Harga Emas Pegadaian Hari Ini 24 Juli 2026: Antam Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Turun

Date:

DCNews, Jakarta – Pergerakan harga emas di Pegadaian menunjukkan tren yang beragam pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Di tengah fluktuasi harga emas global dan nilai tukar rupiah, emas Antam masih mencatat kenaikan tipis, sementara produk Galeri 24 dan UBS justru terkoreksi dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Data terbaru Pegadaian menunjukkan harga emas Antam ukuran 1 gram naik Rp5.000 menjadi Rp2.746.000 dari sebelumnya Rp2.741.000. Sebaliknya, emas Galeri 24 ukuran 1 gram turun Rp11.000 menjadi Rp2.608.000, sedangkan emas UBS terkoreksi Rp12.000 menjadi Rp2.620.000 per gram.

Perbedaan arah pergerakan tersebut mencerminkan dinamika harga masing-masing produk yang dipengaruhi oleh faktor permintaan pasar, biaya distribusi, hingga perkembangan harga emas internasional.

Tak hanya harga jual, Pegadaian juga memperbarui harga pembelian kembali (buyback). Untuk ukuran 1 gram, buyback emas Galeri 24 turun Rp10.000 menjadi Rp2.446.000, sedangkan buyback Antam dan UBS sama-sama turun Rp10.000 menjadi Rp2.438.000 per gram.

Meski harga jual Antam mengalami kenaikan, penurunan harga buyback menunjukkan bahwa pelaku pasar masih mencermati volatilitas harga emas dalam jangka pendek. Kondisi ini lazim terjadi ketika pasar global sedang mencari arah baru setelah mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir.

Pegadaian saat ini memasarkan logam mulia dalam berbagai pilihan ukuran. Produk Galeri 24 tersedia mulai 0,5 gram hingga 1 kilogram, UBS dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan Antam tersedia hingga ukuran 100 gram.

Rincian Harga Emas Pegadaian Hari Ini
Harga Emas Galeri 24
  • 0,5 gram: Rp1.368.000
  • 1 gram: Rp2.608.000
  • 2 gram: Rp5.153.000
  • 5 gram: Rp12.787.000
  • 10 gram: Rp25.508.000
  • 25 gram: Rp63.425.000
  • 50 gram: Rp126.750.000
  • 100 gram: Rp253.374.000
  • 250 gram: Rp631.878.000
  • 500 gram: Rp1.263.756.000
  • 1.000 gram: Rp2.527.510.000
Harga Emas Antam
  • 0,5 gram: Rp1.425.000
  • 1 gram: Rp2.746.000
  • 2 gram: Rp5.429.000
  • 3 gram: Rp8.118.000
  • 5 gram: Rp13.494.000
  • 10 gram: Rp26.931.000
  • 25 gram: Rp67.197.000
  • 50 gram: Rp134.311.000
  • 100 gram: Rp268.541.000
Harga Emas UBS
  • 0,5 gram: Rp1.416.000
  • 1 gram: Rp2.620.000
  • 2 gram: Rp5.200.000
  • 5 gram: Rp12.850.000
  • 10 gram: Rp25.565.000
  • 25 gram: Rp63.786.000
  • 50 gram: Rp127.310.000
  • 100 gram: Rp254.518.000
  • 250 gram: Rp636.107.000
  • 500 gram: Rp1.270.721.000
Harga Buyback Emas Pegadaian
Buyback Galeri 24
  • 0,5 gram: Rp1.223.000
  • 1 gram: Rp2.446.000
  • 2 gram: Rp4.892.000
  • 5 gram: Rp12.230.000
  • 10 gram: Rp24.460.000
  • 25 gram: Rp60.850.000
  • 50 gram: Rp121.701.000
  • 100 gram: Rp243.402.000
  • 250 gram: Rp605.502.000
  • 500 gram: Rp1.211.005.000
  • 1.000 gram: Rp2.422.011.000
Buyback Antam
  • 0,5 gram: Rp1.219.000
  • 1 gram: Rp2.438.000
  • 2 gram: Rp4.877.000
  • 3 gram: Rp7.316.000
  • 5 gram: Rp12.193.000
  • 10 gram: Rp24.387.000
  • 25 gram: Rp60.668.000
  • 50 gram: Rp121.337.000
  • 100 gram: Rp242.674.000
Buyback UBS
  • 0,5 gram: Rp1.219.000
  • 1 gram: Rp2.438.000
  • 2 gram: Rp4.877.000
  • 5 gram: Rp12.193.000
  • 10 gram: Rp24.387.000
  • 25 gram: Rp60.668.000
  • 50 gram: Rp121.337.000
  • 100 gram: Rp242.674.000
  • 250 gram: Rp603.691.000
  • 500 gram: Rp1.207.383.000
Analisis Dahlan Consultant 

Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai perbedaan pergerakan harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS merupakan hal yang wajar karena masing-masing produk memiliki mekanisme pembentukan harga, likuiditas, dan tingkat permintaan yang berbeda.

Menurutnya, investor tidak perlu terpaku pada kenaikan atau penurunan harga harian karena emas pada dasarnya merupakan instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. Yang lebih penting adalah memperhatikan selisih antara harga jual dan buyback serta menyesuaikan pembelian dengan tujuan investasi.

“Fluktuasi harian adalah dinamika pasar. Bagi investor jangka panjang, koreksi harga justru bisa menjadi momentum melakukan akumulasi secara bertahap. Sementara bagi investor yang membutuhkan likuiditas tinggi, penting untuk mempertimbangkan spread buyback sebelum membeli emas,” ujar Asep.

Ia menambahkan, prospek emas masih relatif positif selama ketidakpastian ekonomi global, tekanan geopolitik, dan pergerakan nilai tukar masih berlangsung. Namun, investor tetap disarankan menerapkan strategi diversifikasi portofolio dan tidak menempatkan seluruh dana investasi hanya pada satu instrumen agar risiko dapat dikelola dengan lebih baik. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Gandeng 27 Asosiasi Profesi, Perkuat Tata Kelola Keuangan Hadapi Risiko Fraud dan AI

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng 27...

Cicilan Kendaraan Macet? Ini Cara Ajukan Restrukturisasi agar Tak Berujung Penarikan

DCNews, Jakarta — Angsuran kendaraan yang menunggak tidak selalu...

Pendanaan Pindar dari Perbankan Capai 75,59%, AFPI Ungkap Tren Kolaborasi

DCNews, Jakarta — Perbankan nasional semakin berperan dalam mendukung...

Vicky Shu Buka Suara soal Teror Pinjol, Foto KTP dan Gambar Tak Pantas Dikirim

DCNwes, Jakarta — Penyanyi Vicky Shu mengaku mendapat teror...