Harga Emas Hari Ini Naik Serempak di Pegadaian, Antam Tembus Rp2,93 Juta per Gram

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang dipasarkan melalui laman Sahabat Pegadaian terpantau kompak menguat pada Minggu (26/4/2026) pagi, mencerminkan tren kenaikan yang berlanjut di tengah dinamika pasar global dan meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai.

Data per pukul 06.41 WIB menunjukkan harga emas Antam naik menjadi Rp2.938.000 per gram, disusul UBS di level Rp2.879.000 per gram, serta Galeri24 sebesar Rp2.820.000 per gram. Kenaikan ini terjadi secara serentak dibandingkan posisi sehari sebelumnya, Sabtu (25/4/2026), ketika Antam berada di Rp2.918.000, UBS Rp2.872.000, dan Galeri24 Rp2.810.000 per gram.

Penguatan harga ini mempertegas kecenderungan pasar emas yang masih berada dalam fase bullish jangka pendek, didorong oleh ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar, serta ekspektasi kebijakan moneter sejumlah bank sentral dunia.

Di Pegadaian, emas Galeri24 tersedia dalam ukuran mulai 0,5 gram hingga 1 kilogram. Sementara emas UBS ditawarkan dari 0,5 gram hingga 500 gram, dan emas Antam tersedia dalam rentang 0,5 gram hingga 100 gram.

Berikut rincian harga terbaru:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.480.000
  • 1 gram: Rp2.820.000
  • 2 gram: Rp5.573.000
  • 5 gram: Rp13.831.000
  • 10 gram: Rp27.588.000
  • 25 gram: Rp68.599.000
  • 50 gram: Rp137.088.000
  • 100 gram: Rp274.040.000
  • 250 gram: Rp683.417.000
  • 500 gram: Rp1.366.833.000
  • 1.000 gram: Rp2.733.665.000

Antam

  • 0,5 gram: Rp1.522.000
  • 1 gram: Rp2.938.000
  • 2 gram: Rp5.814.000
  • 3 gram: Rp8.695.000
  • 5 gram: Rp14.456.000
  • 10 gram: Rp28.855.000
  • 25 gram: Rp72.007.000
  • 50 gram: Rp143.931.000
  • 100 gram: Rp287.781.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp1.556.000
  • 1 gram: Rp2.879.000
  • 2 gram: Rp5.714.000
  • 5 gram: Rp14.119.000
  • 10 gram: Rp28.089.000
  • 25 gram: Rp70.083.000
  • 50 gram: Rp139.877.000
  • 100 gram: Rp279.644.000
  • 250 gram: Rp698.904.000
  • 500 gram: Rp1.396.167.000

Kenaikan harga emas ini juga terjadi di tengah meningkatnya permintaan domestik, terutama dari investor ritel yang melihat emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak ekonomi.

Analisis Dahlan Consultant: Kenaikan Harga juga Dipengaruhi Perilaku Investor Domestik

Di sisi lain, konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan—yang akrab disapa Kang Dahlan—menilai tren kenaikan emas saat ini tidak hanya dipicu faktor global, tetapi juga perubahan perilaku investor domestik. “Ada pergeseran signifikan ke aset aman di tengah ketidakpastian. Namun masyarakat perlu tetap rasional, karena harga emas juga memiliki siklus. Strategi akumulasi bertahap lebih bijak dibandingkan membeli dalam euforia,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa emas tetap merupakan instrumen jangka menengah hingga panjang, sehingga keputusan investasi sebaiknya mempertimbangkan tujuan keuangan, likuiditas, serta potensi koreksi harga yang sewaktu-waktu bisa terjadi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

TPS Ilegal Marak, Nabilah Aboebakar: Pemprov DKI Harus Perketat Pengawasan Sampah

DCNews, Jakarta — Persoalan sampah di Ibu Kota kembali...

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Agustus 2026 Anjlok Rp30.000, Investor Perlu Waspadai Volatilitas

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk...

Destry Damayanti dan Ujian Independensi Bank Indonesia

Oleh: Asep Dahlan (Ketua Yayasan Hijrah Financial Indonesia | Pendiri...

Surat Presiden Tunjuk Destry Damayanti, OJK-LPS Kompak Dukung Calon Gubernur BI

DCNews, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengirimkan surat kepada...