Market Brief Senin: Emas Menguat, Minyak Stabil, Dolar Tertekan Jelang Keputusan The Fed

Date:

DCNews, Jakarta Pasar keuangan global pada Senin (8/12/2025) bergerak hati-hati menjelang rapat penting Federal Reserve pekan ini. Harga emas menguat, minyak bertahan di level tertinggi dua pekan, sementara dolar AS melemah dan menekan pergerakan sejumlah mata uang utama. Investor global, termasuk pelaku pasar Indonesia, kini bersiap mengantisipasi keputusan suku bunga yang berpotensi menggerakkan portofolio secara signifikan.

GOLD — Emas Lanjut Menguat

Harga emas dunia bergerak naik di rentang US$ 4.204–4.212 per troy ounce, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan pelemahan dolar AS.

Secara teknikal:

  • Support: US$ 4.182 – 4.162
  • Resistance: US$ 4.241 – 4.265

Selama emas bertahan di atas support, peluang reli jangka pendek tetap terbuka.

OIL — Minyak Bertahan di Level Tertinggi Dua Pekan

Harga minyak mentah dunia stabil menguat setelah reli pekan lalu:

  • Brent: ± US$ 63,79/barel
  • WTI: ± US$ 60,15/barel

Sentimen pemangkasan suku bunga mendorong prediksi meningkatnya permintaan energi. Namun, pasar tetap mencermati risiko geopolitik yang bisa kembali mengguncang pasokan global.


FOREX — EURUSD, GBPUSD, USDJPY

Menjelang keputusan suku bunga The Fed:

  • EUR/USD: berpotensi menguat seiring pelemahan dolar AS
  • GBP/USD: mengikuti arah positif euro
  • USD/JPY: sensitif terhadap perbedaan kebijakan moneter AS–Jepang

Tanpa rilis data besar dari Eurozone, Inggris, atau Jepang, arah pasar masih bertumpu pada sinyal kebijakan The Fed.

NASDAQ — Pasar Saham Wait-and-See

Indeks saham AS, termasuk Nasdaq Composite, bergerak cenderung datar di sesi Asia. Investor global menahan aksi beli hingga ada kepastian dari The Fed.

Sentimen dovish dapat memicu reli baru, sementara nada hawkish berisiko menekan saham teknologi yang sensitif terhadap suku bunga.

Analisis & Kesimpulan

  • The Fed menjadi pusat perhatian. Hampir semua kelas aset — emas, minyak, saham, hingga forex — bergerak dalam pola wait-and-see.
  • Emas berpeluang melanjutkan reli jika The Fed mengonfirmasi pemangkasan suku bunga.
  • Minyak mendapat dukungan dari ekspektasi permintaan dan risiko geopolitik.
  • Mata uang mayor berpotensi menguat melawan dolar bila The Fed bersikap dovish.
  • Saham AS berpotensi rebound, namun risiko koreksi tetap ada.

Rekomendasi Singkat

  • Gold: Buy on dips di area US$ 4.182 – 4.162
  • Oil: Bullish jangka pendek; peluang WTI menuju US$ 61
  • EUR/USD & GBP/USD: Potensi penguatan terbuka
  • USD/JPY: Waspadai volatilitas pasca-Fed
  • Nasdaq: Potensi rebound, tetapi investor disarankan wait and see hingga keputusan The Fed dirilis. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Diduga Debt Collector Leasing Rampas Mobil Warga di Gorontalo, Polisi Amankan Satu Unit Kendaraan

DCNews, Gorontalo — Aparat Polsek Mananggu, Kabupaten Pohuwato, mengamankan satu...

Aria Bima Tegaskan Pilkada Langsung Amanat Konstitusi yang Tak Bisa Ditawar

DCNews, Jakarta — Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari...

Gugatan ke MK: Celah Persetujuan Data Pribadi Dinilai Picu Penyalahgunaan Pinjol

DCNews, Jakarta— Ketika negara berupaya membangun perlindungan data pribadi...

Desa Pondasi Bangsa, Habib Aboe: Harus Jadi Subjek Pembangunan

DCNews, Jakarta — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai...