OJK Waspadai Dampak El Nino hingga 2027 terhadap Pembiayaan Pertanian, Multifinance Tembus Rp513 Triliun

Date:

DCNews, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat perhatian terhadap risiko perubahan iklim yang berpotensi mengganggu kinerja pembiayaan industri perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML). Ancaman El Nino yang diperkirakan berlanjut hingga 2027 menjadi perhatian, terutama bagi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Kewaspadaan tersebut muncul ketika pembiayaan pada sektor-sektor yang sensitif terhadap kondisi cuaca masih mencatat pertumbuhan positif. OJK menilai, perkembangan itu perlu diikuti penguatan manajemen risiko agar ekspansi pembiayaan tidak mengabaikan potensi tekanan akibat cuaca ekstrem.

Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK Agusman mengatakan, otoritas akan terus mencermati dampak fenomena El Nino terhadap kinerja pembiayaan di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

“Nilainya tumbuh 10,12%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya,” ujar Agusman dalam konferensi pers RDK OJK, dikutip Minggu (13/9/2026).

Pembiayaan Sektor Pertanian Tumbuh Dua Digit

Berdasarkan catatan OJK, penyaluran pembiayaan perusahaan multifinance pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai Rp42,51 triliun per Juli 2026. Nilai tersebut tumbuh 10,12% secara tahunan atau year on year (YoY).

Pada periode yang sama, pembiayaan atau penyertaan modal ventura di sektor tersebut mencapai Rp757,06 miliar. Nilainya meningkat 10,49% YoY.

Pertumbuhan ini menunjukkan aktivitas pembiayaan di sektor yang rentan terhadap perubahan cuaca masih berjalan. Namun, angka pertumbuhan tersebut belum dengan sendirinya menggambarkan dampak El Nino terhadap kualitas pembiayaan, kemampuan bayar debitur, maupun potensi kenaikan risiko kredit.

OJK mendorong industri PVML untuk memperkuat manajemen risiko dan menerapkan prinsip kehati-hatian. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga pertumbuhan industri tetap sehat dan berkelanjutan di tengah ketidakpastian kondisi iklim.

Total Pembiayaan Multifinance Capai Rp513 Triliun

Secara keseluruhan, total penyaluran pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp513,05 triliun per Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 2,01% YoY.

Pertumbuhan terutama ditopang pembiayaan modal kerja yang meningkat 6,32% YoY. Sementara itu, nilai pembiayaan modal ventura tercatat Rp16,32 triliun, mengalami kontraksi 0,46% YoY.

Perbedaan kinerja antara pembiayaan multifinance dan modal ventura memperlihatkan bahwa pertumbuhan industri PVML tidak berlangsung seragam. Karena itu, risiko sektoral dan kemampuan masing-masing debitur perlu menjadi pertimbangan dalam menjaga kualitas pembiayaan.

Ancaman El Nino hingga 2027

Sebelumnya, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperingatkan potensi fenomena El Nino yang dapat berlangsung hingga Februari 2027. Fenomena tersebut diproyeksikan memiliki intensitas sangat kuat.

Bagi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, perubahan pola cuaca dapat memengaruhi produktivitas, hasil panen, kegiatan usaha, serta arus kas pelaku usaha. Dampak lanjutan terhadap kemampuan membayar kewajiban pembiayaan menjadi salah satu risiko yang perlu dicermati lembaga keuangan.

Meski demikian, data pertumbuhan pembiayaan per Juli 2026 belum cukup untuk menyimpulkan bahwa El Nino telah menyebabkan peningkatan kredit bermasalah atau penurunan kualitas aset PVML.

OJK kini menghadapi tantangan menjaga momentum pertumbuhan pembiayaan sekaligus memastikan industri memiliki daya tahan menghadapi risiko iklim. Penguatan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian menjadi kunci agar ekspansi pembiayaan tidak berubah menjadi tekanan baru bagi lembaga keuangan maupun pelaku usaha di sektor terdampak. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Gandeng 27 Asosiasi Profesi, Perkuat Tata Kelola Keuangan Hadapi Risiko Fraud dan AI

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng 27...

Cicilan Kendaraan Macet? Ini Cara Ajukan Restrukturisasi agar Tak Berujung Penarikan

DCNews, Jakarta — Angsuran kendaraan yang menunggak tidak selalu...

Pendanaan Pindar dari Perbankan Capai 75,59%, AFPI Ungkap Tren Kolaborasi

DCNews, Jakarta — Perbankan nasional semakin berperan dalam mendukung...

Vicky Shu Buka Suara soal Teror Pinjol, Foto KTP dan Gambar Tak Pantas Dikirim

DCNwes, Jakarta — Penyanyi Vicky Shu mengaku mendapat teror...