Jonatan Christie Tinggalkan Pelatnas Cipayung Usai Kegagalan di Olimpiade Paris

Date:

DCNews, Jakarta — Juara All England 2024, Jonatan Christie atau akrab disapa Jojo, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Pelatnas PBSI Cipayung. Keputusan itu diumumkan menyusul kekecewaannya atas hasil buruk yang diraihnya di Olimpiade Paris 2024.

Dalam konferensi pers di Pelatnas Cipayung pada Kamis (15/5/2025), Jonatan mengungkap bahwa hasil di Paris menjadi titik balik yang mendorongnya mempertimbangkan masa depan di dunia bulu tangkis.

“Setelah Olimpiade Paris, saya sempat terpukul. Kami sudah berjuang maksimal, tapi hasilnya jauh dari harapan. Saya bahkan sempat berpikir untuk mundur total dari dunia bulu tangkis,” kata Jojo.

Namun, alih-alih pensiun, atlet berusia 27 tahun itu memilih jalur berbeda. Setelah berdiskusi dengan pelatih, keluarga, dan orang-orang terdekat, Jojo memutuskan beralih menjadi atlet profesional di luar naungan pelatnas.

Ia mengaku telah mengajukan permohonan kepada PBSI sejak akhir tahun lalu untuk menjalani pola latihan berbasis klub. Faktor jarak rumah ke Cipayung serta kebutuhan akan pendekatan yang lebih personal menjadi alasan utama.

“Ini keputusan yang berat, tapi saya ingin tetap melanjutkan karier dengan pendekatan baru,” ujar Jonatan, dikutip dari Antara.

PBSI dan Jonatan telah sepakat bahwa Piala Sudirman 2025 akan menjadi turnamen terakhirnya sebagai bagian dari Pelatnas Cipayung. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

UU Satu Data Indonesia: Jangan Biarkan Data Rakyat Menjadi Senjata Industri Pinjol

Oleh: Asep Dahlan (Konsultan Keuangan dan Pendiri Dahlan Consultants...

Status WhatsApp Debt Collector Berisi Kata-kata Kasar Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik di Tegal

DCNews, Tegal – Unggahan status WhatsApp yang berisi rekaman...

Habiburokhman Singgung Watergate Indonesia saat Dorong RUU Penyadapan

DCNews, Jakarta - Praktik penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

UU Satu Data Indonesia Harus Hentikan Tumpang Tindih Data dan Lindungi Privasi Masyarakat

DCNews, Jakarta – Ketidakakuratan data pemerintah berpotensi membuat masyarakat...