan masyarakatnya,” kata Irman dalam pernyataan kepada wartawan yang disampaikan dari San Francisco, Jumat (30/5/2025) melalui pesan suara.
Irman menyebutkan, capaian ini bukan hanya soal angka, melainkan cerminan kuatnya kesadaran kolektif dan semangat gotong-royong yang masih hidup di tengah masyarakat Minangkabau. Ia juga menggarisbawahi pentingnya percepatan penyelesaian proses administratif agar agenda nasional berikutnya dapat berjalan sesuai rencana.
“Kita harapkan semua prosedur administrasi bisa selesai tepat waktu. Dengan begitu, peresmian secara nasional yang dijadwalkan pada Oktober mendatang dapat dilangsungkan di Sumatera Barat,” ujar anggota Komite II DPD RI itu lagi.
Yang lebih istimewa, Irman mengusulkan agar seremoni peresmian Koperasi Merah Putih dilakukan di Bukittinggi—kota bersejarah yang juga merupakan tempat kelahiran Wakil Presiden pertama RI, Mohammad Hatta, tokoh utama penggerak koperasi di Indonesia.
“Ini bukan hanya soal simbolisme. Bukittinggi adalah kota perjuangan. Kelahiran koperasi modern di sana akan menjadi penegasan kembali terhadap cita-cita ekonomi rakyat yang diperjuangkan Bung Hatta,” sebutnya.
Irman, yang juga aktif di Parlemen sebagai perwakilan Sumbar, menyatakan bahwa pihaknya telah mendorong berbagai dialog dan seminar bersama pengurus wali nagari di Sumatera Barat dalam rangka penguatan kelembagaan koperasi.
“Koperasi Merah Putih ini harus jadi wadah ekonomi rakyat. Sesuai dengan potensi yang ada di tiap nagari, atau gabungan nagari,” ucap Ketua DPD RI periode 2009-2016 itu.
Dalam penutup pernyataannya, Irman menyampaikan harapannya agar gerakan ini bukan sekadar proyek kebijakan, tetapi menjadi fondasi ekonomi jangka panjang yang membumi di ranah Minang dan menjadi model bagi daerah lain.
“Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan ini akan berdampak baik. Kami siap berjuang untuk itu,” pungkas Irman Gusman. ***

