DCNews, Jakarta – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, aktivitas di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Deretan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tampak semakin ramai, sementara calon penumpang terus berdatangan untuk memulai perjalanan menuju kampung halaman.
Pengelola terminal memprediksi puncak arus mudik melalui transportasi bus akan terjadi pada 17–18 Maret 2026 atau sekitar tiga hingga empat hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Prediksi tersebut didasarkan pada tingginya pemesanan tiket pada tanggal tersebut.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan lonjakan pemesanan tiket sudah terlihat dari data penjualan di loket terminal dalam beberapa hari terakhir.
“Kalau dilihat dari data pemesanan tiket pada loket penjualan tiket, memang tiket paling banyak dipesan itu di tanggal 17 dan 18 Maret,” kata Revi di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (15/3/2026).
Menurut dia, calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket pada tanggal tersebut umumnya memilih memajukan jadwal keberangkatan mereka.
“Bagi masyarakat yang tidak mendapatkan tiket di tanggal 17 dan 18, biasanya mereka akan memajukan keberangkatan menjadi tanggal 16. Jadi memang dipastikan untuk tanggal 16, 17, dan 18 jumlah penumpang yang akan melakukan mudik cukup tinggi,” ujarnya.
Selain peningkatan jumlah penumpang, sejumlah kota tujuan juga menjadi favorit para pemudik yang berangkat dari terminal tersebut. Untuk wilayah Jawa Timur, rute menuju Malang dan Surabaya tercatat paling diminati.
Sementara untuk wilayah DI Yogyakarta, Kota Yogyakarta menjadi salah satu tujuan utama pemudik. Adapun di wilayah Jawa Tengah, kota tujuan yang paling banyak dipilih antara lain Tegal, Pekalongan, Cilacap, dan Wonosobo.
Di wilayah Jawa Barat, sejumlah daerah seperti Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut juga menjadi tujuan favorit pemudik yang menggunakan transportasi bus dari terminal tersebut.
Tidak hanya tujuan di Pulau Jawa, rute menuju Pulau Sumatra juga cukup diminati. Kota Padang dan Palembang menjadi dua tujuan utama bagi penumpang yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan.
Revi menjelaskan, jadwal keberangkatan bus ke berbagai daerah tersebut terbagi dalam beberapa rentang waktu sepanjang hari. Untuk keberangkatan pagi hari sekitar pukul 06.00–08.00 WIB, sebagian besar bus melayani rute menuju Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Sementara pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, keberangkatan didominasi bus yang menuju wilayah Sumatra. Kemudian pada siang hingga malam hari, rute yang paling banyak dilayani adalah menuju Jawa Barat.
“Sedangkan pada pukul 15.00 hingga 19.00 WIB, bus yang berangkat sebagian besar melayani rute menuju Jawa Tengah,” kata Revi.
Dengan meningkatnya minat masyarakat untuk mudik menggunakan transportasi bus, pihak pengelola Terminal Kampung Rambutan mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal.
“Kami mengimbau pemudik untuk memastikan ketersediaan tiket sebelum datang ke terminal guna menghindari kepadatan saat puncak arus mudik,” ujarnya.
Data pengelola terminal menunjukkan jumlah penumpang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Pada 11 Maret tercatat sebanyak 587 penumpang berangkat menggunakan 68 bus.
Jumlah tersebut meningkat menjadi 700 penumpang dengan 81 bus pada 12 Maret. Lonjakan signifikan mulai terlihat pada 13 Maret dengan 1.694 penumpang yang diberangkatkan menggunakan 147 bus.
Pada 14 Maret, jumlah penumpang kembali meningkat menjadi 2.303 orang dengan 154 bus yang beroperasi.
Sementara hingga siang hari pada Minggu (15/3/2026), jumlah penumpang yang tercatat telah mencapai sekitar 2.200 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam hari.
Pihak pengelola Terminal Kampung Rambutan memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan lancar, termasuk pengaturan keberangkatan bus serta menjaga kenyamanan pemudik di area terminal di tengah meningkatnya arus mudik Lebaran tahun ini. ***

