DCNews, Jakarta – Hari ini, Selasa (12 Mei 2026), pasar keuangan global mengalami pergerakan yang beragam, dipengaruhi oleh sentimen ekonomi global, data makroekonomi terkini, serta kebijakan moneter dari berbagai bank sentral. Berikut adalah penjelasan terkini mengenai pergerakan aset utama di pasar keuangan.
Gold (Emas):
Harga emas bergerak naik pada hari ini, mencapai level $2,350 per ounce, didorong oleh ketidakpastian politik di beberapa negara dan kekhawatiran terhadap inflasi yang berkelanjutan. Emas juga menikmati dukungan dari kebijakan moneter yang lebih longgar dari Bank Sentral Amerika Serikat (Fed) yang terus mempertimbangkan penyesuaian suku bunga.
Oil (Minyak Mentah):
Harga minyak mentah bergerak mixed, dengan Brent menguat ke level $85 per barel, sementara WTI sedikit melemah di $82 per barel. Kenaikan harga Brent terjadi karena kekhawatiran mengenai pasokan minyak di tengah persiapan musim panas dan permintaan yang meningkat di Asia Tenggara. Sementara itu, WTI terpengaruh oleh ketersediaan stok yang lebih besar di AS.
EURUSD:
Pasangan EURUSD menguat ke level 1.0950, didorong oleh kebijakan moneter yang lebih longgar di Eropa dibandingkan AS. Sentimen positif juga didukung oleh data ekonomi Eropa yang menunjukkan pertumbuhan yang stabil, meski tetap kekhawatiran inflasi.
GBPUSD:
GBPUSD mengalami tekanan, turun ke level 1.2820, karena ketidakpastian politik di Inggris terkait isu perubahan kebijakan ekonomi dan kebijakan migrasi. Sentimen negatif juga dipengaruhi oleh kebijakan moneter yang lebih ketat dari Bank of England (BoE) yang terus memantau inflasi.
USDJPY:
USDJPY menguat ke level 158.50, didorong oleh kebijakan moneter yang lebih longgar di AS dan kekhawatiran terhadap yen yang terus melemah karena kebijakan moneter yang lebih ketat di Jepang. Sentimen positif juga didukung oleh data ekonomi AS yang menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat dari yang diperkirakan.
Nasdaq:
Indeks Nasdaq menguat sekitar 0.8% pada hari ini, mencapai level 15,200, didorong oleh sentimen positif terhadap sektor teknologi dan harapan kenaikan suku bunga yang lebih lambat dari Fed. Saham perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Apple dan Microsoft juga menunjukkan kenaikan signifikan.
Kesimpulan Analisis dari Dahlan Consultant:
Pergerakan pasar hari ini menunjukkan bahwa ketidakpastian ekonomi global masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi sentimen investor. Meski terdapat peningkatan di sektor emas dan teknologi, pasar tetap terpengaruh oleh kebijakan moneter yang berbeda antar negara. Dalam jangka pendek, investor perlu tetap memantau data makroekonomi dan kebijakan moneter dari berbagai bank sentral.
“Kenaikan harga emas dan kinerja positif Nasdaq menunjukkan bahwa investor masih mencari aset yang aman dan berpotensi tinggi, meski risiko infl ketidakstabilan politik tetap menjadi ancaman,” kata Kang Dahlan. ***

