Paguyuban Lender DSI Minta DPR Turun Tangan, Dorong Pemanggilan OJK dan Manajemen untuk Percepat Pengembalian Dana

Date:

DCNews,Jakarta — Desakan para korban investasi PT Dana Syariah Indonesia (DSI) memasuki babak baru. Paguyuban Lender DSI meminta DPR RI, khususnya Komisi XI DPR RI agar segera memanggil seluruh pihak terkait, mulai dari OJK hingga manajemen DSI, untuk mempercepat penyelesaian pengembalian dana ribuan lender yang tertahan.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/11/2025), perwakilan Paguyuban, Muhammad Munir, menyampaikan bahwa skala persoalan ini jauh lebih besar dari yang terlihat. Paguyuban telah mendata sedikitnya 3.000 lender, dengan estimasi total terdampak mencapai 14.000 orang di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri.

“Kami sudah bersurat secara resmi kepada Komisi XI. Kasus ini besar dan menyangkut hajat hidup banyak orang,” ujar Munir sembari menekankan bahwa pemanggilan terbuka terhadap para pihak merupakan bentuk transparansi DPR dalam mengawal penyelesaian kasus.

Banyak Aduan Masuk ke DPR, Terkait DSI

Terpisah, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengakui bahwa aduan masyarakat terkait DSI sudah mengalir deras melalui berbagai kanal. Ia memastikan pihaknya mencermati setiap laporan yang masuk.

“Dana Syariah sudah menyampaikan pesan-pesannya. Banyak pengaduan yang masuk,” kata Misbakhun.

Pada hari yang sama, Komisi XI DPR RI menggelar rapat tertutup dengan Otoritas Jasa Keuangan. Salah satu agenda pembahasan adalah perkembangan kasus DSI. Meski enggan mengungkap temuan detail OJK karena sifat rapat yang tertutup, Misbakhun menegaskan bahwa Komisi XI menuntut peningkatan koordinasi.

“Kami meminta OJK lebih meningkatkan koordinasi dengan Komisi XI, juga dengan aparat keamanan dan penegak hukum,” ujarnya.

Misbakhun menambahkan bahwa OJK telah menyampaikan gambaran pengawasan, termasuk soal pihak-pihak yang berhak mewakili lender dalam proses advokasi. Namun, ia menolak merinci.

Respons OJK Masih Minim Penjelasan

Ketika ditanya mengenai kasus DSI, Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, memilih menjawab singkat.

“Industri keuangan syariah tetap maju, tetap tumbuh berkembang,” katanya tanpa menyinggung langsung temuan atau langkah konkret terhadap DSI.

Sementara ribuan lender menunggu kejelasan, Paguyuban berharap DPR dapat segera memfasilitasi audiensi sebagai langkah awal untuk memperoleh solusi yang transparan dan akuntabel. “Kami ingin komunikasi ini berjalan baik dan jelas bagi semua pihak,” ujar Munir. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemkot Bogor Perluas Sosialisasi Anti Pinjol dan Judi Online 2026, Sasar Kelompok Rentan

DCNews, Bogor — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperluas strategi...

Prancis Tetapkan Roadmap Hentikan Energi Fosil 2050, Batu Bara Disetop 2030

DCNews, Paris — Prancis meluncurkan peta jalan nasional untuk...

Aktris Jadi Korban Dugaan Penipuan Bisnis di Bali, Usaha Kuliner Hancur dan Diteror Debt Collector

DCNews, Jakarta — Di balik geliat industri pariwisata Bali yang...

Polisi Harus Investigasi Kasus Dugaan Manipulasi Dokumen Debt Collector Pembelian Mobil Mewah di Jawa Timur

DCNews, Jakarta – Mobil mewah Lexus RX350 milik Andy...