DCNews, Jakarta — Pemerintah Indonesia melaporkan bahwa proses pemberangkatan jamaah haji hingga 10 Mei 2025 berlangsung lancar dan sesuai jadwal. Tercatat, sebanyak 61.404 jamaah telah diterbangkan ke Arab Saudi melalui tiga maskapai nasional dan internasional, menandai progres signifikan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Maskapai Garuda Indonesia menjadi operator terbanyak dengan menerbangkan 82 kelompok terbang (kloter) yang mengangkut 30.446 calon haji. Sementara itu, Saudia Airlines telah memberangkatkan 68 kloter dengan 28.028 jamaah, dan Lion Mentari Airlines mencatatkan 7 kloter dengan total 2.930 jamaah.
Kementerian Agama (Kemenag) juga melaporkan bahwa hingga tanggal tersebut, delapan calon haji asal Indonesia dilaporkan meninggal dunia. Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Muhammad Zain, menyampaikan rasa duka mendalam dalam konferensi pers resmi penyelenggaraan haji 1446 H/2025 M.
“Dengan penuh rasa duka kami laporkan bahwa hingga hari ini, delapan jamaah wafat. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Zain melalui siaran persnya, Sabtu (10/2025).
Kemenag memastikan seluruh proses pemulasaraan dan pemakaman dilakukan sesuai ketentuan, serta hak-hak jamaah yang wafat tetap dipenuhi. “Mereka mendapatkan pelayanan pemakaman yang layak dan hak-hak ibadah akan ditunaikan melalui petugas badal haji,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan penuh kepada jamaah, termasuk melalui skema asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan selama berada di Tanah Suci.
Pada hari ini saja, 10 Mei 2025, dijadwalkan sebanyak 21 kloter dengan 8.261 jamaah diberangkatkan menuju Arab Saudi. ***

