DCNews, Jakarta — Sejumlah platform media sosial dan layanan pesan instan, termasuk WhatsApp web, dilaporkan mengalami gangguan akses pada Jumat malam (12/6/2026). Ribuan pengguna mengeluhkan kesulitan mengirim pesan, memuat halaman aplikasi, hingga mengakses berbagai fitur utama yang biasa digunakan sehari-hari.
Keluhan pengguna bermunculan di berbagai platform digital dan forum internet. Banyak pengguna mengaku tidak dapat mengirim maupun menerima pesan WhatsApp secara normal.
Selain itu, sejumlah layanan media sosial juga dilaporkan mengalami kendala berupa lambatnya proses pemuatan konten, kegagalan login, hingga gangguan pada fitur unggahan.
Meta, induk perusahaan yang menaungi WhatsApp, Instagram, dan Facebook telah mengonfirmasi masalah ini.
“Kami menyadari bahwa pengguna sedang mengalami masalah saat mengakses layanan kami. Kami sedang mengatasinya,” kata Andy Stone dalam akun pribadi X miliknya dengan handle @andymstone, Jumat (12/6/2026).
Namun, Stone belum merinci apa peyebab Meta down malam ini.
Di Facebook, beberapa pengguna mengaku tiba-tiba keluar (logout) dari akun mereka. Gangguan tersebut memicu reaksi luas di kalangan pengguna yang bergantung pada layanan digital untuk berkomunikasi, bekerja, maupun menjalankan aktivitas bisnis.
Dalam beberapa menit setelah gangguan terjadi, kata kunci terkait WhatsApp dan media sosial sempat menjadi perbincangan hangat di berbagai platform daring.
Sejumlah pengguna mengaku sempat mengira gangguan berasal dari jaringan internet pribadi atau perangkat yang digunakan. Namun, setelah banyak laporan serupa muncul dari berbagai wilayah, dugaan mengarah pada gangguan sistem yang terjadi secara lebih luas.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti gangguan tersebut. Pihak penyedia layanan juga masih melakukan pemantauan dan penanganan untuk memastikan seluruh fitur dapat kembali beroperasi normal.
Pakar teknologi informasi menilai gangguan pada platform digital berskala besar dapat terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari masalah pada pusat data, gangguan jaringan, pembaruan sistem, hingga lonjakan trafik yang tidak terduga. Meski demikian, investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui akar masalah secara pasti.
Peristiwa ini kembali menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan komunikasi digital. Ketika platform yang digunakan jutaan orang mengalami gangguan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengguna individu, tetapi juga pelaku usaha, institusi pendidikan, hingga sektor layanan publik yang mengandalkan komunikasi daring. ***

