Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Maret 2026 Stagnan, 24 Karat Bertahan di Kisaran Rp2,4 Juta per Gram

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas perhiasan di pasar domestik pada Jumat, 20 Maret 2026, tercatat tidak mengalami perubahan signifikan. Stabilitas harga ini terjadi di tengah kecenderungan pelaku pasar menahan transaksi menjelang momentum libur panjang dan perayaan Idulfitri.

Di gerai Rajaemas, harga emas perhiasan 24 karat dipatok Rp2.410.000 per gram, sementara kadar terendah 5 karat berada di level Rp440.000 per gram. Tidak ada perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, di Lakuemas, harga emas perhiasan 24 karat dijual lebih tinggi, yakni Rp2.508.000 per gram. Perbedaan harga antarplatform ini mencerminkan variasi biaya produksi, margin, serta segmentasi pasar masing-masing penjual.

Berikut rincian harga emas perhiasan per gram per 20 Maret 2026:

Rajaemas

  • K24*: Rp2.410.000
  • K24: Rp2.250.000
  • K23: Rp2.031.000
  • K22: Rp1.942.000
  • K21: Rp1.855.000
  • K20: Rp1.766.000
  • K19: Rp1.677.000
  • K18: Rp1.590.000
  • K17: Rp1.501.000
  • K16: Rp1.412.000
  • K15: Rp1.325.000
  • K14: Rp1.236.000
  • K13: Rp1.147.000
  • K12: Rp1.060.000
  • K11: Rp971.000
  • K10: Rp881.000
  • K9: Rp795.000
  • K8: Rp708.000
  • K7: Rp618.000
  • K6: Rp530.000
  • K5: Rp440.000

Lakuemas

  • 24K (99%): Rp2.508.000
  • 23K: Rp2.155.000
  • 22K: Rp2.061.000
  • 21K: Rp1.971.000
  • 20K: Rp1.876.000
  • 19K: Rp1.780.000
  • 18K: Rp1.685.000
  • 17K: Rp1.590.000
  • 16K: Rp1.494.000
  • 15K: Rp1.401.000
  • 14K: Rp1.307.000
  • 13K: Rp1.213.000
  • 12K: Rp1.118.000
  • 11K: Rp1.023.000
  • 10K: Rp930.000
  • 9K: Rp834.000
Analisis Pasar: Harga Emas Perhiasan, Stagnan 

Stagnannya harga emas perhiasan mencerminkan fase konsolidasi pasar setelah sebelumnya mengalami tren kenaikan mengikuti harga emas global. Pelaku pasar saat ini cenderung menunggu kepastian arah kebijakan suku bunga global, khususnya dari bank sentral utama, yang berpengaruh terhadap pergerakan harga emas sebagai aset lindung nilai.

Di dalam negeri, permintaan emas perhiasan biasanya meningkat menjelang Idulfitri, namun kenaikan tersebut belum sepenuhnya tercermin pada harga karena daya beli masyarakat masih tertekan. Selain itu, volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor penahan laju kenaikan harga.

Ke depan, harga emas berpotensi kembali bergerak naik apabila ketidakpastian global meningkat atau terjadi pelemahan rupiah. Sebaliknya, jika tekanan inflasi mereda dan suku bunga tetap tinggi, harga emas cenderung bergerak terbatas dalam jangka pendek. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Habib Aboe Bakar Silaturahmi dengan 18 Ulama di Madura

DCNews, Madura — Polemik yang sempat berkembang antara anggota...

Fakta Baru Pembunuhan di Lampung Selatan, Ternyata Pelaku Terjerat Pinjol dan Judi Online

DCNews, Lampung Selatan — Suara teriakan minta tolong yang...

Posisi Strategis Sekretaris Kabinet

Oleh: Fahri Hamzah (Wakil Menteri PKP, juga Wakil Ketua...

Akses Diskusi DPR Disebut Tertutup, TB Hasanuddin Soroti Minimnya Kehadiran Menhan dan Menlu

DCNews, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI dari...