Ketergantungan Pinjol di Indonesia Kian Mengkhawatirkan

Date:

DCNews, Jakarta – Fenomena ketergantungan masyarakat terhadap layanan pinjaman online (pinjol) semakin menguat, seiring dengan budaya serba instan yang melanda kehidupan sehari-hari. Asep Dahlan, pendiri Dahlan Consultant menegaskan bahwa perilaku masyarakat yang mengutamakan kecepatan menjadi faktor utama ledakan penggunaan pinjol.

“Masyarakat kita ingin serba cepat. Itu sebabnya mereka mudah tergoda, baik ke pinjol legal maupun ilegal,” ujar Asep Dahlan dihubungi, Minggu (27/4/2025).

Namun, ia mengingatkan bahwa di tengah maraknya tawaran kemudahan pinjaman, masyarakat harus lebih berhati-hati. Asep Dahlan menekankan pentingnya hanya menggunakan layanan pinjol yang terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurutnya, platform legal menawarkan mitigasi risiko yang lebih terukur, sementara pinjol ilegal menyimpan bahaya yang jauh lebih besar dan kompleks dalam penyelesaiannya.

“Kalau pinjol legal, masih ada koridor hukum yang mengikat. Tapi kalau ilegal, penanganannya jauh lebih kompleks,” tegas pria yang akrab disapa Kang Dahlan itu, seraya menggarisbawahi perbedaan mendasar antara kedua jenis layanan tersebut.

Dalam situasi di mana kebutuhan mendesak sering kali menutupi pertibangan rasional. Oleh karena itu, masih menurut Asep Dahlan, edukasi menjadi kunci utama.

“Saran saya, masyarakat jangan hanya mencari kecepatan, tetapi juga keamanan dalam mengakses produk keuangan berbasis digital,” tutup Asep Dahlan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dinsos Lobar Temukan Penerima Bansos Terindikasi Pinjol dan Judi Online Dicoret

DCNews, Lombok Barat — Sejumlah penerima bantuan sosial (bansos) di...

Nabilah Minta Rusun DKI Tetap Prioritaskan MBR dan MBT

DCNews, Jakarta – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD...

Pengesahan RUU Perampasan Aset Ditarget 15 Desember 2026, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika Gagal

DCNews, Jakarta - Pimpinan DPR RI menetapkan 15 Desember...

Karyawan Gerai Kopi di Badung Ditemukan Tewas di Gudang Minimarket, Motif Belum Diketahui

DCNews, Bandung — Aktivitas sebuah minimarket di kawasan Desa Buduk,...