Harga Emas Pegadaian Hari Ini 24 Maret 2026 Stagnan, UBS dan Galeri24 Tak Bergerak

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas di Pegadaian pada Selasa (24/3/2026) terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya, mencerminkan fase konsolidasi pasar di tengah ketidakpastian global dan menjelang periode libur Idulfitri.

Berdasarkan data resmi Pegadaian, harga emas produksi Galeri24 maupun UBS sama-sama stagnan di seluruh ukuran. Untuk emas UBS, misalnya, ukuran terkecil 0,5 gram tetap dibanderol Rp 1.547.000, tanpa perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Stabilnya harga ini mengindikasikan pasar emas domestik sedang berada dalam fase menunggu arah baru, seiring minimnya sentimen signifikan dalam jangka pendek, baik dari faktor global seperti kebijakan suku bunga maupun pergerakan dolar AS.

Rincian Harga Emas Galeri24 di Pegadaian:
  • 0,5 gram : Rp 1.494.000
  • 1 gram : Rp 2.849.000
  • 2 gram : Rp 5.629.000
  • 5 gram : Rp 13.969.000
  • 10 gram : Rp 27.864.000
  • 25 gram : Rp 69.284.000
  • 50 gram : Rp 138.460.000
  • 100 gram : Rp 276.781.000
  • 250 gram : Rp 690.254.000
  • 500 gram : Rp 1.380.506.000
  • 1000 gram : Rp 2.761.012.000
Rincian Harga Emas UBS di Pegadaian:
  • 0,5 gram: Rp 1.547.000
  • 1 gram : Rp 2.862.000
  • 2 gram : Rp 5.681.000
  • 5 gram : Rp 14.037.000
  • 10 gram : Rp 27.927.000
  • 25 gram : Rp 69.679.000
  • 50 gram: Rp 139.070.000
  • 100 gram: Rp 278.032.000
  • 250 gram: Rp 694.874.000
  • 500 gram: Rp 1.388.116.000

Di tengah stagnasi ini, pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati, terutama menjelang momentum arus kas besar selama Idulfitri yang berpotensi memengaruhi likuiditas masyarakat dan pola investasi jangka pendek.

Dahlan Consultant: Sinalyal Fase Akumulasi

Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai kondisi harga emas yang stagnan saat ini justru menjadi sinyal fase akumulasi bagi investor. Menurutnya, emas tetap relevan sebagai instrumen lindung nilai (safe haven), terutama ketika volatilitas pasar global masih tinggi.

“Investor ritel dapat memanfaatkan momentum ini untuk melakukan pembelian bertahap (averaging), bukan menunggu harga terendah yang sulit diprediksi,” ujar pria yang akrab disapa Kang Dahlan seraya juga menambahkan, dalam jangka menengah hingga panjang, emas masih berpotensi menguat seiring ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter global yang belum sepenuhnya stabil. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Terjebak Pinjol: Antara Penikmat dan Korban, Awalnya Solusi Berakhir Menjadi Beban

  Kemudahan mendapatkan pinjaman melalui layanan digital membuat pinjaman online...

Dua Penyebab Orang Terjerat Pinjol: Kebutuhan Hidup dan Gaya Hidup

DCNews, Jakarta – Tekanan ekonomi bukan satu-satunya alasan seseorang...

OJK Serahkan Hasil Penelusuran Aset Dana Syariah Indonesia ke Bareskrim, Sitaan Capai Rp432 Miliar

DCNews, Jakarta – Upaya mengembalikan dana para pemberi pinjaman...

OJK Cabut Izin 15 Bank Sepanjang 2026, Ini Daftar BPR dan BPRS yang Ditutup

DCNews, Jakarta – Sebanyak 15 Bank Perekonomian Rakyat (BPR)...