Di Forum BTN, Dirut Nixon Napitupulu Soroti Kiprah Fahri Hamzah di Sektor Perumahan

Date:

DCNews, Solo — Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon L.P. Napitupulu, menyampaikan apresiasinya terhadap Fahri Hamzah atas kemampuan adaptasinya yang dinilai luar biasa cepat dalam memahami sektor perumahan nasional. Hal ini disampaikan Nixon dalam BTN Leadership Forum ke-3 yang digelar di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (16/5/2025).

“Pak Fahri Hamzah ini salah satu sosok yang saya kagumi. Beliau belum lama masuk ke dunia perumahan, tapi langsung bisa memahami dan menguasainya dengan sangat cepat,” ujar Nixon, disambut tepuk tangan para peserta forum.

Forum yang dihadiri para pemangku kepentingan sektor perumahan dan perbankan ini menjadi pertemuan ketiga setelah sebelumnya digelar di Semarang dan Bali. Melalui forum ini, BTN mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan perumahan rakyat di tengah laju urbanisasi dan digitalisasi ekonomi.

Nixon menambahkan, BTN tengah menyiapkan sejumlah terobosan, termasuk pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam proses pengambilan keputusan dan efisiensi layanan.

“AI akan memainkan peran kunci dalam risk assessment dan penyaluran KPR yang lebih tepat sasaran,” kata Nixon.

Kiprah Fahri Hamzah dan Perspektif Para Pemangku Kepentingan

Fahri Hamzah, yang kini menjabat sebagai Komisaris BTN sekaligus Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) RI, dinilai membawa semangat baru dalam birokrasi sektor perumahan. Perannya juga tercermin dalam keberadaannya sebagai anggota Satgas Perumahan yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto dan diketuai oleh Hashim Djojohadikusumo.

Menurut Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta yang hadir sebagai panelis tamu, kehadiran Fahri menunjukkan pentingnya pendekatan politik dalam kebijakan perumahan.

“Fahri bukan teknokrat, tapi justru itu kekuatannya. Ia membawa perspektif masyarakat dan tahu bagaimana mengartikulasikan kebutuhan rakyat dalam kebijakan. Itu yang sering hilang di sektor ini,” ujar Anies di sela-sela diskusi panel.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Nasional (Aspera), Rizal Fadillah, menilai pendekatan Fahri sebagai Komisaris BTN cukup progresif.

“Ia terbuka pada dialog dan mendengarkan kebutuhan kami di lapangan. Ini penting, karena realita pembangunan perumahan tidak selalu sama dengan teori,” ujar Rizal.

BTN di Persimpangan Reformasi

Sebagai bank BUMN yang berfokus pada pembiayaan perumahan, BTN kini berada dalam tekanan untuk bertransformasi. Di tengah tantangan backlog perumahan yang masih tinggi, keterbatasan lahan, serta meningkatnya permintaan rumah terjangkau, strategi lintas sektor menjadi semakin dibutuhkan.

Dengan dukungan para pemimpin seperti Nixon dan Fahri, BTN disebut berupaya memadukan inovasi teknologi, visi politik, dan kolaborasi bisnis untuk membentuk lanskap baru perumahan nasional.

“Transformasi BTN bukan sekadar digitalisasi, tapi juga transformasi pola pikir. Ini adalah momen untuk meredefinisi ulang makna rumah sebagai hak dasar warga negara,” pungkas Nixon. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dakwaan Jaksa Bongkar Aliran Keuntungan Proyek Chromebook Rp1,9 Triliun di Kemendikbudristek

DCNews, Jakarta — Dakwaan jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung...

OJK Tegaskan Kreditur Bertanggung Jawab atas Penagihan Utang Usai Kasus Maut di Kalibata

DCNews, Jakarta — Di tengah sorotan publik terhadap praktik...

Popularitas Tak Menjamin Aman Finansial: Ini Loch Kisah Lengkap Artis Indonesia yang Terjerat Pinjol

DCNews, Jakarta — Popularitas, sorotan kamera, dan penghasilan besar...

Edukasi Hukum Digital di Bekasi: Dosen FH UB Bekali Pelajar Tangkal Pinjol dan Judi Online

DCNews, Bekasi — Di tengah derasnya arus digitalisasi, kemudahan...