DCNews, Jakarta – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dikombinasikan dengan data spasial, muncul sebagai fokus utama dalam Google Cloud Summit Jakarta 2025. Dalam forum teknologi tahunan ini, Terralogiq selaku mitra resmi Google Maps Platform sejak 2013, menegaskan peran penting Location Intelligence dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor.
“Dengan Cloud, AI, dan Maps, kami ingin membantu organisasi membuat keputusan lebih cerdas dan cepat, demi efisiensi dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujar CEO Terralogiq, Thomas Hendy, dalam pernyataan resminya, Senin (26/5/2025).
Terralogiq memamerkan serangkaian solusi berbasis data lokasi yang telah terintegrasi dengan AI. Salah satu unggulannya, Smart Site Selection + AI for Smart Mapping, menawarkan kemampuan pemetaan strategis untuk ekspansi bisnis, dengan menggabungkan data demografis dan mobilitas. Di sektor logistik, mereka mengedepankan Google Maps Platform Route Optimization, yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi rute distribusi dan pengiriman barang.
Tak hanya itu, Terralogiq juga mendemonstrasikan penggunaan Gemini AI dalam valuasi properti serta layanan interaktif berbasis preferensi pengguna. Sementara untuk perusahaan berskala besar, platform All-in-One Google Business Profile with Mapmaster memungkinkan pemantauan real-time atas performa berbagai lokasi cabang melalui satu dasbor terpadu.
Terralogiq menyebut bahwa solusi mereka telah diadopsi oleh lebih dari 250 institusi lintas sektor. Salah satu studi kasus menunjukkan bahwa analisis spasial yang mereka kembangkan mampu memangkas biaya operasional hingga 30 persen dalam rantai pasok, dengan mengoptimalkan distribusi stok dan prediksi permintaan.
Di sektor publik, kolaborasi Terralogiq dengan sejumlah instansi pemerintah menghasilkan peta digital layanan publik berlatensi rendah, yang kini juga diperkaya teknologi AI untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga.
Gelaran ini menandai bagaimana pemanfaatan AI dan data lokasi telah berevolusi dari sekadar alat bantu visual menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan strategis—baik di ruang bisnis, logistik, maupun tata kelola publik. ***

