Jumlah Perempuan Terjerat Pinjol Meningkat, Puan Maharani Desak Regulasi Diperketat

Date:

DCNews, Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kasus perempuan yang terjerat pinjaman online (pinjol), terutama mereka yang berperan sebagai kepala keluarga.

“Peningkatan jumlah perempuan, terutama perempuan kepala keluarga, yang terjebak dalam pinjaman online menunjukkan adanya ketidakberdayaan mereka dalam menghadapi situasi ekonomi yang sulit,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Selasa (29/4/2024).

Data dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mencatat, sejak 2018 hingga 2024, terdapat 1.944 laporan pengaduan dari korban pinjol yang berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) serta dari luar daerah tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.208 korban atau 62,14 persen merupakan perempuan. Sementara 734 lainnya atau 37,76 persen adalah laki-laki.

Lebih jauh, Puan menilai fenomena ini sebagai kondisi darurat yang memerlukan tindakan cepat. Ia menekankan pentingnya keberadaan layanan keuangan yang lebih aman dan inklusif bagi perempuan.

“Negara harus memastikan adanya akses terhadap layanan finansial yang aman dan ramah bagi perempuan, khususnya mereka yang menjadi tulang punggung keluarga,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga mendesak pemerintah bersama otoritas terkait untuk segera memperketat regulasi terhadap industri pinjol. Ia mendorong agar suku bunga pinjaman diturunkan ke level yang lebih wajar serta edukasi literasi keuangan masyarakat diperluas secara masif.

“Kita ingin perempuan terus berdaya dan berperan aktif dalam membangun keluarga dan bangsa tanpa dibebani utang yang membelenggu,” tegasnya lagi.

Komitmen DPR RI

Puan memastikan DPR RI akan memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan dan peningkatan kesejahteraan perempuan di Indonesia.

“DPR RI berkomitmen untuk memperjuangkan peraturan yang lebih ketat dalam pengawasan industri pinjol dan memastikan perempuan memiliki akses ke solusi keuangan yang lebih berkeadilan,” tutup Puan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dukung Kebangkitan Koperasi, Reni Astuti Desak Revisi UU Perkoperasian Segera Dituntaskan

DCNews, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Reni...

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 Juli 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap Galeri 24, Antam, UBS dan Analisis Dahlan Consultant

DCNews, Jakarta – Harga emas di Pegadaian pada Senin (13/7/2026)...

Harkopnas ke-79, Menteri P2MI: Koperasi Kunci Membuka Peluang Usaha dan Kesejahteraan

DCNews, Jakarta - Di tengah upaya pemerintah mempercepat penguatan...

Langgar Pedoman Perilaku, Indosaku Kena Sanksi Etik dari AFPI

DCNews, Jakarta – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)...