DCNews, Surabaya — Di tengah meningkatnya sorotan publik dan seruan #BoikotTrans7 di media sosial, Kepolisian Sektor (Polsek) Lakarsantri, Surabaya, memperketat pengamanan di area pemancar milik Trans Corp pada Rabu (15/10/2025). Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan menjaga stabilitas wilayah.
Patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lakarsantri Kompol Sandi Putra S.I.K., M.Si., CPHR itu merupakan bagian dari Patroli Kota Presisi atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Kegiatan dimulai pukul 09.40 WIB di kawasan Sambikerep, Surabaya, dengan fokus utama pada pengamanan aset strategis penyiaran yang kini disewa oleh TVRI.
“Kami ingin memastikan objek vital ini aman dan tidak menjadi sasaran pihak-pihak yang terprovokasi oleh isu di media sosial,” ujar Kompol Sandi dalam keterangannya.
Ia menegaskan, patroli ini juga bertujuan mengantisipasi tindak kriminal seperti curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor), yang berpotensi meningkat saat situasi sosial sedang memanas.
Isu boikot terhadap Trans7 mencuat usai tayangan liputan yang dinilai menyinggung kalangan santri dan kehidupan pondok pesantren. Gelombang reaksi publik di dunia maya memunculkan kekhawatiran akan potensi aksi di lapangan.
Dalam patroli tersebut, Kapolsek bersama tim berkoordinasi dengan petugas keamanan yang berjaga di lokasi pemancar. Ia mengimbau agar setiap bentuk ancaman atau aktivitas mencurigakan segera dilaporkan ke aparat kepolisian.
“Patroli Kota Presisi ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan wilayah Lakarsantri dari berbagai potensi ancaman, baik yang bersifat kriminal maupun sosial,” tegas Kompol Sandi.
Kegiatan patroli turut melibatkan AKP Harianto S.H. selaku perwira pengawas, serta personel gabungan dari Piket Lantas, Intelkam, dan Samapta. Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar pemancar Trans Corp dilaporkan aman dan kondusif.
Kompol Sandi menutup dengan menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pengelola aset, dan masyarakat untuk menjaga ketenangan publik.
“Kami akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan koordinasi lintas pihak agar keamanan wilayah tetap terjaga,” pungkasnya. ***

