DCNews, Jakarta — Novita Wijayanti resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Perempuan Indonesia Raya (PP PIRA) periode 2025–2030, menggantikan dr. Sumarjati Arjoso, SKM, dalam Musyawarah Nasional (Munas) PIRA yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (9/10/2025) malam. Novita bertekad memperkuat kapasitas perempuan, mendorong kemandirian ekonomi, serta meningkatkan peran strategis perempuan dalam kebijakan publik.
Melalui siaran pers resminya, Jumat (10/10/2025) Novita yang juga anggota Komisi V DPR RI dan politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa PIRA tidak hanya sebagai sayap partai, melainkan mesin penggerak nilai-nilai kerakyatan dan pemberdayaan perempuan melalui pendidikan politik dan pengabdian masyarakat.
“Dengan jaringan kader aktif di 37 provinsi, saya berharap PIRA menjadi motor perubahan yang memperbesar partisipasi perempuan dalam politik, mengingat keterwakilan perempuan di legislatif nasional baru sekitar 23–27 persen,” kata politikus Partai Gerindra itu lagi..
Tiga komitmen utama Novita dalam kepemimpinannya adalah meningkatkan kapasitas kader perempuan, memperkuat peran perempuan dalam pengambilan keputusan politik dan kebijakan publik, serta membangun jaringan solidaritas antar anggota PIRA di seluruh daerah.
Novita menilai periode kepemimpinannya bertepatan dengan prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menekankan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan dan anak. PIRA siap berkontribusi aktif mendukung program strategis terkait gender yang sejalan dengan kebijakan Partai Gerindra dan pemerintah.
Ia juga menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI Periode 2025–2030, Prabowo Subianto, yang membawa visi pembangunan Indonesia yang mandiri dan sejahtera, dengan fokus pada swasembada pangan, energi, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan perempuan.
Novita berkomitmen mengawal kebijakan strategis pemerintah agar aspirasi perempuan dan masyarakat kecil tersampaikan secara nyata melalui program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan KopDes yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Novita menegaskan PIRA siap menjadi bagian penting dalam perjuangan membangun bangsa yang inklusif dan berkeadilan, serta memastikan perempuan menjadi agen perubahan di Indonesia.

