DCNews, Jakarta — Lonjakan harga emas batangan pada awal pekan ini mencerminkan pergeseran sentimen pasar ke arah aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pelaku pasar cenderung mengalihkan dana ke instrumen safe haven seperti emas, mendorong harga logam mulia naik signifikan dalam waktu singkat.
Berdasarkan laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (2/3/2026) pukul 07.44 WIB, harga emas produksi UBS tercatat Rp3.167.000 per gram, sementara Galeri24 berada di level Rp3.130.000 per gram. Angka tersebut melonjak dibandingkan posisi Minggu pagi, ketika UBS dibanderol Rp3.123.000 per gram dan Galeri24 Rp3.092.000 per gram.
Kenaikan harian ini mempertegas tren penguatan emas dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya volatilitas pasar global dan kekhawatiran terhadap stabilitas geopolitik. Dalam situasi seperti ini, emas biasanya menjadi pilihan utama investor ritel maupun institusi untuk menjaga nilai aset.
Pegadaian menegaskan bahwa harga jual emas UBS dan Galeri24 dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan pergerakan harga emas dunia.
Rincian Harga Emas Galeri24
Produk Galeri24 tersedia dalam pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Berikut daftar harga per Senin pagi:
- 0,5 gram: Rp1.642.000
- 1 gram: Rp3.130.000
- 2 gram: Rp6.184.000
- 5 gram: Rp15.347.000
- 10 gram: Rp30.613.000
- 25 gram: Rp76.120.000
- 50 gram: Rp152.121.000
- 100 gram: Rp304.090.000
- 250 gram: Rp758.359.000
- 500 gram: Rp1.516.717.000
- 1.000 gram: Rp3.033.433.000
Rincian Harga Emas UBS
Emas UBS tersedia dalam pecahan 0,5 gram hingga 500 gram, dengan harga sebagai berikut:
- 0,5 gram: Rp1.712.000
- 1 gram: Rp3.167.000
- 2 gram: Rp6.285.000
- 5 gram: Rp15.530.000
- 10 gram: Rp30.897.000
- 25 gram: Rp77.090.000
- 50 gram: Rp153.863.000
- 100 gram: Rp307.605.000
- 250 gram: Rp768.785.000
- 500 gram: Rp1.535.766.000
Sementara itu, harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia biasanya diperbarui setelah pukul 08.30 WIB.
Analis pasar menilai, selama ketidakpastian global masih tinggi dan risiko geopolitik belum mereda, harga emas berpotensi tetap berada dalam tren menguat. Namun demikian, investor diingatkan untuk memperhatikan momentum beli dan mempertimbangkan tujuan investasi jangka panjang, mengingat fluktuasi harga dapat terjadi sewaktu-waktu. ***

