OVO Genjot Literasi Keuangan Gen Z Lewat Fintech Academy: Gandeng UI hingga STIH Adhyaksa

Date:

DCNews, Jakarta — Di tengah meningkatnya indeks literasi dan inklusi keuangan nasional, kesenjangan pengetahuan keuangan di kalangan Generasi Z masih menjadi perhatian utama. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 mencatat indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 66,46%, sementara inklusi keuangan berada di 80,51%. Meski naik dibanding tahun sebelumnya, kelompok muda dinilai masih rentan terhadap praktik pinjaman online ilegal dan kejahatan siber keuangan.

Menjawab tantangan itu, OVO (PT Visionet Internasional) terus memperluas inisiatif Fintech Academy, program edukasi keuangan digital yang dirancang untuk memperkuat literasi finansial di kalangan mahasiswa dan Gen Z. Program ini menggabungkan pembelajaran teori dan praktik langsung bersama pelaku industri, regulator, dan akademisi.

“Fintech Academy kami dirancang bukan hanya untuk memperkenalkan inovasi dan regulasi di sektor keuangan digital, tetapi juga untuk membangun kemampuan analitis mahasiswa dalam melihat peluang dan risiko,” ujar Direktur Utama OVO, Karaniya Dharmasaputra, dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/10/2025).

“Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi menciptakan ekosistem keuangan digital yang inklusif, berintegritas, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kolaborasi dengan Kampus Terkemuka

Tahun ini, OVO memperluas jaringan kolaborasi akademik melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Indonesia (UI) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Adhyaksa.

Kegiatan di UI berlangsung pada 29 Agustus 2025 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan tema “Fintech Inclusion in Indonesia: Opportunities, Challenges, and the Road Ahead.” Sementara di STIH Adhyaksa, kerja sama serupa digelar pada 6 Oktober 2025 dengan fokus pada “Ekonomi Digital Indonesia: Peluang Inklusi dan Tantangan Kejahatan Siber.”

MoU tersebut mencakup program magang, kuliah umum, dosen tamu, dan kunjungan industri, yang memberi mahasiswa akses langsung terhadap praktik dunia fintech.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Yulianti Abbas, menilai kolaborasi ini penting untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan lanskap ekonomi digital.

“Melalui Fintech Academy, mahasiswa kami bisa memahami teori sekaligus melihat penerapannya secara nyata di industri. Ini sejalan dengan misi UI untuk menghasilkan lulusan yang adaptif dan inovatif,” ujar Yulianti.

Kanal Edukasi Fintech bagi Gen Z

Diluncurkan pada 2021, Fintech Academy menjadi kanal edukatif yang melibatkan OVO, OVO Finansial (PT Indonusa Bara Sejahtera), Bareksa, dan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Program ini menitikberatkan pada peningkatan kesadaran finansial, pengembangan keterampilan, serta eksposur terhadap praktik industri fintech terkini.

Format kegiatan bervariasi—mulai dari kuliah umum satu hari hingga kolaborasi lintas semester, menyesuaikan kebutuhan kampus mitra. Praktisi OVO turut memberikan materi langsung agar mahasiswa memahami dinamika industri secara aplikatif.

Hingga kini, lebih dari 5.000 mahasiswa dari berbagai universitas—termasuk UI, UGM, Universitas Trisakti, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, dan STIH Adhyaksa—telah berpartisipasi dalam Fintech Academy.

Tantangan Literasi dan Masa Depan Inklusi Keuangan

Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kolaborasi seperti Fintech Academy penting untuk mempercepat pencapaian target 90% inklusi keuangan pada 2028. Sebab, literasi digital di kalangan anak muda menjadi fondasi utama agar mereka mampu mengelola dana pribadi secara bijak dan memahami risiko investasi.

Langkah OVO memperluas Fintech Academy menunjukkan bahwa edukasi keuangan tak lagi cukup berhenti di ruang kelas—melainkan perlu hadir di ekosistem digital yang menjadi keseharian Gen Z. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Breaking News: Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Malam Ini: KRL Ditabrak KA Jarak Jauh, Sejumlah Penumpang Terluka

DCNews, Jakarta — Tabrakan antara kereta rel listrik (KRL)...

Klarifikasi BFI Finance soal Penarikan Lexus RX350 di Surabaya, Kang Dahlan: Regulator Perketat Pengawasan DC

DCNews, Surabaya — Kasus penarikan paksa mobil mewah yang...

Kasus FUKU Massages Batam: Eks Karyawan Tuntut Gaji, Warga Klaim Data Dipakai Pinjol

DCNews, Batam — Sejumlah keluhan serius mencuat dari pihak-pihak...

Dibalik Kabar Mundurnya Dirjen KemenPKP, Hersubeno Singgung Tekanan di Internal

DCNews, Jakarta — Di tengah percepatan program ambisius pembangunan 3...