Nama MC Palembang Dicatut di Pinjol, Masuk Daftar Hitam OJK Tanpa Pernah Pinjam Rp600 Ribu

Date:

DCNews, Palembang — Seorang pembawa acara (MC) asal Palembang, Agung Dalian, mengaku menjadi korban penyalahgunaan identitas oleh pihak tak bertanggung jawab. Namanya tiba-tiba tercatat dalam kategori Kolektibilitas Lima (KOL 5) atau kredit macet di sistem Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akibat pinjaman online (pinjol) misterius senilai Rp600 ribu pada 2019.

“Nama saya disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Saya tidak pernah mengajukan pinjaman apa pun,” ujar Agung melalui akun media sosialnya, @agungdalian, Jumat (17/10/2025).

Agung menegaskan, ia tidak pernah menerima dana dari transaksi pinjaman tersebut. “Saya pribadi tidak pernah melakukan transaksi pinjol dalam bentuk apa pun,” katanya.

Ia sempat mengingat bahwa pada 2019 pernah mencoba mengajukan pinjaman di platform AdaKami, namun prosesnya tidak selesai karena persyaratan yang rumit.

“Waktu itu ribet, harus kirim banyak dokumen. Tapi anehnya, jumlahnya sama, Rp600 ribu, tapi bukan lewat AdaKami atau Kredivo,” ujarnya heran.

Meski begitu, Agung mengaku tidak pernah mengalami kendala ketika mengajukan pinjaman resmi di Bank BRI pada 2023. “Alhamdulillah, waktu itu tembus. Tapi yang di OJK justru muncul catatan pinjol tahun 2019,” tuturnya.

Karena kejanggalan itu, Agung akhirnya melapor ke Kantor OJK Palembang di Jalan Jenderal Sudirman. “Aku buat laporan karena namaku tercatat KOL 5. Padahal aku tidak pernah punya pinjaman itu,” keluhnya.

Sebagai catatan, status KOL 5 dalam sistem SLIK OJK atau BI Checking menunjukkan tingkat risiko kredit tertinggi, di mana debitur dianggap gagal bayar (kredit macet). Data ini bisa berdampak besar pada kemampuan seseorang untuk mengajukan pinjaman baru, baik di bank maupun lembaga keuangan non-bank seperti fintech.

Kasus Agung menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyalahgunaan data pribadi, terutama dalam layanan pinjaman online yang masih rawan kebocoran informasi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Zelenskiy Tegaskan Pembicaraan Damai AS Buntu di Isu Wilayah, Trump Ungkap Kekecewaan pada Kyiv

DCNews, Kyiv — Upaya Amerika Serikat memediasi perdamaian Ukraina–Rusia...

Apindo Desak Pemerintah Percepat Transformasi Ekonomi 2026 demi Pertumbuhan Berkelanjutan

DCNews, Jakarta — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendesak pemerintah...

OJK Luncurkan Buku Literasi Keuangan untuk Penyandang Disabilitas, Perkuat Akses Setara di Sektor Jasa Keuangan

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Pedoman...

Ketegangan Memuncak, Thailand Gempur Pos Militer Kamboja di Tengah Mandeknya Upaya Damai AS

DCNews, Thailand — Ketegangan di perbatasan Thailand–Kamboja kembali memuncak...