Wamen PKP Fahri Hamzah: Konsep Halal Bersifat Universal dan Menjaga Kehidupan

Date:

DCNews, Jakarta – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah menegaskan konsep halal memiliki makna universal dan tidak terbatas pada urusan pangan, melainkan mencakup nilai besar yang menjaga manusia, kualitas hidup, hingga kelestarian bumi. Penegasan itu ia sampaikan dalam Podcast Halal with Expert yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui kanal Halal Indonesia TV.

Fahri mengatakan konsep halal merupakan ajaran Tuhan yang bersifat luas dan tidak dapat dimaknai secara sempit. “Konsep agama itu datang dari Tuhan. Tidak mungkin maknanya sempit. Tuhan menciptakan manusia, alam, bumi, galaksi. Maka pesan-pesan-Nya juga pasti universal,” ujarnya dalam dialog yang disiarkan pada Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan bahwa sejak awal mempelajari agama, ia memahami ajaran tersebut sebagai ilmu yang relevan secara universal, termasuk dalam memaknai halal. “Halal tidak mungkin hanya untuk kelompok tertentu. Halal itu pasti luas, untuk seluruh manusia, bahkan untuk alam semesta,” katanya.

Fahri juga menyoroti perkembangan global yang memperlihatkan konsep halal kini meluas ke berbagai sektor, seperti gaya hidup, tata kelola industri, dan keberlanjutan lingkungan. Ia mengutip proyeksi pertumbuhan ekonomi halal dunia yang diperkirakan meningkat dari 2 triliun dolar AS menjadi 3 triliun dolar AS dalam beberapa tahun mendatang.

“Ini bukan hanya kebutuhan religius, tetapi kebutuhan global untuk keamanan, kualitas, dan keberlanjutan,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Indonesia itu lagi.

Menurut Fahri, esensi halal memiliki keterkaitan kuat dengan agenda lingkungan dunia seperti Kyoto Protocol, Paris Agreement, serta Sustainable Development Goals (SDGs). “Kalau kita bicara konsep green, zero carbon, dan sustainability—itu semua bagian dari konsep halal yang menjaga kehidupan agar selamat. Itulah sebabnya saya selalu bilang: halal menjaga bumi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perintah dalam ajaran agama mengenai konsumsi yang halal dan baik ditujukan bagi seluruh umat manusia. “Dalam kitab suci disebut: ‘Wahai manusia, makanlah dari bumi yang halal dan baik.’ Itu bukan perintah untuk satu agama saja, tetapi untuk seluruh manusia,” kata Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 tersebut.

Kepala BPJPH RI Ahmad Haikal Hasan yang turut hadir dalam podcast tersebut menyambut baik pandangan Fahri. Menurut dia, penegasan tersebut memperkuat posisi halal sebagai konsep besar yang mencakup kualitas, kesehatan, keberlanjutan, dan kemampuan bangsa menjaga bumi.

“Pernyataan Wamen PKP sejalan dengan arah kebijakan BPJPH saat ini: menjadikan halal bukan hanya kewajiban hukum, tetapi budaya kualitas dan instrumen peradaban. Halal menjaga manusia, menjaga industri, dan menjaga bumi,” ujar Haikal.

BPJPH menyatakan akan terus membuka ruang dialog dengan pakar lintas sektor melalui program Halal with Expert untuk memperluas pemahaman publik bahwa halal merupakan konsep universal yang membawa manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Hari Ini Naik Serempak di Pegadaian, Antam Tembus Rp2,93 Juta per Gram

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang dipasarkan melalui...

Teror Baru Pinjol dan Krisis Kepercayaan: Ketika Layanan Publik Disalahgunakan untuk Menagih Utang

Oleh: Asep Dahlan, Pendiri Dahlan Consultant Di tengah laju pesat...

OJK Perpanjang Tenggat Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026, Ini Alasannya

DCNews, Jakarta — Di tengah upaya memperkuat transparansi dan...

Wow! Utang Pinjol Jawa Barat Tembus Rp23,94 Triliun, Sinyal Tekanan Ekonomi Kelas Menengah Bawah Meningkat

DCNews, Bandung — Di tengah meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian...