Pluang Wanti-wanti Penipuan Investasi, Akun Telegram Palsu Tawarkan Cuan Instan

Date:

DCNews, Jakarta — Maraknya akun Telegram palsu yang mengatasnamakan platform investasi Pluang menjadi alarm baru bagi masyarakat di tengah meningkatnya minat terhadap instrumen keuangan digital. Modus penipuan ini dinilai kian meresahkan karena menyasar calon investor dengan janji keuntungan instan dan pendampingan trading ilegal di luar aplikasi resmi.

Pluang mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menemukan puluhan akun bodong yang meniru identitas perusahaan secara meyakinkan, mulai dari penggunaan logo, foto profil, hingga gaya komunikasi yang menyerupai akun resmi. Para pelaku memanfaatkan celah kepercayaan publik untuk mengelabui korban.

Director of Marketing and Commercial Pluang, Andreas Agung Hendrawan, mengatakan bahwa modus paling umum adalah menawarkan peluang investasi dengan imbal hasil tidak realistis. Pelaku juga kerap mengajak korban bergabung ke grup eksklusif di Telegram dan meminta penitipan dana di luar ekosistem resmi Pluang.

“Pluang tidak pernah menawarkan investasi melalui pesan pribadi atau meminta pengguna mentransfer dana ke rekening pribadi maupun dompet digital tertentu,” kata Agung dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).

Menurut Agung, ada sejumlah tanda yang perlu diwaspadai masyarakat. Di antaranya, akun yang menghubungi lewat pesan langsung (direct message), menjanjikan profit tinggi tanpa penjelasan risiko, mengarahkan pengguna ke tautan mencurigakan, hingga meminta data pribadi sensitif. Pelaku juga kerap menyamar sebagai admin dengan nama akun yang mirip akun resmi, namun ditambahkan angka atau huruf tertentu.

Fenomena ini, kata Agung, mencerminkan tantangan serius dalam industri investasi digital, di mana literasi keuangan belum sepenuhnya sejalan dengan pesatnya adopsi teknologi. Celah ini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan kedok edukasi dan pendampingan investasi.

Pluang mengimbau pengguna agar selalu memastikan keaslian kanal komunikasi sebelum mengambil keputusan investasi. Perusahaan menegaskan bahwa seluruh komunikasi resmi hanya dilakukan melalui saluran yang telah terverifikasi.

“Jika menemukan akun mencurigakan, pengguna diminta segera melaporkannya ke platform terkait, menyimpan bukti tangkapan layar, dan menghubungi tim Pluang Care agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Agung.

Di tengah meningkatnya kasus penipuan digital, Pluang menekankan pentingnya kewaspadaan dan disiplin berinvestasi melalui aplikasi resmi. Langkah preventif, menurut perusahaan, menjadi kunci untuk melindungi investor dari kerugian finansial sekaligus menjaga ekosistem investasi yang sehat dan kredibel. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Hari Ini 1 Mei 2026: UBS dan Galeri24 Naik, Antam Justru Turun

DCNews, Jakarta — Harga emas yang diperdagangkan melalui platform Sahabat...

Pengamanan May Day 2026 di Monas, 24.980 Personel Gabungan Disiagakan, 200 Ribu Buruh Diperkirakan Hadir

DCNews, Jakarta — Di bawah pengamanan ketat dan potensi kehadiran...

Kasus Penipuan BPKB di Gresik Naik Penyidikan, Mobil Korban Ditarik Debt Collector

DCNews, Gresik — Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dokumen BPKB...

Apresiasi DPR untuk Polda Kalsel: Sita 75,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi, Polisi Diminta Konsisten Perangi Narkoba

DCNews, Banjarmasin — Anggota Komisi III DPR RI, Habib...