Zelenskiy Tegaskan Pembicaraan Damai AS Buntu di Isu Wilayah, Trump Ungkap Kekecewaan pada Kyiv

Date:

DCNews, Kyiv Upaya Amerika Serikat memediasi perdamaian Ukraina–Rusia kembali menghadapi kebuntuan setelah Presiden Volodymyr Zelenskiy menyatakan bahwa para negosiator masih terbelah soal isu paling sensitif: status wilayah timur Ukraina. Pernyataan itu muncul hanya beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Kyiv yang dinilai lamban memahami proposal damai Washington.

Zelenskiy mengatakan sejumlah elemen kunci dari rencana perdamaian AS masih memerlukan pembahasan mendalam, termasuk jaminan keamanan jangka panjang bagi Ukraina dan kendali atas wilayah Donbas yang meliputi Donetsk dan Luhansk. “Ada pandangan AS, Rusia, dan Ukraina — dan kami belum memiliki pandangan yang sama mengenai Donbas,” ujarnya, Senin (8/12/2025) waktu setempat.

Zelenskiy menegaskan Ukraina tetap mendorong kesepakatan terpisah terkait jaminan keamanan dari sekutu Barat, terutama AS, yang menurutnya harus sekuat mekanisme pertahanan kolektif ala Pasal 5 NATO.

Pernyataannya muncul setelah Trump, yang sebelumnya memuji keterbukaan Presiden Rusia Vladimir Putin terhadap proposal Washington, mengatakan ia “sedikit kecewa” pada Zelenskiy yang dinilai belum membaca proposal secara menyeluruh. Trump menyebut Moskow “tidak keberatan” dengan rancangan tersebut, memberi sinyal bahwa Kremlin lebih akomodatif dibanding Kyiv.

AS pada Jumat menyebut para negosiator telah menyetujui “kerangka pengaturan keamanan” dengan Ukraina dan membahas langkah-langkah pencegahan terhadap potensi serangan baru, meski belum terlihat terobosan besar. Ketidakpastian mengenai respons sekutu Barat membuat Kyiv menuntut kejelasan lebih konkret sebelum meneken kesepakatan apa pun.

“Ada satu pertanyaan yang ingin saya — dan seluruh rakyat Ukraina — dapatkan jawabannya: jika Rusia kembali memulai perang, apa yang akan dilakukan para mitra kami,” kata Zelenskiy.

Zelenskiy tiba di London pada Senin untuk bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron guna membahas proposal AS. Negara-negara Eropa, yang sebagian besar tersisih dari diplomasi Washington, menunjukkan kegelisahan karena khawatir proses mediasi lebih menguntungkan Moskow.

Trump telah mengerahkan utusan khusus Steve Witkoff dan menantunya, Jared Kushner, untuk merampungkan proposal melalui serangkaian pertemuan di Moskow. Sementara itu, negosiator Ukraina bergerak cepat antara Kyiv, Jenewa, dan Florida untuk menanggapi tuntutan dan revisi dalam dokumen tersebut.

Draf awal berisi 28 poin — yang dinilai condong ke Rusia — telah direvisi menjadi 20 poin. Namun belum ada kejelasan bagaimana mencegah Moskow melakukan serangan ulang jika gencatan senjata diberlakukan. Kremlin tetap menuntut Ukraina menyerahkan wilayah Donetsk, tuntutan yang ditolak Kyiv dan sekutu Eropa yang menginginkan gencatan senjata mengikuti garis depan saat ini.

Rencana AS juga memuat isu keanggotaan Ukraina di Uni Eropa dan pemanfaatan aset bank sentral Rusia yang dibekukan untuk mendukung rekonstruksi.

“Kami berbicara dengan AS — dan prosesnya konstruktif,” ujar Zelenskiy. “Namun ada pertanyaan yang menyangkut Eropa, seperti keanggotaan Ukraina di UE, yang tidak dapat kami putuskan sendiri.”

Di London, Zelenskiy akan menerima paparan detail dari Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov, yang akhir pekan lalu bertemu Witkoff dan Kushner. Ia dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Brussels dan Roma untuk bertemu Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

“Setelah itu, kami akan memiliki visi bersama untuk pembicaraan berikutnya. Dan saya siap terbang ke AS apabila presiden siap untuk pertemuan tersebut,” kata Zelenskiy. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kadin Bidik Pangan dan Manufaktur untuk Tarik UKM ke Rantai Pasok Nasional

DCNews, Jakarta— Di tengah melemahnya daya beli dan ketidakpastian...

Diduga Debt Collector Leasing Rampas Mobil Warga di Gorontalo, Polisi Amankan Satu Unit Kendaraan

DCNews, Gorontalo — Aparat Polsek Mananggu, Kabupaten Pohuwato, mengamankan satu...

Aria Bima Tegaskan Pilkada Langsung Amanat Konstitusi yang Tak Bisa Ditawar

DCNews, Jakarta — Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari...

Gugatan ke MK: Celah Persetujuan Data Pribadi Dinilai Picu Penyalahgunaan Pinjol

DCNews, Jakarta— Ketika negara berupaya membangun perlindungan data pribadi...